• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

TOPENG SBY, 2010 SEKJEN KOMNAS HAM KRITIK SIKAP PASIF SBY ATAS KEJAHATAN ISRAEL

M.Yamin Nasution by M.Yamin Nasution
May 6, 2024
in Feature
0
TOPENG SBY, 2010 SEKJEN KOMNAS HAM KRITIK SIKAP PASIF SBY ATAS KEJAHATAN ISRAEL
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh M Yamin Nasution-Pemerhati Hukum

Hewan dapat merasakan sakit atas luka dirinya, bila kamu dapat merasakan sakit orang lain, maka kamu adalah manusia. Apabila kamu memanfaatkan sakit manusia lain untuk mendapatkan keuntunganmu dari publik, sebaiknya perhatikan dominasi hewani dalam jiwa mu.

Muhammad Yamin Nasution

Bahasa adalah alat untuk menyampaikan pesan dengan tujuan sesuai kebutuhan penggunanya. Oleh sebab itu, pengguna alat harus memilih bentuk alat yang paling tepat dalam mendapatan tujuan yang dimaksud.

Dalam ilmu komunikasi, ada tiga bentuk komunikasi yang memiliki tingkatan kekuatan masing-masing, PERTAMA, Bahasa tubuh, KEDUA, aksen atau dialektika, dan KETIGA, kata-kata (tulisan).

Dari ketiga bentuk komunikasi diatas, bentuk ketiga adalah bentuk komunikasi paling lemah. Tergantung psikologis pembacanya, atau dalam politik tinggi rendahnya kecerdasan masyarakat disesuaikan oleh politisi.

Dalam ilmu hukum dalam tataran praktis, sejak zaman Romawi bahasa telah menjadi persoalan utama lahirnya ketidakadila, hilangnya kepastian hukum, bahkan banyaknya korupsi di Indonesia disebabkan lemahnya hukum secara bahasa selain tumpeng tindih hukum.

Penerus H.L.A Hart, yaitu Andrey Marmor dan Scott Soames mengatakan; “……….dalam kasus-kasus tertentu, seseorang yang tidak bersalah dapat dipenjara dan yang bersalah bebas, karena persoalan linguistic.

Landasan Aturan Hukum

Hukum Humaniter Internasional “International Humanitarian Law” secara garis besar mengatur dua macam aturan perang, yaitu :

1). Hukum perang tentang pengaturan batasan-batasan bagaimana suatu negara dibenarkan untuk menggunakan kekerasan dengan senjata, istilah latin disebut “Jus ad Bellum”.

2). Hukum dalam kondisi disaat perang, pengaturan ini berupa bagaimana cara berperang yang seharusnya dilakukan “conduct of war”, dan juga mengatur perlindangan orang-orang yang menjadi korban baik korban sipil maupun militer, khususnya melakukan pembantaian terhadap anak kecil dan orang-orang lemah “Jus in Bello” (Konvensi Jenewa 1949).

Bahkan, dalam doktrinal hukum pidana alasan pembenar (Pasal 50 KUHP), aparat hanya dibolehkan melakukan perbuatan terukur menembak, melupuhkan atau lebih jauh apabila ada keseimbangan kekuatan baik secara senjata maupun jumlah antara aparat dengan penyerang ( M. Chevau, Christine Hellie 1875).

Secara rasionalitas hukum baik hukum internasional maupun hukum pidana yang digunakan, pada dasarnya sama, hanya berbeda dalam terminologi semata.

 Topeng SBY

Dewan Pembina PD, Susilo Bambang Yudhoyono (atau dikenal SBY) menuangkan isi pikirannya melalui akun X nya, berkaitan dengan perkembangan perang Gaza.

Secara keseluruhan tulisan tersebut hampir sempurna, hampir benar, terlebih ajakan aktif untuk suarakan. Dan tak banyak yang menyadari antara benar dan hampir benar sangat sulit dibedakan.

Dalam tulisannya, SBY menggunakan istilah “perang Gaza”, ini menunjukkan tulisan tersebut sekedar basa basi dan manipulasi keberpihakan terhadap korban anak kecil dan sipil.

Baca juga, https://fusilatnews.com/kritik-untuk-sby-yang-loyo-lemas-dukung-palestina/

SBY dalam narasinya seolah-olah memberikan gambaran kesamaan kekuatan kontak senjata baik jumlah militer dan senjata antara Hamas dan Israel.

SBY sangat berhati-hati dan menghindari penggunaan kata Zionis atau Israel, SBY juga lebih menekankan perang tersebut adalah perang Gaza dan bukan perang di Gaza. Sedangkan, hari demi hari dunia melihat bahwa apa yang terjadi disana adalah pembantaian dan tak ada perang kontak senjata (penggunaan senjata secara sepihak oleh Israel.

Secara hukum internasional yang dilakukan oleh Zionis Israel tidak sesuai dengan aturan hukum internasional, baik secara kekuatan kwantitas militer dan kwalitas senjata, maupun penggunakan senjata yang berlebihan menyebakan korban hingga puluhan ribu anak kecil.

Oleh sebab itu, Presiden Kolombia Gustavo Petro memutus hubungan bilateralnya dengan Israel dan menyebut bahwa Pemerintah Israel pelaku Genosida.

Pemimpin-pemimpin dunia lain dan masyarakat sosial dari seluruh kalangan secara global bersepakat apa yang dilakukan Pemerintah Israel adalah Genosida dan Genosida adalah kejahatan kemanusiaan.

Selanjutnya, sikap SBY yang meminta agar pemimpin-pemimpin dunia saat ini lebih aktif sangatlah berbeda ketika SBY jabat Presiden.

2010 mantan Sekjen KOMNAS HAM INDONESIA, Asmara Nababan mendesak SBY untuk bersuara keras dan menyatakan mengutuk Israel atas serangannya terhadap konvoi bantuan kemanusiaan.

Asmara Nababan mengatakan : “Pemerintah Indonesia harus lebih aktif. Presiden harus bisa ngomong untuk mengutuk serangan kemanusiaan dan mengatakan Israel harus dibawa ke Pengadilan Internasional (Pernyataan di Kantor KONTRAS, Jl. Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa 1/62010).

Kesimpulan

PERTAMA, pada dasarnya mudah melihat motif utama SBY dibalik cuitan tersebut, yaitu; SBY adalah orang yang terapiliasi neo liberal yang dekat dengan Amerika Serikat.

Demi menjaga hubungannya dengan AS dan kelompok liberal lain, maka SBY harus memperlihatkan dirinya tidak anti genosida zionis Israel, mengingat SBY butuh bantuan khusus dari Amerika atau Israel untuk masa depan politk putranya AHY.

KEDUA, tradisi politik SBY “SBYISME” adalah politik abu-abu dan bersifat manipulatif, manipulasi dengan kelembutan dan kesantunan dengan memanfaatkan psikologis masyarakat yang memiliki keterbatasan leterasi.

Sikap tersebut kerap kali menunjukkan minimnya integritas dan moral (morality non positif law, namun moralitas berkaitan dengan estetika contoh bagi generasi) seperti yang ditulis diatas, atau tulisan-tulisan SBY lain.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hati-Hati Serangan Nyamuk BDB – 621 Orang Meninggal

Next Post

Netanyahu Menghadapi Tekanan Masyarakat Dalam Negeri dan Internasional

M.Yamin Nasution

M.Yamin Nasution

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Menlu Iran Tak Anggap Serius Ancaman Kosong Netanyahu:

Netanyahu Menghadapi Tekanan Masyarakat Dalam Negeri dan Internasional

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia untuk Kuartal Pertama 2024: Menjelang Pengumuman GDP

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia untuk Kuartal Pertama 2024: Menjelang Pengumuman GDP

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...