Jakarta – Fusilatnews – Juru bicara Kaesang Pangarep, Francine Widjojo, memberikan klarifikasi terkait pernyataan Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, mengenai penggunaan jet pribadi yang membawa Kaesang dan istrinya, Erina Gudono, ke Amerika Serikat (AS).
Menurut Francine, pernyataan bahwa jet pribadi tersebut hanya diisi oleh empat orang kurang tepat. Ia menjelaskan bahwa selain Kaesang dan rombongannya, pemilik pesawat tersebut juga ikut dalam perjalanan, sehingga total ada delapan orang dalam penerbangan tersebut. “Ada delapan orang penumpang, empat orang dari pemilik pesawat dan empat orang dari rombongan Mas Kaesang. Mereka berangkat bersama-sama dari Jakarta ke Amerika,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Rabu.
Francine menegaskan bahwa kehadiran pemilik jet pribadi dalam penerbangan tersebut menguatkan alasan bahwa Kaesang “menumpang” pesawat teman. “Benar Mas Kaesang nebeng atau menumpang pesawat pribadi temannya,” jelasnya.
Namun, Francine tidak memberikan keterangan lebih rinci terkait data manifest pesawat komersial yang digunakan Kaesang dan Erina dalam perjalanan pulang. Ia menekankan bahwa informasi tersebut telah disampaikan langsung oleh Kaesang kepada KPK dalam konsultasinya terkait dugaan gratifikasi pada hari yang sama.
“Mas Kaesang sudah memberikan keterangan ke KPK hari ini terkait dugaan gratifikasi. Untuk lebih detilnya, bisa ditanyakan langsung ke KPK,” ujar Francine.
Selain itu, Francine juga menyebut bahwa Kaesang dan Erina kembali ke Indonesia menggunakan penerbangan komersial. “Mas Kaesang pulang naik pesawat komersial,” katanya.
Sebelumnya, Kaesang Pangarep mendatangi kantor KPK pada Selasa untuk memberikan klarifikasi terkait penggunaan jet pribadi tersebut. Kaesang menegaskan bahwa kedatangannya ke KPK adalah atas inisiatif pribadi dan bukan karena panggilan atau undangan. Ia juga menjelaskan bahwa salah satu poin klarifikasi adalah terkait perjalanan menggunakan jet pribadi pada 18 Agustus ke AS.
“Saya numpang, atau bahasa beken-nya, nebeng pesawatnya teman saya,” ungkap Kaesang. Meski demikian, ia mengarahkan pertanyaan lebih lanjut ke pihak KPK untuk penjelasan lebih rinci.
Penggunaan jet pribadi oleh Kaesang dan Erina sebelumnya menjadi sorotan di media sosial, memicu perbincangan di kalangan publik mengenai dugaan gratifikasi.


























