• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

“NYAAH DULANG”

by
September 22, 2024
in Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Dari banyak literatur diperoleh pemahaman tentang kata nyaah yang artinya sayang. Nyaah tidak semata ditujukan kepada pasangan, tetapi juga kepada orang tua, anak, dan bahkan hewan peliharaan. Sesuatu yang disayangi (kanyaah), artinya kesayangan. Nyaaheun berarti yang menyayangi. Mikanyaah berarti menyayangi. Dipikanyaah artinya yang disayangi.

Sedangkan dulang sendiri memiliki makna nampan berbentuk lingkaran yang permukaannya datar dan biasanya berbibir pada tepinya. Dulang dapat dibuat dari kayu atau kuningan. Atas gambaran yang demikian, dalam Bahasa Sunda “nyaah dulang” artinya : “seolah sayang sama anak, padahal mencelakakan” ! Ini jelas, sebuah makna kehidupan yang penuh dengan nilai filosofi.

Sekalipun “nyaah dulang” bukan perilaku yang dianjurkan dalam mendidik anak, namun banyak para orang tua di negeri ini, yang dalam membesarkan anak-anaknya kerap kali berperilaku nyaah dulang. Contoh konkritnya ada orang tua yang bergelimang harta kekayaan memberi kado ulang tahun anaknya yang ke 15 dengan memberi mobil mewah sekelas Mercedes.

Sepintas, apa yang dilakukan sang ayah pada anaknya yang berulang tahun,tampak membahagiakan. Tapi, kalau saja mobil tersebut oleh sang anak digunakan untuk kebut-kebutan tanpa kendali, boleh jadi akan berujung dengan bencana. Tidak pernah terbayang, jika dibalik kebut-kebutan tersebut berakhir dengan sebuah kecelakaan maut.

Tidak hanya itu teladannya. Dalam kehidupan masyarakat perdesaan, ada orang tua yang cukup terpandang, menginginkan agar anak kesayangan nya memiliki motor. Sang ibu tidak rela anaknya yang masih SMP itu jalan kaki atau naik angkutan umum ke sekolah nya. Ibunya lupa, usia anaknya yang masih SMP itu, belum mampu mengendalikan diri dengan baik, bila dirinya memiliki motor.

Pada awalnya, anak SMP yang dibelikan motor dari hasil panen padinya itu, tampak senang dan riang gembira, karena setiap hari dapat jalan-jalan di kampungnya. Selang beberapa waktu kemudian, terdengar kabar, anak yang dibelikan motor itu, kini terpaksa masuk rumah sakit, karena motor yang dikendarainya tabrakan dengan mobil angkutan umum.

Begitu pun dengan seorang ibu yang memenuhi keinginan anak gadis kesayangannya untuk dibelikan kalung dan gelang emas. Sang ibu lupa, sekarang ini tingkat kejahatan sudah semakin nyata dalam kehidupan. Akibatnya, suatu hari ada kabar dari tetangganya, anak gadis kesayangannya itu, kini tampak shock berat, karena kalung dan gelang emasnya dijambret penjahat.

Memanjakan anak kesayangan, memang tidak dilarang untuk dilakukan. Siapa pun orangnya, tentu bisa melakukannya. Hanya penting dicatat, wujud kasih sayang tersebut, jangan berbasis pada pemikiran “nyaah dulang”. Kasih sayang yang diberikan, sebaiknya tetap berdasar pada akal sehat dan tidak menjadikan penyesalan di kemudian hari.

Namun demikian, upaya membangun kesadaran baru dalam kehidupan, memang tidak secerdik tukang sulap, yang hanya dengan mengucap sim sala bim, maka berubahlah sapu tangan merah jambu menjadi burung merpati. Merubah wujud kasih sayang orang tua kepada anak kecintaannya, memang butuh proses dan waktu yang panjang. Jelas, tidak bisa “cespleng”.

Orang tua yang selalu mengabulkan permintaan anak-anak mereka, atas apa-apa yang diinginkannya, tentu saja menarik untuk dicermati lebih lanjut. Seandainya permintaa itu seirama dengan akal sehat, tidsk ada salahnya untuk diturut, selama dukungan keuangannya memungkinkan. Tapi kalau apa yang dimintanya akan berakhir dengan bencana, maka para orang tua perlu tegas menolaknya.

Nyaah dulang sendiri, lebih mengedepan sebagai pengingat bagi para orang tua, untuk selalu memakai nalar terbaiknya dalam mengasihi anak-anak kesayangannya. Tidak sedikit para orang tua yang menyesal kemudian, karena selalu mengabulkan keinginan anak-anaknya berakhir dengan musibah. Itu sebabnya, wajar bila sedini mungkin, kita dapat menghindarkan diri dari perilaku nyaah dulang ini.

Sebagai pengingat kehidupan (warning of life), nyaah dulang sangat baik untuk dijadikan rem kasih sayang para orang tua terhadap anak-anak tercintanya. Tidak semua keinginan atau kebutuhan sang anak untuk diluluskan para orang tua. Banyak faktor yang patut dipertimbangkan, sebelum orang tua mengabulkan keinginan anak-anaknya.

Disinilah para orang tua, mesti pandai-pandai memilih sekaligus mempertimbangkan dampak yang diciptakannya, bila keinginan anak-anaknya dipenuhi. Contoh yang dijelaskan di awal tulisan ini, hanya sebagai bukti atas kecintaan orang tua yang mendalam atas keinginan anak-anak mereka yang berujung dengan bencana kehidupan.

Belajar atas pengalaman semacam ini, kita percaya para orang tua dalam mewujudkan kasih sayang kepada anak-anaknya, tidak lagi akan menerapkan prinsip nyaah dulang. Tapi, mereka akan lebih mengedepankan akal sehatnya sendiri. Semoga ke depan tidak ada lagi para orang tua yang menyayangi anak-anak mereka dengan prinsip nyaan dulang. (PENULIS, KETUA HARIAN DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tanggapan Dirjen Bea Cukai Soal Ekspor Pasir Laut

Next Post

Anies Gagal Jadi Presiden, Gibran Melenggang Jadi Wapres: Apakah Ini Sistem Demokrasi atau Komedi Politik?

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Anies Gagal Jadi Presiden, Gibran Melenggang Jadi Wapres: Apakah Ini Sistem Demokrasi atau Komedi Politik?

Anies Gagal Jadi Presiden, Gibran Melenggang Jadi Wapres: Apakah Ini Sistem Demokrasi atau Komedi Politik?

Pilot Susi Air Philip Mark Marthens Dibebaskan

Kendala Proses Negosiasi Pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...