• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Health

Hati-Hati Serangan Nyamuk BDB – 621 Orang Meninggal

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
May 6, 2024
in Health, News
0
Hati-Hati Serangan Nyamuk BDB – 621 Orang Meninggal
Share on FacebookShare on Twitter

….ada beberapa langkah tambahan yang bisa dilakukan untuk mencegah DBD, di antaranya adalah menanam tanaman pengusir nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi, serta melakukan gotong royong bersih-bersih lingkungan secara rutin.

Jakarta. Fusilatnews.--Lonjakan kasus DBD yang terjadi di Indonesia pada tahun 2024 menjadi perhatian serius bagi kesehatan masyarakat. Hingga tanggal 28 April, tepatnya setelah 17 pekan berjalan, tercatat sebanyak 88.593 kasus DBD dengan 621 orang meninggal dunia. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, di mana pada tahun 2023 terdapat “hanya” 28.579 kasus dengan 209 korban jiwa.

Lonjakan kasus DBD ini menjadi perhatian karena menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam jumlah kasus dan kematian akibat penyakit ini. DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejala utama DBD meliputi demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri otot dan sendi, serta nyeri di belakang mata. Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, DBD dapat menyebabkan komplikasi serius bahkan kematian.

Peningkatan kasus DBD juga menimbulkan keprihatinan karena menunjukkan kegagalan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ini. Faktor-faktor seperti cuaca yang mendukung perkembangbiakan nyamuk, rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan, serta kurangnya akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dapat menjadi penyebab dari lonjakan kasus DBD ini.

Kota Bandung menjadi daerah dengan jumlah kasus DBD terbanyak, mencapai 3.468 kasus. Sementara itu, korban jiwa terbanyak tercatat di kabupaten Bandung, dengan 29 kematian. Hal ini menunjukkan perlunya upaya yang lebih intensif dalam pencegahan dan pengendalian penyakit DBD di wilayah-wilayah tersebut.

Untuk mengatasi lonjakan kasus DBD, diperlukan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait. Langkah-langkah pencegahan seperti menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan perlu diterapkan secara lebih serius dan konsisten.

Selain itu, perlu juga peningkatan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat agar dapat mendapatkan penanganan yang tepat jika terkena DBD. Pencegahan dan pengendalian penyakit ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Cuaca panas menjadi tempat ideal bagi ribuan nyamuk BDB untuk berkembang biak dengan cepat. Hal ini membawa bahaya serius karena nyamuk BDB dapat membawa penyakit serius seperti demam berdarah dan Zika. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.

DBD bukanlah penyakit yang bisa dianggap remeh. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius bahkan kematian. Gejala utama DBD meliputi demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri otot dan sendi, serta nyeri di belakang mata. Penyakit ini juga dapat menyebabkan penurunan jumlah trombosit dalam darah, yang bisa mengakibatkan pendarahan serius.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa kasus DBD masih menjadi perhatian serius. Hingga minggu ke-22 tahun 2023, telah tercatat lebih dari 35.694 kasus DBD di Indonesia dengan 270 kematian. Oleh karena itu, langkah pencegahan menjadi sangat penting.

Salah satu langkah utama dalam pencegahan DBD adalah menerapkan prinsip 3M Plus dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk. Ini meliputi menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat tersebut, dan mendaur ulang barang bekas yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Selain itu, ada beberapa langkah tambahan yang bisa dilakukan untuk mencegah DBD, di antaranya adalah menanam tanaman pengusir nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi, serta melakukan gotong royong bersih-bersih lingkungan secara rutin.

Penting juga untuk mengenali gejala DBD dan menjalankan tindakan awal jika gejala tersebut muncul. Segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Mencegah DBD adalah tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kesadaran akan bahaya penyakit ini, menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat, dan mengambil tindakan awal jika diperlukan, kita dapat melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan dari ancaman serius DBD. Mari bersatu dalam upaya melawan penyakit ini demi kesehatan dan kesejahteraan kita semua.

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kritik Untuk SBY Yang Loyo-Lemas Dukung Palestina

Next Post

TOPENG SBY, 2010 SEKJEN KOMNAS HAM KRITIK SIKAP PASIF SBY ATAS KEJAHATAN ISRAEL

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya
Birokrasi

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng
daerah

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Next Post
TOPENG SBY, 2010 SEKJEN KOMNAS HAM KRITIK SIKAP PASIF SBY ATAS KEJAHATAN ISRAEL

TOPENG SBY, 2010 SEKJEN KOMNAS HAM KRITIK SIKAP PASIF SBY ATAS KEJAHATAN ISRAEL

Menlu Iran Tak Anggap Serius Ancaman Kosong Netanyahu:

Netanyahu Menghadapi Tekanan Masyarakat Dalam Negeri dan Internasional

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist