• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Netanyahu Menghadapi Tekanan Masyarakat Dalam Negeri dan Internasional

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
May 6, 2024
in News
0
Menlu Iran Tak Anggap Serius Ancaman Kosong Netanyahu:
Share on FacebookShare on Twitter

Yerusalem,-Ribuan warga Israel kembali menggelar aksi demo besar-besaran di Tel Aviv pada Sabtu (4/5/20224). Mereka menuntut Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk mengundurkan diri dan mendesak pemilihan umum baru. Selain mendesak Netanyahu mundur, para pedemo juga menuntut pemerintah agar segera mencapai kesepakatan untuk memulangkan para sandera dari Gaza.

Demonstrasi tersebut terjadi saat delegasi kelompok Hamas berada di Kairo dalam pembicaraan gencatan senjata dengan Israel. Media pemerintah Mesir melaporkan kemajuan nyata, meski seorang pejabat Israel meremehkan prospek berakhirnya perang di Gaza.

Kini, tekanan untuk mencapai kesepakatan dan menghentikan perang yang telah berlangsung hampir tujuh bulan makin meningkat.

Ribuan pengunjuk rasa memadati jalan-jalan Israel dengan tujuan menggulingkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Slogan-slogan yang sudah lama menuntut pengunduran dirinya dan pemilihan umum dini kembali menguat dengan penambahan slogan-slogan baru yang menyerukan pembebasan sekitar 130 sandera Israel yang masih ditahan di Gaza.

Ketakutan akan potensi perang yang berkepanjangan tanpa adanya kesepakatan membuat keluarga, teman-teman, dan para pengunjuk rasa semakin khawatir akan banyaknya korban jiwa.

Dalam momen tersebut, sejumlah individu, seperti Katia Amorza yang memiliki putra yang bertugas di tentara Israel di Gaza, mengekspresikan kekecewaan mereka terhadap kepemimpinan Netanyahu dengan berbagai cara, termasuk dengan menggunakan megaphone untuk menyuarakan protes mereka.

Di sisi lain, seorang pemuka Yahudi bernama Yehudah Glick, mengkampanyekan doa Yahudi di lokasi yang dianggap sebagai Temple Mount oleh orang Israel, yang merupakan lokasi dari masjid tersuci ketiga Islam di Yerusalem, Al Aqsa.

Meskipun demikian, Rabbi Glick mengingatkan para pengunjuk rasa bahwa musuh sejati mereka seharusnya adalah Hamas, bukan Netanyahu, dan menyerukan agar demonstrasi berjalan dalam koridor demokrasi yang sehat.

Sementara itu, di antara para kritikus Netanyahu, terdapat keyakinan bahwa ancaman terhadap demokrasi sebenarnya berasal dari koalisi pemerintahannya yang bergantung pada dukungan partai-partai ultranasionalis Yahudi. Namun, ada juga pandangan dari salah satu anggota parlemen Hamas, Ohad Tal, yang menganggap bahwa tekanan militer yang lebih besar terhadap Hamas tidak akan dengan mudah membebaskan para sandera, menunjukkan kompleksitas dari konflik yang sedang berlangsung.

Pada ruang yang lain, di PBB keputusan AS untuk abstain dan tidak menggunakan veto dalam resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai gencatan senjata di Gaza, menunjukkan bahwa Presiden Biden telah memutuskan kata-kata keras saja tidak cukup.

Itu adalah kali pertama DK PBB berhasil menyerukan gencatan senjata sejak peperangan dimulai pada Oktober 2023 lalu. Upaya-upaya DK PBB sebelumnya selalu menemui jalan buntu karena diveto AS.

Netanyahu, yang sebelumnya dianggap sebagai satu-satunya pemimpin yang mampu menjaga keamanan negara dan mengatur rakyat Palestina, mulai kehilangan dukungan karena dianggap bertanggung jawab atas kelemahan keamanan yang memungkinkan serangan dari Hamas. Meskipun kepala keamanannya mengakui kesalahan yang telah terjadi, Netanyahu sendiri tidak pernah mengakui tanggung jawabnya dalam hal ini.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

TOPENG SBY, 2010 SEKJEN KOMNAS HAM KRITIK SIKAP PASIF SBY ATAS KEJAHATAN ISRAEL

Next Post

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia untuk Kuartal Pertama 2024: Menjelang Pengumuman GDP

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya
Birokrasi

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng
daerah

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Next Post
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia untuk Kuartal Pertama 2024: Menjelang Pengumuman GDP

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia untuk Kuartal Pertama 2024: Menjelang Pengumuman GDP

Pesan LBP dari Singapura; “Jangan Musuhan di Tahun Politik”

Dalam Pemerintahan AMIN, "Yang Toxic itu Adalah LBP"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist