“Contoh di Kementan. Pada saat kami mendalami perkara yang kemudian kami menetapkan tersangka (SYL, KS, dan MH) terkait pemerasan, kami betul-betul tak tahu ternyata 2020 itu ada laporan masyarakat.
Jakarta – Fusilatnews – Rekan kerja Ketua Komisi Pemberrantasan Korupsi yang diberhentikan sementara Firli Bahuri, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyoroti kinerja Deputi Penindakan KPK dengan menegaskan ada laporan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) yang tidak ditindaklanjuti. selama tiga tahun.
“Contoh di Kementan. Pada saat kami mendalami perkara yang kemudian kami menetapkan tersangka (SYL, KS, dan MH) terkait pemerasan, kami betul-betul tak tahu ternyata 2020 itu ada laporan masyarakat.
Perkara itu, kata Alex, bergulir dari 2020 hingga 2023 karena kurangnya pengawasan yang baik di internal KPK. Seharusnya KPK memiliki ketentuan dalam mengawasi apakah disposisi pimpinan itu ditindaklanjuti atau tidak.
“Kami tak punya alat monitoring. Ada alatnya yang kami sebut sinergi, tapi sampai sekarang pun itu belum dimanfaatkan dengan baik. Makanya dalam rapat internal tadi kami ingin menata semuanya,” kata Alex.
Nantinya, kata Alex, KPK akan membuat dashboard sehingga bisa mengawasi kerja penindakan. Menurutnya, bagian penindakan paling rawan sehingga perlu dikontrol dengan baik mengenai disposisi pimpinan dalam suatu perkara.
“Kontrol itu nanti tak hanya sebatas pejabat struktural direktur-deputi, tapi kami pimpinan juga bisa memantau. Karena lembaga ini bagaimana pun yang bertanggung jawab pimpinan. Kami berempat harus bisa mengawasi bagaimana penanganan perkara bisa berjalan di Penindakan. Mudah-mudahan dengan mekanisme ini tak ada lagi perkara yang terhenti di tingkat Kedeputian,” ujar Alex.
Alex juga menuturkan KPK sudah meminta inspektorat agar mencoba menginventarisasi perihal disposisi pimpinan atas laporan masyarakat atau informasi perihal korupsi.
Perlu diketahui Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi sampai Maret 2003 dipimpin Irjen Kayoto dan setelah Maret 2003 Irjen Karyotoditarik Ke Mabes Polri selanjutnya diangkat menjadi Kapolda Metro Jaya
























