• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mixue dan Jebakan Sertifikat Halal

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
January 18, 2023
in Feature
0
Mixue dan Jebakan Sertifikat Halal

Mixue

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Moh Rofqil Bazikh

Jakarta – Ketenaran waralaba asal China bernama Mixue itu sampai pada jalan berliku. Setelah kisaran satu minggu menjadi buah bibir akibat dari menjamurnya di banyak daerah. Kini, mereka menemui sedikit batu sandung yang membuat perhatian konsumen teralihkan. Jika sebelumnya menjadi topik hangat karena perkembangannya yang pesat, maka sekarang sedikit bergeser. Pasalnya mereka dijegal oleh sertifikat halal yang hingga detik ini belum ada di genggaman.

Mayoritas publik yang sudah mencicipi merasa kaget dengan kenyataan tersebut, sebagian yang lain bersikap biasa saja. Mestinya kita paham mengapa respons publik beragam. Juga tidak sedikit yang terkejut dan bahkan seolah berdosa. Itu terkait erat dengan ajaran salah satu agama yang mayoritas dianut di Indonesia. Soal mutu dan kehalalan memang menjadi perhatian besar umat Islam. Ini tidak bisa ditutup-tutupi oleh siapa pun. Bukti konkretnya Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai kepanjangan tangan Kementerian Agama memfasilitasi hal tersebut.

Perihal makanan, Islam memang mempunyai aturan yang lumayan ketat. Ada kriteria-kriteria tertentu apakah makanan itu layak—dalam arti halal—dikonsumsi atau tidak. Prolemnya, menentukan halal tidaknya sebuah makanan bukan perkara yang enteng. Ini diperkuat dengan fakta kompleksnya bahan yang ada di dalam sebuah makanan. Belum lagi mekanisme pengolahan dan lain sebagainya. Sehingga, pihak yang berwenang mengambil alih dan bertanggung jawab atas itu semua.

Prosesnya tidak sebentar dan Kemenag memiliki aturan mainnya. Melewati serangkaian prosedur dan audit hingga kemudian sertifikat diterbitkan. Sepakat atau tidak, ini sebagai jaminan mutu dan kehalalan sebuah produk. Selain juga membantu masyarakat yang sukar dan waswas akan kehalalan produk tertentu.

Logika Biner

Sayangnya, sertifikat halal tersebut mempunyai efek samping yang harus diperhatikan. Mayoritas muslim memang terbantu dengan adanya jaminan tersebut. Hanya saja, di saat yang bersamaan sertifikat ini membawa efek bernama miskonsepsi. Dari miskonsepsi tersebut berlanjut pada logika biner yang menimpa sebagian masyarakat.

Tatkala sebuah produk dianggap halal musabab mempunyai stempel, lantas diberlakukan logika terbalik. Produk yang tidak atau belum mempunyai sertifikat halal dituding tidak halal (haram). Puncaknya, produk yang tidak bersertifikat dianggap tidak layak dikonsumsi. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu dan masih abu-abu.

Ada banyak motif mengapa sebuah produk tidak mempunyai sertifikat. Antara lain karena sudah dapat dimafhum kehalalannya atau mungkin sedang dalam proses sertifikasi, sebagaimana kasus Mixue. Belum lagi jika hendak ditilik menggunakan sudut pandang hukum, dalam hal ini hukum Islam.

Ketentuan hukum di dalam Islam itu tidak hanya halal halal-haram saja. Ada ketentuan-ketentuan hukum di luar dua koridor itu. Saya sebut contoh hukum mubah (boleh) dan makruh (dianjurkan untuk tidak). Ini perlu diperhatikan agar tidak terperangkap oleh jebakan logika biner. Seolah-olah kalau tidak halal pasti haram. Padahal tidak selalu.

Apalagi, ketentuan-ketentuan hukum selalu mempunyai alasan di baliknya; ada ilat hukum yang bermain. Ketika ilat-nya berubah, maka hukumnya juga bisa berubah. Seterusnya, kebutuhan akan jaminan mutu dan kehalalan produk membawa efek yang kedua.

Amplifikasi Label Halal

Sebelum masuk pada efek kedua, ingatan kita perlu berkenalan dengan formalisasi syariat. Secara konkret Perda Syariah yang sudah bertebaran di mana-mana. Di sisi lain kita saksikan fenomena di mana syariat menjadi komoditas.

Tanpa niat merendahkan pihak mana pun, saya ambil contoh hijab syar’i, baju syar’i, dan yang senyawa. Ini mengindikasikan label syariat menjadi tunggangan demi kepentingan komersil. Bahkan mengambil alih domain-domain yang sebetulnya bukan ranahnya. Terjadilah yang namanya amplifikasi label syar’i.

Amplifikasi semacam itu sangat potensial menimpa sertifikat halal. Mungkin sudah terjadi sebagaimana beberapa tahun silam. Munculnya fenomena kulkas halal, panci teflon halal, dan lain-lain. Sekarang yang notabene era baru di mana sertifikasi halal berada di bawah naungan BPJPH, seyogianya hal semacam itu tidak terjadi.

Produk yang memang sewajarnya mendapat label halal yang harus menjadi sasaran. Sehingga tidak terjadi blunder—untuk tidak mengatakan tindakan konyol—sebagaimana sebelumnya. Dua efek akibat sertifikat halal inilah yang menjadi semacam ranjau. Menariknya, jebakan ini tidak pandang bulu dan bisa menjerat siapa saja. Bisa menimpa khalayak umam dan petinggi sekaligus. Tidak ada ruginya berhati-hati agar tidak masuk perangkap ini.

Moh Rofqil Bazikh, Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga.

Dikutip dari detik.com, Selasa 17 Januari 2023.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Apakah crypto akan punah?

Next Post

Pemilu 2024 di Tengah Badai Krisis

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial
Feature

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026
Feature

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Next Post
Jawa Masih Jadi Kunci di Pilpres 2024, Kok Bisa?

Pemilu 2024 di Tengah Badai Krisis

Kandidat Partai Republik Yg Gagal Terpilih Melakukan Penembakan ke Rumah Anggota Parlemen dari Partai Demokrat

Kandidat Partai Republik Yg Gagal Terpilih Melakukan Penembakan ke Rumah Anggota Parlemen dari Partai Demokrat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist