Dua menteri aktif Kabinet Indonesia Maju yang masuk dalam TKN Prabowo-Gibran adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Mendag Zulkifli Hasan atau Zulhas.
Jakarta – Fusilatnews – Dengan alasan terjadinya kemungkinan konflik kepentingan.Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika mendesak dua menteri Jokowi yang berada dalam Tim Kampanye Nasional atau TKN capres dan cawapres Prabowo-Gibran. segera mundur atau mengajukan cuti.
“Ombudsman khawatir para menteri tersebut tidak fokus dalam bekerja untuk melayani publik. Didalamnya pasti ada konflik kepentingan,” kata Yeka dalam keterangannyaRabu, (8/11)Dua menteri aktif Kabinet Indonesia Maju yang masuk dalam TKN Prabowo-Gibran adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Mendag Zulkifli Hasan atau Zulhas.
Yeka menyarankan agar para menteri yang masuk dalam TKN fokus dalam kegiatan pemilu saja. “Jadi seyogyanya fokus saja sebagai TKN dalam memenangkan capres pilihannya,” kata Yeka.
Para menteri itu perlu mempertimbangkan untuk melakukan pengunduran diri seperti yang dilakukan oleh Wakil Menteri BUMN Rosan Roeslani.
“Sehingga akan lebih fair semua menteri terlibat capres capresan mempertimbangkan untuk mengundurkan diri, seperti contoh baik yang dilakukan oleh Wamen BUMN,” kata Yeka.
Yeka mengatakan keputusan itu juga tergantung presiden. Jika presiden menganggap menteri-menteri tersebut dapat bekerja profesional sebagai pembantu presiden, maka pilihan lainnya adalah mengambil cuti. “Sehingga tidak menggangu pelayanan publik,” ujar Yeka.
Ombudsman berharap, semua menteri yang terlibat dalam kontestasi pemilu sebagai tim pemenangan tetap bersikap profesional dalam melayani publik.
Sebelumnya, Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi atau Wamendes PDTT Paiman Raharjo dan Wakil Menteri Agraria Raja Juli Antoni sempat menjadi sorotan karena menunjukkan dukungan kepada Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming di media sosial masing-masing.
Selain itu, sejumlah menteri di dalam kabinet Presiden Joko Widodo alias Jokowi juga memberikan dukungan kepada capres dan cawapres yang diusung oleh Kabinet Indonesia Maju itu.
Mereka adalah Menteri Perindustrian (Menparin) Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir























