Puluhan juta rakyat Indonesia menyatakan kami tetap berdiri tegak di samping Bapak untuk memperjuangkan, mempertahankan, menjadikan Bapak Anies Rasyid Baswedan sebagai presiden tahun 2024,”
Jakarta – Fusilatnews – Partai Nasional Demokrat mengakui telah mengalami banyak tekanan setelah Ketua Umum Nasdem Surya Paloh mengumumkan Anies Rasyid Baswedan menjadi bakal calon presiden dari Partai Nasdem
“Dalam keputusan ini banyak orang yang pastinya tidak terpuaskan. Dalam keputusan ini, Ketua Umum kita banyak mendapat tekanan-tekanan, tapi kita bangga dengan ketegaran Ketua Umum kita dalam menjaga keputusannya,” kata Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali dalam pidatonya di Apel Siaga Perubahan, di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Ahad (16/7).
Ahmad Ali menegaskan pendeklarasian Anies dengan komitmen Partai Nasdem adalah dua hal yang berbeda. Tegasnya, Partai Nasdem berkomitmen mengawal pemerintahan Jokowi hingga berakhir pada Oktober 2024.
“Konsistensi kita mengawal pemerintahan sampai tahun 2024, tapi kewajiban kita untuk menghadirkan pemimpin yang InsyaAllah akan mampu memenuhi janji-janji kemerdekaan yang diproklamirkan oleh para pendiri bangsa ketika negara ini dimerdekakan,” ujar Ali.
Ali yang merupakan Ketua Panitia Pelaksana Apel Siaga Perubahan hari ini menjelaskan, kompleks Gelora Bung Karno dipenuhi oleh lebih dari 100 ribu kader Partai Nasdem. Masih banyak jutaan kader lain yang ikut mengawal acara hari ini.
Tegasnya, seluruh kader Partai Nasdem bersama rakyat siap untuk memenangkan Anies sebagai presiden periode 2024-2029. Seluruh kadernya akan terus berada di belakang kepemimpinan Surya Paloh sebagai ketua umum.
“Puluhan juta rakyat Indonesia menyatakan kami tetap berdiri tegak di samping Bapak untuk memperjuangkan, mempertahankan, menjadikan Bapak Anies Rasyid Baswedan sebagai presiden tahun 2024,” ujar Ali.
“Kami adalah anak-anak Bapak, kami sekali lagi akan berada di barisan bapak, kami tegak lurus di barisan Bapak. Kami tidak akan pernah meninggalkan Bapak atas keputusan yang sudah diambil, karena ini adalah kewajiban kami sebagai kader,” sambungnya menegaskan.





















