“Dunia menyaksikan hal ini. Pembunuhan perempuan dan anak-anak, bayi… ini harus dihentikan,” kata Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau kepada Israel.
TRT World – Fusilatnews – Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mendesak Israel untuk melakukan pengekangan maksimal demi melindungi warga sipil di Gaza yang terkepung, dengan mengatakan pembunuhan terhadap perempuan dan bayi “harus dihentikan.”
Berbicara pada konferensi pers di provinsi barat British Columbia pada hari Selasa (14/11), Trudeau mengatakan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Gaza sangat menyayat hati, mengutip penderitaan di dalam dan sekitar Rumah Sakit Al Shifa setelah serangan Israel baru-baru ini.
“Saya mendesak Pemerintah Israel untuk menahan diri secara maksimal. Dunia menyaksikannya melalui TV, media sosial. Kami mendengarkan kesaksian para dokter, anggota keluarga, penyintas, dan anak-anak yang kehilangan orang tuanya. Dunia menyaksikannya. ini. Pembunuhan perempuan dan anak-anak, bayi… ini harus dihentikan,” katanya kepada wartawan.
Dia mengatakan harga keadilan tidak bisa berupa penderitaan yang terus-menerus dialami seluruh warga sipil Palestina, dan menambahkan bahwa “bahkan perang pun ada aturannya. Semua nyawa tak berdosa memiliki nilai yang sama, baik warga Israel maupun warga Palestina.”
Pernyataannya disampaikan sebelum pasukan Israel menyerbu Rumah Sakit Al Shifa di Gaza yang terkepung.
Lima minggu setelah Israel memulai pemboman di Gaza yang terkepung, nasib Al Shifa telah menjadi fokus kekhawatiran internasional karena memburuknya kondisi di fasilitas tersebut.
Penderitaan warga sipil Gaza telah mendorong seruan gencatan senjata kemanusiaan.
Nasib Al Shifa
Kehidupan 36 bayi di Rumah Sakit Al Shifa di Gaza berada dalam bahaya pada hari Rabu (15/11), menurut staf medis di sana yang mengatakan tidak ada mekanisme yang jelas untuk memindahkan mereka.
Tiga dari 39 bayi prematur telah meninggal sejak rumah sakit terbesar di Gaza kehabisan bahan bakar pada akhir pekan untuk menyalakan generator yang menjaga inkubator mereka tetap berfungsi.
Sekitar 350 warga negara Kanada, penduduk tetap dan anggota keluarga telah dievakuasi dari Gaza, tambah Trudeau.
Pekan lalu, Trudeau menyerukan jeda kemanusiaan yang signifikan dalam konflik tersebut untuk memungkinkan pembebasan semua sandera dan pengiriman bantuan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan warga sipil.
Setidaknya 11.320 warga Palestina telah terbunuh, termasuk lebih dari 7.750 wanita dan anak-anak, dan sekitar 29.000 lainnya terluka, menurut angka terbaru dari pihak berwenang Palestina.
Ribuan bangunan termasuk rumah sakit, masjid dan gereja juga telah rusak atau hancur akibat serangan udara dan darat yang tiada henti dari Israel terhadap wilayah kantong yang terkepung tersebut sejak bulan lalu.
Sementara itu, korban tewas di Israel mencapai 1.200 orang, menurut angka resmi.
Sumber : TRT World





















