Tindakan yang sudah dilakukan penyidik sejauh ini mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi. Kemudian hingga kemarin, ada satu saksi yang seharusnya diperiksa, namun tidak hadir.
Jakarta – Fusilatnews – Kelenjutan dugaan pemerasaan yang dilakukan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (YSL) terus berlangsung dan masih memeriksa para saksi
Para saksi yang sudah diperiksa di antaranya Syahrul Yasin Limpo beserta sopir dan ajudannya. Kemudian juga Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar.
Tindakan yang sudah dilakukan penyidik sejauh ini mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi. Kemudian hingga kemarin, ada satu saksi yang seharusnya diperiksa, namun tidak hadir.
“Melalui surat yang dibawa oleh pegawai Biro Hukum KPK memohon penundaan pemeriksaan dengan alasan mengikuti giat dinas yang sudah terjadwal sebelumnya,” tutur Ade Safri
Ade menyampaikan bahwa saksi tersebut selanjutnya akan diperiksa pada Senin, 16 Oktober 2023, pukul 10.00 WIB. Jadwal pemeriksaan itu sudah dibuatkan juga surat pemanggilan.
Untuk hari ini, ada informasi pemeriksaan terhadap ajudan Firli Bahuri bernama Kevin Egananta. Ade Safri membenarkan itu, tapi belum terkonfirmasi saksi akan hadir atau tidak.
Perkara ini berawal dari sebuah pengaduan masyarakat pada 12 Agustus 2023 ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Laporan itu soal adanya dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK pada 2020 hingga 2023 di lingkungan Kementerian Pertanian.
Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan tanggal 21 Agustus 2023 untuk menelusuri aduan tersebut. Kemudian kasus berlanjut ke tahap penyidikan pada Jumat, 6 Oktober 2023.























