• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Obituari Ferry Mursyidan Baldan: Pria yang Berada di Mana-mana

fusilat by fusilat
December 4, 2022
in Feature
0
Obituari Ferry Mursyidan Baldan: Pria yang Berada di Mana-mana

Direktur Relawan BPN Ferry Mursyidan Baldansaat memberikan keterangan pers di Media center BPN Prabowo-Sandi di Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019). Sandiaga Uno meminta tim suksesnya melalui Ruang Sandi dan para pendukung mengawal C1 selama masa rekapitulasi KPU agar tak ada kecurangan.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Hamid Awaludin Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

BERITA duka itu datang menggelegar, saya terima pada siang hari, tanggal 2 Desember 2022. Ferry Mursyidan Baldan telah menghadap pada Sang Pencipta. Saya pun teringat, sehari sebelumnya, sekira pukul 11 siang hari, di tangga Ballroom Hotel Bidakara, saya bersama beberapa pengurus Palang Merah Indonesia, sedang berpose. Tak lama kemudian, saya bergegas menuju mobil untuk menemani Jusuf Kalla ke Makassar.

Tak dinyana, Ferry menarik lengan saya dari belakang. “Tunggu dulu bro, jangan buru-buru pergi. Kita bersamalan dulu. Jangan-jangan kita tidak sempat lagi bersalaman di kesempatan lain,” kata Ferry sembari menggoyang-goyang lengan saya. Entah ini suara alam ataukah firasat panggilan Sang Pencipta yang direfleksikannya melalui ucapan. Ferry seolah ingin menegaskan bahwa ia hendak pergi untuk selamanya. Ia ingin berpamitan. Saya tak menyangka, ucapan itu adalah kata-kata terakhir yang dilafalkan ke saya di bumi ini. Selamat jalan kawanku. Saya pun teringat lirik lagu Samsons:

Terlarut aku dalam kesendirian Saat aku menyadari Tiada lagi dirimu kini Tak akan terganti Setiap kenangan yang telah terukir Kan terendap indah dan melekat di hati.

Setiap orang yang mengenalnya, pasti selalu merasa dekat dengan dirinya. Kehangatan dan kepiawaiannya dalam bergaul, selalu mengukir kenangan indah yang abadi bagi orang tersebut. Begitulah Ferry. Lalu, kita pun bersedih atas kepergiannya karena kita yakin bahwa kehangatan itu pelik kita temukan pada diri orang lain.

Total sebagai aktivis

Hidup Ferry, sejak masih belia hingga ajal menjemputnya, adalah kehidupan aktivis. Ia tidak ingin hidupnya bebas dari lingkaran dan kerumunan orang. Ia sangat alergi dengan ketenangan dan kesenyapan pribadi. Ia telah mewakafkan dirinya untuk komitmen kehidupan sosial kemasyarakatan. Tepian waktu dan usianya, telah ia ketepikan. Ia seolah mencabut hak-hak keluarga atas dirinya demi komitmennya itu. Maka, ia seakan tak mengabaikan lagi soal daya tahan tubuh dan kesehatannya demi itu semua.

Sebagai aktivis, Ferry berjelajah tanpa tepian. Nihil sekat. Defisit dalam membedakan orang berlatar etnis, ras, gender, latar belakang sosial-ekonomi serta afiliasi politik. Begitu juga soal keyakinan. Bagi Ferry, komitmen untuk memperbaiki kualitas dan pemberdayaan kehidupan masyarakat, telah melampaui sekat-sekat tersebut. Karena itu, kita bisa menemukan Ferry selalu hadir di berbagai lembaga, baik formal maupun informal. Wilayah jelajahnya yang begitu luas, memungkinkan Ferry seakan bisa bersandar di dermaga apa pun yang dimiliki oleh siapa pun. Ia adalah sahabat siapa saja. Badannya enteng meliuk ke kiri dan kanan, hanya untuk menyapa.

Pikirannya ringan dan tanpa beban, hanya untuk membuat orang lain bergembira. Ia menampik untuk terpaku pada sebuah sudut henti dalam berinteraksi. Ia selalu bagai burung, mengepakkan sayapnya, berkelana secara bebas di udara. Dari sinilah mengapa Ferry memiliki banyak teman. Di mana pun dalam wilayah nusantara kita, termasuk di pelosok-pelosok, Ferry pasti selalu memiliki sahabat, minimal orang yang pernah bersentuhan dengan dirinya. Dengan kepribadian serta kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi seperti ini, Ferry sangat sukses menggolkan Rancangan Undang-Undang Pemerintahan Aceh menjadi Undang-Undang No 11 Tahun 2006.

Undang-Undang ini lahir sebagai konsekuensi Memoradum of Understanding perdamaian antara pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka. Ferry ketika itu, adalah anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Ia adalah Ketua Pansus. Saya sanksi, andaikan bukan kepiawaian Ferry dalam melakukan lobi dan berkomunikasi di DPR RI, undang-undang tersebut belum tentu bisa lahir. Maklum, seusai penandatangan perjanjian damai Helsinki, masih ada parpol di DPR RI yang menantang perjanjian tersebut. Suasana batin bangsa bangsa kita kala itu, belum menyatu untuk menerima kenyataan bahwa Aceh telah damai. Di saat-saat itulah persahabatan saya dengan Ferry kian mengental.

Tiada masalah yang dihadapi di DPR, tanpa mendiskusikannya dengan saya. Kalaulah kita ingin memotret dan menempatkan jasa serta nilai kepahlawanan Ferry buat keutuhan bangsa ini, kita harus memberinya penghargaan atas jasanya dalam menggolkan undang-undang tersebut. Aceh kini sungguh-sungguh sudah menjadi Darussalam atau pondok kedamaian. Ferry memang telah berhenti dalam jabatan politik. Namun, adrenalinnya untuk kegiatan sosial, sama sekali tidak pernah menunjukkan gelagat surut. Ferry tetap berada di gelanggang sosial hingga ajal menjemputnya. Ia menjadi pengurus yang sangat aktif di Palang Merah Indonesia. Ia kembali berkelana dalam wilayah nusantara. Sebuah kegiatan yang selalu membuatnya keasyikan mengarungi hidup ini. Dari semua itu, saya ingin mengantar sahabat saya itu, almarhum Ferry Mursyidan Baldan, berangkat ke keabadiannya dengan lirik lagu Samsons lagi:

Semua rasa ini Kenangan yang tlah terukir Tak akan berahir di hati Tak akan berganti Semua rasa ini tak akan berahir. Selamat jalan sahabatku.

Hamid Awaludin Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dan Duta Besar Indonesia untuk Rusia dan Belarusia.

Dikutip Kompas.com, Sabtu 03 Desember 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jepang: Taktik  matang membawa Jepang tumbuh di Piala Dunia

Next Post

Whistle-blower Dipenjara, Alumni Lemhannas: Polri Pasti Makin Dibenci Rakyat

fusilat

fusilat

Related Posts

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah
Feature

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026
Feature

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Qiamat Terjadi Ketika Tugas Dikerjakan Oleh Yang Bukan Akhlinya

May 3, 2026
Next Post
Whistle-blower Dipenjara, Alumni Lemhannas: Polri Pasti Makin Dibenci Rakyat

Whistle-blower Dipenjara, Alumni Lemhannas: Polri Pasti Makin Dibenci Rakyat

BPS Pastikan Stok beras Nasional Aman, Kementan Mengatakan Surplus, Bulog mengatakan Cadangannya Menipis. Badan Pangan Nasional Mengatakan Mengkhawatirkan.

Harga Beras dan Telur Menjelang NaTaRu, Mengancam Impor Kembali

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Qiamat Terjadi Ketika Tugas Dikerjakan Oleh Yang Bukan Akhlinya

May 3, 2026
Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

May 3, 2026
Bobby Kertanegara: Simbol Transformasi Prabowo dari Kerasnya Medan Perang ke Kasih Sayang

Prabowo: Kritik Tak Digubris – Penderitaan Bangsa Lain Direduksi

May 3, 2026
Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

May 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist