Menanggapi pengadaan resmi mobil Jeep untuk kendaraan dinas Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, Namun Heru berjanji tidak akan naik mobil dinas untuk offroad itu
Jakarta – Fusilatnews – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menegaskan tetap memakai Toyota Kijang Innova sebagai kendaran dinasnya, yang merupakan bawaan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). karena status Heru yang merangkap jabatan sebagai Kepala Sekretariat Negara (Kasetpres).
“Gak, saya gak pakai. Enakan pakai Kijang Innova,” kata Heru usai sidang paripurna di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (13/3). Hanya saja, sidang paripurna itu tidak dihadiri Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi.
Heru mengaku, dari awal dilantik sebagai Pj Gubernur DKI pada 17 Oktober 2022, ia hanya memakai Toyota Kijang Innova sebagai kendaraan dinasnya. Dia tidak meminta kendaraan dinas baru. “Gak saya gak. Dari awal dari saya dilantik saya sudah kasih tahu kalau saya pakai Kijang Innova,” kata eks wali kota Jakarta Utara itu.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menganggarkan kendaraan dinas untuk Pj Gubernur Heru Budi Hartono sebesar Rp 2,37 miliar. Jenis kendaraan dinas tersebut adalah
“Belanja modal kendaraan dinas bermotor perorangan pj gubernur. KLPD, Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta. Pusat penyimpanan barang daerah. Tahun anggaran 2023,” dikutip dari situs LKPP di Jakarta pada Kamis (2/3/2023).
Kemudian, terdapat penjelasan jadwal pelaksanaan kontrak pada Maret 2023 dan akhir April 2023. Lalu, jadwal pemilihan penyedia dimulai pada Februari 2023 dan akhir Maret 2023. “Metode pemilihan ini dengan tender. Sumber dana dari APBD 2023. Dengan total pagu Rp 2.372.985.092,” demikian keterangan LKPP.
Tak hanya itu, ada juga belanja modal kendaraan dinas bermotor perorangan ketua dewan yang dijabat Prasetyo Edi Marsudi. Jenis kendaraannya juga sama, yaitu Jeep, berkapasitas atau isi silinder (maksimal) 4.200 CC.
Jadwal pelaksanaan kontrak pada Maret 2023 dan akhir April 2023. Lalu, jadwal pemilihan penPemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menganggarkan kendaraan dinas untuk Pj Gubernur Heru Budi Hartono sebesar Rp 2,37 miliar. Jenis kendaraan dinas tersebut adalah
“Belanja modal kendaraan dinas bermotor perorangan pj gubernur. KLPD, Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta. Pusat penyimpanan barang daerah. Tahun anggaran 2023,” dikutip dari situs LKPP di Jakarta pada Kamis (2/3/2023).
Kemudian, terdapat penjelasan jadwal pelaksanaan kontrak pada Maret 2023 dan akhir April 2023. Lalu, jadwal pemilihan penyedia dimulai pada Februari 2023 dan akhir Maret 2023. “Metode pemilihan ini dengan tender. Sumber dana dari APBD 2023. Dengan total pagu Rp 2.372.985.092,” demikian keterangan LKPP.
Tak hanya itu, ada juga belanja modal kendaraan dinas bermotor perorangan ketua dewan yang dijabat Prasetyo Edi Marsudi. Jenis kendaraannya juga sama, yaitu Jeep, berkapasitas atau isi silinder (maksimal) 4.200 CC.
Jadwal pelaksanaan kontrak pada Maret 2023 dan akhir April 2023. Lalu, jadwal pemilihan penyedia dimulai pada Februari 2023 dan akhir Maret 2023.





















