• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Nasib BoP di Tengah Runtuhnya Dominasi Amerika Serikat dan Peta Baru Timur Tengah

fusilat by fusilat
March 17, 2026
in Feature, Politik
0
Nasib BoP di Tengah Runtuhnya Dominasi Amerika Serikat dan Peta Baru Timur Tengah
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Nazaruddin

Arsitektur perdamaian Timur Tengah yang selama puluhan tahun ditopang oleh hegemoni Amerika Serikat kini berada di titik nadir. Gagasan Board of Peace (BoP)—sebuah inisiatif transaksional era Donald Trump yang menjanjikan stabilitas melalui normalisasi hubungan diplomatik dan ekonomi—kini tampak rapuh, ibarat bangunan pasir yang tersapu gelombang sejarah.

Perang terbuka antara Iran dan poros Amerika–Israel memaksa dunia menghadapi realitas baru yang jauh melampaui sekadar reposisi diplomasi. Ini adalah momen disrupsi geopolitik—ketika fondasi lama runtuh, sementara tatanan baru belum sepenuhnya terbentuk.


Skenario Kemenangan Iran dan Ambruknya “Petrodollar”

Jika skenario ini terwujud, dunia akan menyaksikan keruntuhan drastis pengaruh Amerika Serikat di Timur Tengah. Mengacu pada tesis Prof. Jiang Xueqin, kemenangan Iran tidak hanya bersifat militer, melainkan sistemik—mengguncang struktur ekonomi dan politik global.

  • Disrupsi Ekonomi Amerika Serikat
    Iran berpotensi melumpuhkan stabilitas negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi, yang selama ini menjadi pilar sistem petrodollar. Gangguan pada produksi dan distribusi minyak akan memutus aliran kapital Arab ke pasar finansial Amerika. Efek berantainya adalah tekanan hebat terhadap likuiditas dan stabilitas ekonomi domestik AS—sebuah krisis yang tidak lagi bersifat siklikal, tetapi struktural.

  • Kerentanan Eksistensial Israel
    Tanpa payung keamanan dan dukungan logistik Amerika yang melemah, Israel menghadapi tekanan eksistensial. Dalam lanskap regional yang berubah, negara tersebut berpotensi terisolasi secara strategis, dikelilingi oleh kekuatan yang tidak lagi terikat pada konfigurasi lama.

  • Kebangkitan Pax Islamica
    Iran dapat memanfaatkan akumulasi kemarahan publik di negara-negara Sunni terhadap rezim yang dianggap pro-Washington. Dalam skenario ini, Iran tampil bukan hanya sebagai kekuatan militer, tetapi sebagai katalisator politik—mendorong lahirnya tatanan baru yang melampaui sekat sektarian.
    Pax Islamica menjadi konsep sentral: sebuah integrasi politik, ekonomi, dan ideologi dunia Islam di bawah pengaruh Iran. Ini bukan sekadar aliansi, melainkan upaya rekonstruksi peradaban dalam skala kawasan.

  • Nasib BoP
    Dalam konfigurasi ini, BoP kehilangan relevansi total. Amerika Serikat tidak lagi memiliki daya tawar. Proses perdamaian Palestina bergeser dari kerangka bilateral-transaksional menuju mekanisme multilateral, dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan kekuatan regional—terutama Iran—sebagai aktor kunci.


Skenario Perang Tanpa Pemenang dan Kemandirian Arab

Jika konflik berujung pada kehancuran bersama (mutual destruction), maka tidak ada pihak yang benar-benar menang. Namun, Amerika Serikat tetap akan kehilangan sebagian besar pengaruh strategisnya di kawasan.

  • Evaluasi Total Negara-Negara Arab
    Arab Saudi dan negara-negara Teluk akan melakukan refleksi strategis. Ketergantungan pada perlindungan Amerika terbukti sebagai investasi geopolitik yang gagal. Dalam situasi ini, Iran tidak lagi diposisikan sebagai ancaman utama, melainkan sebagai mitra potensial untuk menjaga stabilitas regional.

  • Kemandirian Diplomasi
    Negara-negara Arab dan Muslim akan bergerak menuju kebijakan luar negeri yang lebih otonom dan seimbang. Era “kepatuhan strategis” terhadap Washington berakhir, digantikan oleh pendekatan multipolar yang lebih pragmatis.

  • Nasib BoP
    BoP kehilangan daya paksa. Tanpa legitimasi kekuatan Amerika sebagai “penjamin keamanan global”, inisiatif tersebut berubah menjadi dokumen tanpa gigi. Penyelesaian konflik Palestina kembali ke forum internasional, dengan PBB sebagai arena utama negosiasi.


Menanti Epilog Sejarah Timur Tengah

Runtuhnya dominasi Amerika Serikat menandai berakhirnya era di mana perdamaian dapat “dibeli” melalui transaksi politik dan ekonomi di meja diplomasi. Timur Tengah kini berada di persimpangan sejarah—antara rekonstruksi atau fragmentasi.

Pertanyaan mendasarnya: tatanan apa yang akan menggantikan sistem lama?

Apakah kawasan ini akan melebur dalam format Pax Islamica—sebuah tatanan teosentris di bawah pengaruh Iran? Ataukah justru lahir format baru yang lebih kolektif, di mana negara-negara Arab membangun kedaulatan bersama tanpa dikte kekuatan asing, namun tetap harus bernegosiasi dengan realitas kekuatan Iran?

Satu hal yang pasti: mandat perdamaian, khususnya bagi Palestina, tidak lagi akan datang dari Washington. Ia akan bergeser ke meja Perserikatan Bangsa-Bangsa—sebuah panggung global yang kini semakin dipengaruhi oleh pergeseran gravitasi kekuatan dari Barat ke Timur.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Efisiensi atau Ilusi? Ketika Negara Mengencangkan Ikat Pinggang Rakyat

Next Post

MEMBACA SERUAN DASCO: PERSATUAN SEBAGAI KETAHANAN SISTEM

fusilat

fusilat

Related Posts

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara
Feature

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026
Feature

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026
Feature

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

May 13, 2026
Next Post
Dalam Wacana Prabowo – Ganjar, PDIP dan Gerindra Saling Ngotot Kadernya Harus Capres 

MEMBACA SERUAN DASCO: PERSATUAN SEBAGAI KETAHANAN SISTEM

REBUTAN GABAH

Serapan Naik, Masalah Menyelinap: Bulog Jabar di Persimpangan Antara Angka dan Realita

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi
Birokrasi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

by Karyudi Sutajah Putra
May 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Koalisi Masyarakat Sipil mengecam tindakan sewenang-wenang TNI yang melarang kegiatan pemutaran film Pesta Babi di Ternate, Maluku Utara. "Pelarangan...

Read more
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prabowo ” Is Finish ” 212 Tidak akan Masuk ke Lubang yang Sama

Benarkah Prabowo Pecah Kongsi dengan Rizieq Syihab?

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

May 13, 2026
Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

May 13, 2026
Revolusi Bermula dari Film!

Revolusi Bermula dari Film!

May 13, 2026

Nikmat Sehat yang Baru Disadari Saat Hilang

May 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

May 13, 2026
Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...