• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menonton Tokoh Teladan yang Terperosok

fusilat by fusilat
January 21, 2026
in Feature, Spiritual
0
Menonton Tokoh Teladan yang Terperosok
Share on FacebookShare on Twitter

By Paman BED

Sore itu, langit tidak sedang muram. Matahari turun perlahan, meninggalkan semburat jingga yang hangat. Namun di serambi rumah sederhana itu, seorang pemuda duduk termangu. Di tangannya, gawai menampilkan berita yang tak ingin ia baca—namun terlanjur menancap di benaknya.

Seorang tokoh yang ia kagumi, ustadz yang suaranya kerap mengisi ruang dengarnya, tersandung kasus korupsi. Media memberitakannya masif; fakta berbicara, data tak bisa mengelak. Bibirnya bergerak lirih, “Astaghfirullah… astaghfirullah…”
Ada sesuatu yang runtuh di dadanya: kepercayaan yang selama ini ia sandarkan pada manusia. Dari kedalaman hati, meluncur sebuah kalimat pelan,
“Na‘udzubillāhi min dzālik.”


Ketika Kekaguman Menjadi Ketergantungan

Kita sering lupa bahwa garis antara kekaguman dan pemujaan sangatlah tipis. Figur yang awalnya memberi inspirasi, perlahan kita angkat ke singgasana yang tak semestinya. Padahal sejarah Islam telah menancapkan peringatan tegas: yang maksum hanyalah Rasulullah ﷺ.

Selain beliau, semua manusia bisa tergelincir—betapapun indah kata-katanya, betapapun panjang jubahnya. Kesalahan si pemuda—dan mungkin juga kita—adalah menjadikan manusia sebagai poros kebenaran mutlak.


Zaman yang Licin dan Jerat Wahn

Kita hidup di era VUCA: dunia yang bergejolak, tak pasti, rumit, dan ambigu. Dalam keadaan seperti itu, manusia mudah lapar akan figur penyelamat. Setan tak selalu datang bertanduk; kadang ia hadir lewat proposal manis, jargon religius, atau dalil yang dipelintir.

Banyak keburukan hari ini dibungkus kemasan kesalehan: sedekah instan, jalan pintas pahala, atau proyek “amal” yang ternyata menyimpan manipulasi. Inilah wajah baru wahn—cinta dunia yang mengenakan jubah agama. Ketika kepercayaan dijadikan komoditas, nalar sering dipadamkan atas nama sam’an wa tha’atan yang salah tempat.


Memisahkan Intan dari Lumpur

Lalu muncul pertanyaan: jika sang tokoh terperosok, apakah ilmunya ikut gugur?
Di sinilah kedewasaan umat diuji.

Ali bin Abi Thalib RA berpesan,
“Lihatlah apa yang dikatakan, bukan siapa yang mengatakannya.”

Jika ilmu yang disampaikan bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah, maka ia tetap intan—meski keluar dari lisan yang sedang berlumpur. Namun bila perilaku buruknya bersumber dari penyimpangan ajaran, di situlah kewaspadaan wajib dikedepankan. Ambil kebenaran, tinggalkan kesalahannya. Jangan jadikan perilaku tokoh sebagai dalil pembenaran.


Na‘udzubillāhi min dzālik sebagai Benteng Akal

Ungkapan itu bukan sekadar refleks lisan. Ia adalah deklarasi sikap: menolak larut dalam fanatisme buta. Ia adalah rem agar kita tak menukar nalar dengan kekaguman.

Iman tak pernah meminta kita mematikan akal. Justru iman menuntut kejernihan berpikir: membedakan mana pesan Tuhan, mana ambisi manusia.


Penutup: Menjadi Umat yang Dewasa

Jatuhnya seorang tokoh adalah pengingat bahwa manusia rapuh. Pelajaran terbesarnya bukan pada runtuhnya sang figur, melainkan pada kembalinya kita kepada satu-satunya teladan mutlak: Rasulullah ﷺ.

Catatan bagi kita semua:

  • Hormat itu perlu, kultus itu bencana.
  • Jangan letakkan beban kesempurnaan pada pundak manusia biasa.
  • Jadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai filter utama, bukan pesona personal.
  • Waspadai kemasan; lihat substansi dan integritas.
  • Teruslah belajar, tetapi jangan pernah menitipkan iman sepenuhnya kepada manusia.

Sore itu, si pemuda bangkit dari duduknya. Kegaduhan di kepalanya perlahan reda. Ia memahami satu hal: manusia bisa salah, tetapi Allah tidak pernah salah dalam memberi pelajaran.

Cahaya jingga tenggelam di ufuk, berganti dengan cahaya kesadaran yang baru.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Dekat dengan Tujuan, Jalan Terasa Semakin Sulit (Refleksi tentang Tekad, Kebiasaan Baik, dan Rahasia di Balik Ikhtiar)

Next Post

KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati: Korupsi Kepala Daerah Jadi Sorotan

fusilat

fusilat

Related Posts

7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup
Cross Cultural

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026
Feature

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
Next Post
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati: Korupsi Kepala Daerah Jadi Sorotan

KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati: Korupsi Kepala Daerah Jadi Sorotan

Mens Rea Pandji: Siapa Menistakan Agama?

Akhirnya Pandji Dibungkam

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
42.385 Pekerja Jadi Korban PHK Januari-Juni 2025, Jawa Tengah TOP

PHK Massal: Ketika Angka Ekonomi Menutupi Derita Rakyat

August 3, 2026
Pasien Keracunan MBG di Semarang Tak Ditanggung BPJS, Biaya Perawatan Dibebankan ke Dinas Kesehatan

Pasien Keracunan MBG di Semarang Tak Ditanggung BPJS, Biaya Perawatan Dibebankan ke Dinas Kesehatan

August 3, 2026
Disetujui Presiden, Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA naik

Listrik Padam Massal di Jaksel dan Tangsel Sejak Subuh, PLN Selidiki Gangguan Suplai Gardu Induk Gandul

August 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...