Dikatakan, “Israel memperkirakan bahwa perundingan akan berlanjut hingga satu bulan sebelum terobosan tercapai.”
TRTWorld – Fusilatnews – Perang Israel di Gaza, yang kini memasuki hari ke-273, telah menewaskan sedikitnya 38.011 warga Palestina – 70% di antaranya perempuan dan anak-anak –– dan melukai 87.445 orang, dengan 10.000+ diperkirakan terkubur di bawah puing-puing rumah yang dibom dan 9.500+ diculik oleh Tel Aviv
Kepala Mossad David Barnea telah berangkat ke Doha untuk bertemu dengan Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani untuk membahas kesepakatan pertukaran sandera dan gencatan senjata di Gaza.
Perusahaan Penyiaran Publik Israel melaporkan bahwa “kepala Mossad berangkat untuk mengadakan pertemuan di Qatar dengan perdana menteri Qatar.”
Barnea melakukan perjalanan sendirian, tanpa anggota tim perunding lainnya, termasuk kepala Shin Bet Ronen Bar dan Mayor Jenderal Nitzan Alon, yang mengawasi arsip para sandera di tentara Israel, kata outlet media tersebut.
“Negosiasi akan memakan waktu dan terobosan diperkirakan tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Harapan harus diimbangi,” kata stasiun televisi tersebut, mengutip pernyataan pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya.
Dikatakan, “Israel memperkirakan bahwa perundingan akan berlanjut hingga satu bulan sebelum terobosan tercapai.”
Setidaknya lima warga Palestina tewas dan satu lainnya terluka saat pasukan Israel menyerbu kota Jenin di wilayah utara Tepi Barat yang diduduki.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dalam pernyataannya bahwa “lima orang yang mati syahid tiba di Rumah Sakit Pemerintah Jenin sebagai akibat dari agresi pendudukan Israel terhadap kota tersebut.”
Saksi mata melaporkan kepada Anadolu bahwa kematian tersebut disebabkan oleh pemboman Israel yang menargetkan Lapangan al-Awda di Jenin, bertepatan dengan penyerbuan tentara Israel ke kota tersebut.
Sumber: TRTWorld





















