• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

NASAKOM TIDAK MUNGKIN HIDUP DI NEGARA PANCASILA

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
September 19, 2024
in Feature, Politik
0
NASAKOM TIDAK MUNGKIN HIDUP DI NEGARA PANCASILA
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Prihandoyo Kuswanto .- Ketua Pusat Studi Kajian Rumah Pancasila.

Prihandoyo Kuswanto ( Ketua Pusat Studi Pancasila )

Eksperimen bung Karno yang menggabungkan Nasionalis ,Agama ,dan Komunis ,(NASAKOM ) Berantakan tak terwujud bagaimana mungkin yang Haq dan Yang batil di campur ,Agama itu soal nilai nilai yang serba religius,kejujuran ,mengedepankan Aklaq ,sopan satun ,keadilan ,keharmonisan ,kesetaraan ,kedamaian,sementara Komunis menghalalkan segala cara ,berbohong ,berdusta,menipu .membunuh ,intrik intrik .memfitnah bagaimana bisa bersatu dengan agama yang berdasar pada Illahiyah dan Firman Tuhan .

Kegagalan Soekarno menggabungkan NASAKOM tertolak secara realitas ibarat air dan minyak yang tidak mungkin bersatu .

Begitu juga dengan Pancasila tidak mungkin disatukan dengan Komunis dan Kapitalisme ,mengapa?
sebab Pancasila bicara tentang Tuhan ,Manusia ,dan Alam Semesta (Materialisme ) sementara Komunis ,Liberalisme ,
Kapitalisme hanya bicara tentang Manusia dan Materialisme ,jadi tidak mungkin bicara tentang manusia dan materialisme kalau tidak bersumber pada nilai – nilai Ke Tuhanan ,Arti nya tidak mungkin sistem Liberalisme ,Kapitalisme ,dan Komunisme itu dijalankan pada negara berdasarkan Pancasila .

Harus nya elit politik dan Pejabat tinggi negara sadar dan
mengerti telah berkhianat terhadap negara berdasarkan Pancasila .

Sejak UUD1945 diganti justru telah diganti dasar negara Pancasi la dengan Liberalisme ,Kapitalisme , dengan sistem Presidenseil maka kekuasaan dipertarungkan dengan banyak- banyakan suara kalah menang pertarungan kuat – kuatan kaya-kayaan dan jangan heran kalau partai politik membangun laskar – laskar yang siap ber perang ,terus perang melawan siapa?

Pemilu, Pileg ,Pilpres Pilada adalah bentuk pengkhianatan terhadap Pancasila ,meniadakan Permusyawaratan perwakilan ,menghilangkan Persatuan Indonesia bahkan menghilangkan Visi Misi negara diganti dengan visi misi Presiden ,Gubernur ,Walikota ,Bupati.akibat nya tanpa sadar tujuan bernegara Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia juga dihilangkan .

Inti dari Nasionalisme kita adalah persatuan yang dilandasi kemanusiaan yang adil dan beradab jelas bukan Nasionalisme yang dijiplak dari luar bangsa kita. Nasionalisme kita dari Republik Indonesia dengan tegas menolak Chauvinisme itu. Maka itu di samping sila kebangsaan dengan lekas-lekas kita taruhkan sila perikemanusiaan.” (Pancasila sebagai dasar negara, hlm. 64).

Dengan model pilpres pileg ,pilkada justru kita merusak rasa persatuan yang tidak berdasar pada Kemanusiaan Yang Adil dan beradab ,ini sudah terbukti di pemilu 2019
Dengan meninggal nya 800 lebih petugas KPPS yang tidak jelas ujung pangkal nya .

Amandemen UUD 1945 dengan merubah tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara justru kita masuk didalam gedung alam ketidak adilan.

Semua yang berkuasa partai politik.
Negara yang desain nya Bhinekatunggal Ika ,yang terdiri dari bermacam -macam suku ,agama,golongan ,adat istiadat dikhianati duganti dengan hanya satu golongan yaitu golongan politik .

Amandemen UUD 1945 merupakan Proxy War untuk menghancur bangsa ini dengan menghilangkan sejarah ,nilai nilai kebangsaan nya ,nilai-nilai Pancasila .nilai jati diri bangsa di hancurkan dengan menjiplak Liberalisme Kapitalisme .yang jauh bermartabat di banding Pancasila .

Dan kita merasakan sekarang arah dan tujuan bernegara telah melenceng dan menyeleweng dari Pancasila dan UUD 1945 .apakah kita akan membiarkan kehancuran negara ini ?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kaesang Dalam satu Penerbangan dengan Pemilik Jet Pribadi, Jubir Kaesang Tolak Penjelasan KPK

Next Post

Utang Luar negeri Indonesia Per Juli 2024 Tembus Rp6.234 Triliun

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya
Feature

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026
Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Next Post
Utang Luar negeri Indonesia Per Juli 2024 Tembus Rp6.234 Triliun

Utang Luar negeri Indonesia Per Juli 2024 Tembus Rp6.234 Triliun

SBY Berpesan kepada Emil,  Mengatasi Kekumuhan  Dengan Penghijauan

SBY Berpesan kepada Emil, Mengatasi Kekumuhan Dengan Penghijauan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...