• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menggugat Absennya Peran Masyarakat dalam Pembangunan: Kritik terhadap Pemerintahan Jokowi

Ali Syarief by Ali Syarief
April 14, 2024
in Feature
0
Menggugat Absennya Peran Masyarakat dalam Pembangunan: Kritik terhadap Pemerintahan Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

Akibatnya, kesenjangan antara pemerintah dan masyarakat dapat memunculkan ketidakpercayaan dan protes sosial yang merugikan stabilitas sosial dan politik. Oleh karena itu, kritik terhadap pemerintahan Jokowi yang mengabaikan partisipasi masyarakat dalam pembangunan tidaklah berlebihan, dan menyoroti pentingnya melibatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam setiap tahap pembangunan untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Pemerintahan adalah kontrak sosial yang mengikat antara negara dan warganya. Dalam esensi demokrasi, warga negara bukanlah sekadar penonton, melainkan harus menjadi pemain utama dalam setiap tahap pembangunan dan pengambilan keputusan. Namun, realitasnya seringkali menyajikan paradoks di mana keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan terabaikan, bahkan diabaikan.

Pernyataan Immanuel Kant menyoroti pentingnya partisipasi aktif warga negara dalam pembuatan kebijakan dan pengelolaan negara. Konsep ini diperkuat dalam prinsip-prinsip GBHN yang menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bergantung pada partisipasi seluruh rakyat Indonesia. Namun, kenyataannya, keterlibatan masyarakat sebagai subjek pembangunan masih jauh dari harapan, terutama di era pemerintahan Jokowi.

Pemerintahan Jokowi, dengan segala kebijakannya, tampaknya lebih cenderung menganggap masyarakat sebagai objek, bukan subjek dalam proses pembangunan. Upaya pengurangan kemiskinan, peningkatan infrastruktur, dan reformasi hukum, seringkali dilaksanakan tanpa melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat yang terkena dampak langsung. Contohnya adalah lahirnya UU omnibus law yang dinilai kurang melibatkan masyarakat dalam proses perumusannya.

Padahal, kehadiran masyarakat sebagai subjek pembangunan bukan hanya penting secara moral, tetapi juga strategis. Partisipasi aktif masyarakat dapat menciptakan rasa memiliki terhadap pembangunan, memperkuat kepercayaan terhadap pemerintah, dan memastikan kebijakan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan riil masyarakat. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dapat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan keterbukaan dan akuntabilitas pemerintah.

Pemerintahan yang mengabaikan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan dapat membawa dampak negatif yang cukup signifikan. Kesenjangan antara pemerintah dan masyarakat dapat memunculkan ketidakpercayaan, ketidakpuasan, dan bahkan protes sosial yang merugikan stabilitas sosial dan politik. Selain itu, kebijakan yang dihasilkan tanpa mempertimbangkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat berisiko gagal atau tidak berkelanjutan dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, kritik terhadap pemerintahan Jokowi yang mengabaikan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan tidaklah berlebihan. Masyarakat bukanlah sekadar objek yang harus dituju oleh kebijakan pembangunan, melainkan mitra yang seharusnya dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan. Hanya dengan demikian, pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif dapat terwujud, sesuai dengan semangat demokrasi yang sejati.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sekjen Hasto: Pemilu 2024 Puncak Penyalahgunaan Kekuasaan Jokowi

Next Post

Mengurai Pelanggaran HAM dalam Kasus Penembakan Danramil Aradide: Perspektif Amnesty Internationa

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Mengurai Pelanggaran HAM dalam Kasus Penembakan Danramil Aradide: Perspektif Amnesty Internationa

Mengurai Pelanggaran HAM dalam Kasus Penembakan Danramil Aradide: Perspektif Amnesty Internationa

Jepang: Populasi Lansia yang Tinggal Sendiri Akan Melonjak 47% pada Tahun 2050

Jepang: Populasi Lansia yang Tinggal Sendiri Akan Melonjak 47% pada Tahun 2050

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...