• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

“Pilpres 24: Antara Zero-Sum Game dan Janji Perubahan Anies~Muhaimin”

Ali Syarief by Ali Syarief
January 5, 2024
in Feature, Pemilu, Politik
0
“Pilpres 24: Antara Zero-Sum Game dan Janji Perubahan Anies~Muhaimin”
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam Pilpres 24, persaingan antara tiga paslon menghadirkan dinamika zero-sum game. Kemenangan Salah satu Paslon berarti kekalahan Paslon yang lain. Konsep ini, berbeda dengan “win-win”, keuntungan satu pihak sebanding dengan keuntungan pihak lain. Perhatian tertuju kepada risiko yang mungkin timbul jika paslon pemenang tidak mampu memenuhi harapan bangsa dan negara.

Dari tiga paslon pada Pilpres 24 ini – pasti ada salah satu yang akan menang dan yang lain kalah. Ini hukum “the zero sum game”. Jadi bukan “win-win”, ya!.  Konsep zero-sum game adalah cermin ide bahwa sumber daya atau nilai yang terbatas, dan setiap keuntungan yang satu pihak dapat memperoleh, harus sebanding, dengan kerugian yang dialami oleh pihak lain. Konsep ini berbeda dengan situasi “win-win” di mana keuntungan satu pihak tidak selalu harus merugikan pihak lain.

Soal 3 Paslon pada Pilpres Februari yang akan datang, ada dua paslon yang akan gugur korban dari uah para pemilih yang tegas. Tetapi kehawatiran yang ada adalah, jangan sampai Paslon pemenang, justru beresiko untuk pernasiban Bangsa dan Negara ini kedepan.

Maksudnya apa?

Coba kita mengambil contoh Pilpres di Amerika. Waktu Donald Trump vs Joe Biden maju sebagai Capres, bagi Amerika dua figure pemimpin tersebut hasil seleksi yang ketat diantara kedua kubu masing-masing. Sehingga terfilter dua sosok itu sebagai the best among the best. Karena itu, bagi bangsa Amerika, siapapun yang terpilih, akan dianggap yang terbaik diantara yang terbaik. Pemilihan tersebut diharapkan membawa perubahan positif dalam pemerintahan dan memberikan manfaat yang baik untuk rakyat dan negara Amerika

Pada Pilpres 2019 yang lalu, Rakyat Indonesia dihadapkan kepada dua pilihan, yaitu Jokowi dan Prabowo. Keduanya sengit beradu gagasan dan program, saling mengkritik dan bahkan menjelekan. Tetapi hukum pemilu adalah salah satu harus ada yang keluar sebagai Pemenang. Jokowi, dengan KH. Ma’ruf Amin, kembali menjadi Presiden.

Diluar dugaan banyak pihak, di ujung cerita, ternyata kedua musuh bebuyutan itu bersatu dalam pemerintahan Jokowi. Program Jokowi yang di acak-acak oleh Prabowo, pada saat kampanye, kini sedang dilaksanakannya, bahkan dinilai sebagai program yang patut dilanjutkan.

Situasi seperti itu, rakyatlah yang terdampak. Banyak diantara mereka yang kecewa dengan sikap kedua tokoh itu; fraksi politik di masyarakat, masih tetap kuat. Sementara mereka larut dalam opium kekuasaan.

Kedua orang tersebut, pada Pilpres 24 tahun ini, masih tetap kembali menjadi actor lagi. Prabowo maju lagi sebagai Capres untuk yang ketiga kalinya. Sementara Jokowi diwakili oleh anak sulungnya, Gibran, menjadi cawapresnya Prabowo. Bagi banyak kalangan, realitas ini adalah sebuah non sense, karena mendapat dukungan oleh semodel SBY, Yusril Ihza Mahendra dan Rizal Malarangeng, yang dinilai oleh Fachry Ali, ketiga tokoh itu “menapikan intelektualitas dirinya”.

Jadi? Tentu saja, pasangan Prabowo ~ Gibran itu, jika berhasil menjadi Presiden dan wakil Presiden, adalah pasangan yang akan beresiko ancaman. Pertama Prabowo is too old. Sementara Gribran is too Young. Kedua figure tersebut artifak rekam jejak integritasnya, buruk. Prabowo tersangkut masa lalunya. Sementara Gibran, dinilai telah meloncat mendobrak pagar konstitusi.

Jejak digital sebagai artifak masa lalu Prabowo dan prediksi bagaimana jika Prabowo menjadi Presiden?

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Johnny G. Plate menanggapi pernyataan calon presiden Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia akan punah. Menurutnya, pernyataan Prabowo menandakan kubu pasangan calon nomor urut 02 itu sudah kehilangan gagasan kreatif di masa kampanye Pilpres 2019. Alih-alih menyampaikan gagasan kreatif, Plate menyebut kubu Prabowo mulai menebar ancaman ketakutan di masyarakat. Dia menilai ancaman itu justru akan terjadi sebaliknya. “Bukankah negara justru terancam bahaya jika Prabowo menang? Gagasan ekonomi tim beliau hanya slogan-slogan yang kedengarannya berpihak pada rakyat kecil namun tidak do able,” kata Plate melalui pesan singkat, Selasa (18/12).

Premis menampilkan pemimpin yang memiliki integritas tinggi, kejujuran, dan moralitas yang baik dapat membangun kepercayaan masyarakat, dapat menjadi tolok ukur untuk pasangan lain.

Sekarang, bagaimana dengan pasangan Anies Baswedan~Muhaimin Iskandar, jika terpilih menjadi  Presiden? Perubahan adalah slogan Anies. Perubahan adalah jawaban mujarab untuk menyelesaikan dan menyembuhkan berbagai penyakit parasit korupsi, pelanggaran undang-undang dan konsitusi, penyelewengan anggaran, keterpurukan ekonomi, kolusi  dan nepotisme yang dilahirkan oleh kebijakan jorok incumbent Jokowi.

Penyebab lain, mengapa dukungan kepada Anies Muhaimin ini tinggi adalah karena “kekelehan masa Jokowi dua periode”. Setelah dua masa pemerintahan Jokowi, banyak pemilih merasa penat atas berbagai kebijakan yang tidak berihak kepada rakyat banyak. Retorika dusta dan inkonsistensi dalam banyak hal. Anies~Imin mewakili dan monumen perubahan dari status quo yang ada. Antitesa kepemimpinan Jokowi.

Uraian diatas, menjelaskan kemenangannya menjadi solusi terhadap berbagai masalah buruknya pemerintahan jokowi, yang akan dilanjutkan oleh Paslon 2 Prabowo~Gibran. Prasa lain adalah,  pemimpin yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, yang mau dan dapat mendengarkan dan merespons aspirasi masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk memenuhi harapan.

Bagaimana dengan Paslon no 3? Fatsun system politik yang dianut oleh PDIP adalah Presiden/kader sebagai petugas partai. Ini agak aneh ketika diterapkan dalam system presidential, dimana orang memilih orang. Tidak memilih Partai. Terjadi kepada petugas partai yang namanya Jokowi. Diujung bencana pertikaian yang sangat sengit antara petugas Partai dan yang menugaskannya.

Jadi resiko memilih paslon no 3, ada dikisaran itu.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gibran Dinyatakan Bawaslu Melanggar

Next Post

Program Bagi Susu Gratis: Harus Impor 1,5 Juta Sapi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Menunggu Kejutan dari Gibran Dalam Debat Cawapres Malam Ini

Program Bagi Susu Gratis: Harus Impor 1,5 Juta Sapi

Rizal Ramli Tak Ingin Dimakamkan Dengan Upacara Kenegaraan

Rizal Ramli Tak Ingin Dimakamkan Dengan Upacara Kenegaraan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist