Demokrasi bukan satu -satunya alat untuk mencapai tujuan sebuah negara. Sedangkan Demokrasi sendiri mempunyai makna dan folosofi yang beragam dibanyak negara.
Memasuki hari pertama masa kampanye pemilu legislatif dan pemilu presiden kita memulai extravaganza demokrasi. yang bernilai sekitar Rp 70 triliun Sayangnya tak sedikit politikus tak paham apa itu Demokrasi dan dikiranya demokrasi menjadi tujuan negara.
Politikus seperti ini politikus yang tak tak pernah membaca dan mempelajari UUD 1945 khususnya Pembukaan UUD 1945 alinea IV.
Sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 yang merupakan tujuan negara Republik Indonesia yaitu membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia, yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,
Demokrasi merupakan alat untuk mencapai cita -cita bangsa yaitu mencapai tujuan negara tertulis dalam alinea IV UUD kita. Bukan tujuan negara.
Demokrasi bukan satu -satunya alat untuk mencapai tujuan sebuah negara. Sedangkan Demokrasi sendiri mempunyai makna dan folosofi yang beragam dibanyak negara.
Kaum Bolshevik yang dipimpin Vladimir Ilyich Lenin, dan pengikutnya yaitu Mao Tze Tung, Kim Il Sung dan pemimpin Komunis lainnya mengklaim pemerintahannya adalah pemerintahan Demokrasi Proletar
Demokrasi Proletar dalam perjalanannya sejak Revolusi Bolshevik pada tahun 1917 gagal menciptakan kesejahteraan rakyat dan hanya mampu memeratakan kemiskinan
Demokrasi kapitalis di negara – negara atau juga dikenal Demokrasi Liberal tumbuh di negara-negara Barat. Dilihat secara sepintas demokrasi liberal relative Berhasil karena mampu menciptakan kesejahteraan rakyat sayangnya hanya terbatas pada materi di tengah tingginya angka kemiskinan antara 5 sampai 11 persen di 27 negara Uni Eropa dan angka bunuh diri juga cukup tinggi
Demokrasi di Indonesia, klaimnya Demokrasi Pancasila. Demokrasi Pancasila ini sudah diklaim sejak era Orde Baru yang saat itu dipimpin Presiden Soeharto namun faktanya bukan demokrasi Pancasila karena dalam prakteknya demokrasi di Indonesia penuh dengan perilaku korup dalam bentuk politik uang (Money politic ) dan berpotensi melanggengkan praktek korupsi berkelanjutan.
Demokrasi Nomor Piro Wani Piro ( NPWP) yang dipenuhi oleh money politic dengan segala bentuk korupsinya. Demokrasi kleptokrative dimana caleg kleptokrat ramai -ramai membeli suara kaum miskin dengan harga antara Rp 50.ribu sampai Rp 100 rbu untuk memenangkan kursi legislator
Hasilnya sejak KPK didirikan tahun 2003 lalu puluhan ribu kader busuk parpol yang menjadi legislator di DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabuapaten/Kota ditangkap dan dipenjarakan oleh KPK karena terbukti mencuri APBN/ APBD baik langsung maupun langsung. Sedangkan tujuan negara yang menjadi cita – cita kita bersama tak kunjung terwujud
Demokrasi sebagai alat mencapai tujuan negara bukannya satu-satunya alat. Ada sejumlah negara Monarki Absolut yang menolak bentuk Demokasi untuk mensejahterakan rakyatnya.
Padahal Monarki Absolut ini tak pernah menyelenggarakan pemilihan umum karena itu di negara Monarki Absolut tak mengenal lembaga parlemen yang bertugas membuat hukum dan aturan dalam bernegara dan bermasyarakat. dan mengawasi kebijakan dan jalannya pemerintahan
Semua produk hukum dan peraturan hanya ditentukan oleh raja, Sebagai kepala negra raja mutlak berhak menerbitkan aturan hukum berdasarkan keyakinannya sendiri dan bukan kehendak rakyat. Bahkan bisa disebut apa yang keluar dari mulut raja bisa menjadi hukum
Saudi Arabia misalnya yang berdiri sejak 1932 adalah negara dengan bentuk monarki absolut yang berhasil mensejahterahkan dan memakmrkan rakyatnya. Para raja dalam keluarga dinasty al Saud menggunakan kekayaan yang berlimpah dari Minyak bumi benar-benar digunakan untuk kemakmuran dan kesejahtraan rakyatnya dan tak ada orang miskn di Saudi Arabiah kecuali para imigran gelap yang datang tanpa skill yang memadai dari luar Saudi Arabia
Begitu juga Monarki absolut lainnya seperti Qatar, Kuawit, UAE, Oman adalah negara monarki absolut yang rakyatnya makmur dan sejahterah meski tak ada demokrasi di negara-negara tersebut
























