• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menjaga Ketersediaan Beras pada Akhir Tahun

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
December 15, 2022
in Feature
0
Menjaga Ketersediaan Beras pada Akhir Tahun

Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Hendri Sitanggang

Jakarta – Setiap akhir tahun, permintaan kebutuhan pokok semakin meningkat. Bahan makanan seperti beras, telur, minyak goreng, tahun dan tempe biasanya naik bersama-sama. Hal ini dipengaruhi oleh liburan Natal dan Tahun Baru di mana konsumsi makanan semakin meningkat sedangkan produksi bahan makanan relatif tidak meningkat signifikan.

Pemerintah biasanya mempersiapkan berbagai langkah untuk menjaga ketersediaan stok makanan untuk mengatasi kelangkaan barang. Salah satu barang yang sangat dijaga ketersediaannya adalah beras. Seperti yang kita ketahui bersama, beras merupakan bahan makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia.

Data BPS menunjukkan konsumsi rata-rata beras per kapita selama seminggu masyarakat Indonesia adalah 1,56 kg atau dalam sebulan mencapai 6,24 kg per kapita selama sebulan. Jika hasil ini dikalikan dengan jumlah penduduk Indonesia sebanyak 275,77 juta jiwa, maka akan diperoleh perkiraan kasar konsumsi beras rumah tangga Indonesia 1.720,8 juta kg dalam satu bulan.

Beras menjadi salah satu komponen makanan penghitungan inflasi dan garis kemiskinan makanan di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah sangat menaruh perhatian khusus terhadap beras. Baru-baru ini Wamen BUMN menyampaikan kekhawatirannya akan cadangan beras di Bulog yang sangat rendah. Stok beras pada 22 November 2022 sebanyak 594.856 ton. Selain itu, menurut BPS, harga beras November mengalami peningkatan menjadi Rp 11.887/kg, sedangkan harga pada Oktober Rp 11.837/kg.

Hasil estimasi produksi beras juga mengalami penurunan yaitu dari 2,43 juta ton pada Oktober menjadi 2,24 juta ton pada November 2022 (perkiraan sementara). Tren kenaikan harga beras sudah terjadi sejak Agustus 2022, namun kenaikan harga pada November lebih kecil atau melemah dibandingkan dengan periode sebelumnya. Penurunan produksi beras pada November merupakan efek musiman yang terjadi di Indonesia, bukan karena terjadi karena hal khusus.

Dengan mempertimbangkan seluruh data di atas, maka opsi pemerintah untuk melakukan impor beras adalah keputusan yang baik dalam menjaga ketersediaan beras. Menteri Perdagangan sudah memberikan izin impor beras kepada Bulog sebanyak 500 ribu ton. Jika hal ini dilaksanakan, maka prestasi Indonesia untuk tidak mengimpor beras konsumsi masyarakat akan berkurang.

Kepentingan masyarakat jauh lebih penting daripada suatu prestasi sehingga seluruh pihak harus mendukung kebijakan tersebut. Namun yang menjadi tantangan adalah menghitung volume impor beras yang sesuai. Jika volume impor beras terlalu banyak, akan merugikan banyak petani karena harga beras menjadi berkurang.

Hal yang sebaliknya juga bisa terjadi jika impor beras masih di bawah kebutuhan konsumsi akhir tahun masyarakat. Selain menyebabkan inflasi, jumlah penduduk miskin juga bisa bertambah. Oleh karena itu Bulog, Kementerian Perdagangan, BPS, dan Kementerian Pertanian harus berkolaborasi dengan baik dalam mengatasi ancaman ketersediaan beras di akhir tahun.

Kebijakan yang terbaik adalah yang memberikan manfaat masyarakat secara keseluruhan, baik masyarakat sebagai konsumen dan produsen. Selain itu, masyarakat tidak perlu terlalu panik secara berlebihan apalagi sampai panic buying. Hal ini justru akan menambah masalah bagi masyarakat.

Peredaran beras akan menjadi lebih sedikit dan permintaan beras meningkat tajam dari hasil estimasi pemerintah. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dalam menjaga ketersediaan beras. Ego sektoral pemerintah ataupun ego individu masyarakat harus dihindari.

Dikutip dari detik.com, Selasa 13 Desember 2022.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

TNI dan Rakyat Manunggal dalam “Prahu Layar”

Next Post

KUHP Baru Bisa Selamatkan Ferdy Sambo dari Hukuman Mati

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
Next Post
Kombes Susanto Ngamuk ke Ferdy Sambo: Jenderal Tega Hancurkan Karier Saya!

KUHP Baru Bisa Selamatkan Ferdy Sambo dari Hukuman Mati

Kriteria Ideal Presiden Hasil Pilpres 2024: Pemimpin untuk Generasi Baru Nusantara

Dekrit Presiden Tidak Taat Konstitusi Dapat Dimakzulkan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist