• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pembangunan SDM oleh Muhammadiyah dan NU: Antara Pendidikan dan Bisnis

Ali Syarief by Ali Syarief
June 7, 2024
in Feature, Pendidikan
0
Pembangunan SDM oleh Muhammadiyah dan NU: Antara Pendidikan dan Bisnis

Muhammadiyah-Australia-College-Resmi-Berdiri-di-Negara-Bagian-Australia-yang-Terbaik-Pendidikannya

Share on FacebookShare on Twitter

Pembangunan sumber daya manusia (SDM) adalah fondasi penting bagi kemajuan bangsa. Di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) merupakan dua organisasi masyarakat yang memiliki peran signifikan dalam bidang ini. Namun, pendekatan dan fokus kedua organisasi ini tampaknya mulai berbeda, dengan Muhammadiyah yang konsisten dalam sektor pendidikan, sementara NU mulai mengalihkan perhatiannya ke bidang bisnis.

Peran Muhammadiyah dalam Pendidikan

Muhammadiyah telah lama dikenal sebagai pilar utama dalam dunia pendidikan Indonesia. Dengan mengelola 171 institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM) dan Muhammadiyah Australia College (MAC) di Victoria, Australia, Muhammadiyah menunjukkan komitmen luar biasa dalam membangun SDM berkualitas. Institusi-institusi ini mencakup 18 akademi, 4 politeknik, 5 institut, 99 sekolah tinggi, dan 48 universitas.

Di tingkat pendidikan yang lebih rendah, Muhammadiyah mengelola 8.676 sekolah mulai dari PAUD hingga SMA. Kontribusi besar ini menunjukkan dedikasi Muhammadiyah dalam menciptakan generasi yang berpendidikan dan berdaya saing tinggi. Ustadz Felix Siauw bahkan menyarankan agar urusan pendidikan diserahkan kepada Muhammadiyah, mengingat keberhasilan mereka dalam mengelola ribuan sekolah dan universitas.

NU dan Pergeseran ke Bisnis

Di sisi lain, NU tampaknya mulai mengarahkan fokusnya ke sektor bisnis. Baru-baru ini, PBNU mendirikan perusahaan tambang batubara setelah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan Khusus. Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memanfaatkan sumber daya manusia yang mereka miliki, dengan menunjuk Gudfan Arif, seorang pengusaha tambang berpengalaman, sebagai penanggung jawab utama.

Presiden Joko Widodo pada pekan lalu menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) 25/2024 yang mengizinkan organisasi masyarakat keagamaan seperti NU untuk mengelola wilayah izin khusus (WIUPK). Langkah ini segera ditindaklanjuti oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, dengan menerbitkan izin usaha pertambangan untuk PBNU.

Konsekuensi dan Pertanyaan

Perbedaan fokus antara Muhammadiyah dan NU ini menimbulkan beberapa pertanyaan penting. Mengapa NU memilih untuk beralih ke sektor bisnis, sementara Muhammadiyah tetap konsisten dalam pendidikan? Apakah ini menunjukkan pergeseran prioritas dalam membangun SDM di Indonesia?

Pendekatan NU ini mungkin didorong oleh upaya untuk meningkatkan kemandirian finansial organisasi. Namun, langkah ini juga membawa risiko, terutama jika fokus pada bisnis mengalihkan perhatian dari misi utama mereka dalam pendidikan dan sosial keagamaan.

Analisis dan Refleksi

Melihat kontribusi besar Muhammadiyah dalam pendidikan, kita dapat belajar bahwa pembangunan SDM yang berkelanjutan memerlukan dedikasi yang konsisten dan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan. Pemerintah sendiri mengalokasikan dana pendidikan sebesar 20% dari APBN atau sekitar 650 triliun rupiah, namun hanya 120 triliun yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, dengan Ditjen Pendidikan Tinggi mengelola 34 triliun rupiah. Sisanya disalurkan ke lembaga dan kementerian lain yang terkait dengan pendidikan.

Rendahnya daya saing Indonesia di dunia pendidikan, tercermin dari skor PISA 2023 yang menempatkan Indonesia di peringkat 68 dari 81 negara, menunjukkan bahwa anggaran pendidikan perlu dikelola lebih efektif dan efisien. Peningkatan kualitas pendidikan juga berkaitan erat dengan gizi anak usia dini, di mana Indonesia masih menghadapi masalah besar dengan tingginya angka stunting pada bayi baru lahir.

Kesimpulan

Untuk meningkatkan kualitas SDM, Indonesia perlu belajar dari pendekatan Muhammadiyah dalam pendidikan dan mengevaluasi pergeseran fokus NU ke sektor bisnis. Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam bidang pendidikan perlu diperkuat, dengan anggaran pendidikan yang lebih terfokus dan terkelola dengan baik. Dengan demikian, kita dapat berharap generasi mendatang tumbuh menjadi SDM yang kompeten dan berdaya saing tinggi di kancah global.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sebagai Ekspresi Penyesalan Menteri Basuki Meminta DPR Rombak Peraturan Tapera

Next Post

Komisi X Desak Mendikbudristek Cabut Permendikbud 2/2024

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Dalam Sesi Pembahasan Kisruh UKT, Nadim Alihkan ke Presentasi Data Peningkatan Penerima KIPK

Komisi X Desak Mendikbudristek Cabut Permendikbud 2/2024

Karakter Prabowo yang Agresif Mulai Dikte Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist