• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Petruk Jadi Raja: Drama Perampasan Demokrasi di Era Jokowi

Ali Syarief by Ali Syarief
May 27, 2025
in Feature, Tokoh
0
Sinyal Reshuffle dalam Amarah Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

Ketika Joko Widodo naik ke panggung kekuasaan, publik seolah menyaksikan babak baru dalam kisah demokrasi Indonesia. Dari Solo, kota yang bersahaja, muncullah figur lugu yang dianggap sebagai antitesis dari rezim lama. Tak punya darah biru politik, tak berakar pada dinasti militer, Jokowi tampil bak Petruk — tokoh punakawan dalam lakon pewayangan — yang tiba-tiba naik tahta, menjadi raja. Harapan meletup: inilah momentum ketika rakyat biasa mengambil alih palu kekuasaan.

Narasi itu menyihir publik dengan dahsyat. Jokowi dipuja bukan karena kekuatannya, tapi justru karena kelemahannya yang dianggap manusiawi: cara bicaranya yang terbata, tubuhnya yang kurus, dan gestur yang tak dibuat-buat. Ia menjanjikan gaya kepemimpinan baru: merakyat, bersih, dan sederhana. Ia membawa angin harapan, terutama bagi mereka yang lelah dengan elitisme politik yang itu-itu saja.

Namun waktu, seperti biasa, membongkar segalanya. Harapan tinggal kenangan. Citra kerakyatan yang dulu dielu-elukan perlahan berubah menjadi wajah dingin kekuasaan yang tak mengenal malu. Jokowi, yang dulu dielu-elukan sebagai koreksi atas sistem yang bobrok, justru menjadi produk paling sempurna dari kebusukan itu. Ia tidak hanya membiarkan sistem rusak berlanjut — ia justru menjadi arsitek kebusukan jilid baru.

Reformasi, yang dulu diperjuangkan dengan darah dan air mata, dikubur secara perlahan namun pasti dari dalam Istana. Komisi Pemberantasan Korupsi dilemahkan lewat undang-undang pesanan. Pemilu tak lagi ajang pesta rakyat, melainkan arena penuh manipulasi dan intervensi. Politik berubah menjadi milik segelintir orang, disulap menjadi properti keluarga dan kroni. Demokrasi yang dulu berdiri tegak sebagai harapan, kini dipreteli demi stabilitas semu yang lebih mirip komando.

Dan yang lebih menyakitkan, Jokowi tidak sekadar berdiam. Ia bukan korban dari sistem. Ia adalah dalang yang dengan sadar memainkan lakon ini. Ia membiarkan hukum dijungkirbalikkan demi menjaga kursi kekuasaan. Ia membelokkan konstitusi demi mempercepat kenaikan putranya ke singgasana. Ia menghancurkan meritokrasi yang seharusnya menjadi dasar republik ini berdiri. Ia memadamkan nyala reformasi dengan tangannya sendiri.

Yang terjadi hari ini bukanlah pengkhianatan kecil. Ini adalah pembelokan sejarah. Jokowi menjadikan demokrasi sebagai panggung keluarga — bukan untuk memperbaiki bangsa, tapi untuk memperpanjang napas politik klan dan kelompoknya. Putranya, yang bahkan belum rampung belajar memahami seluk-beluk negara, didorong ke kursi wakil presiden lewat jalan pintas yang menghina akal sehat. Menantunya, tanpa rekam jejak mumpuni, didorong menjadi kepala daerah dalam skema yang lebih mirip perjodohan kekuasaan daripada seleksi publik yang fair.

Jokowi telah menjungkirbalikkan janji yang dulu membawanya ke tampuk kuasa. Ia telah membungkus ambisi pribadi dengan retorika rakyat. Dan dalam proses itu, ia mencuri bukan hanya suara pemilih, tapi juga mimpi kolektif tentang Indonesia yang lebih adil dan demokratis.

Petruk memang pernah jadi raja. Tapi dalam lakon aslinya, jabatan itu hanya ilusi. Ia tahu diri dan akhirnya turun. Sayangnya, Jokowi tampaknya lebih memilih menjadikan lakon itu kenyataan permanen — dengan satu perbedaan: Petruk punya kesadaran, Jokowi punya kekuasaan. Dan ketika kekuasaan tak lagi mengenal malu, rakyat hanya bisa bertanya-tanya: siapa yang sebenarnya sedang kita pilih? Pemimpin rakyat atau raja dalam bayang-bayang keluarga?

Demokrasi Indonesia kini berdiri di ujung tanduk. Dan sejarah akan mencatat: lakon Petruk jadi raja, di tangan Jokowi, berubah menjadi tragedi.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Siluet Jokowi di Balik Laporan PDIP: Budi Arie, Musuh dalam Selimut yang Kini Diseret ke Meja Hukum

Next Post

Ini 10 Kota Paling Toleran dan Paling Intoleran Versi Setara Institute

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Bobby Kertanegara: Simbol Transformasi Prabowo dari Kerasnya Medan Perang ke Kasih Sayang
Feature

Prabowo: Kritik Tak Digubris – Penderitaan Bangsa Lain Direduksi

May 3, 2026
Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar
Feature

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir
Feature

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Next Post
Ini 10 Kota Paling Toleran dan Paling Intoleran Versi Setara Institute

Ini 10 Kota Paling Toleran dan Paling Intoleran Versi Setara Institute

BPS Pastikan Stok beras Nasional Aman, Kementan Mengatakan Surplus, Bulog mengatakan Cadangannya Menipis. Badan Pangan Nasional Mengatakan Mengkhawatirkan.

BULOG dan Tanggung Jawab Sejarah: 6 Strategi Menjaga 4 Juta Ton Cadangan Beras

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bobby Kertanegara: Simbol Transformasi Prabowo dari Kerasnya Medan Perang ke Kasih Sayang

Prabowo: Kritik Tak Digubris – Penderitaan Bangsa Lain Direduksi

May 3, 2026
Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

May 3, 2026
Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

May 3, 2026
Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

May 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bobby Kertanegara: Simbol Transformasi Prabowo dari Kerasnya Medan Perang ke Kasih Sayang

Prabowo: Kritik Tak Digubris – Penderitaan Bangsa Lain Direduksi

May 3, 2026
Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

May 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...