• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

fusilat by fusilat
April 20, 2026
in Birokrasi, Feature
0
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kerap diposisikan sebagai jawaban atas persoalan gizi nasional. Namun jika ditelusuri, program ini bukan gagasan baru. Hashim Djojohadikusumo mengungkap bahwa Prabowo Subianto telah mencetuskan ide MBG sejak 2006, dilandasi kekhawatiran terhadap tingginya angka stunting yang kala itu mencapai sekitar 30 persen. Kekhawatiran tersebut valid: stunting berdampak panjang terhadap kualitas sumber daya manusia, bahkan disebut berkorelasi dengan rendahnya kemampuan kognitif generasi mendatang.

Namun, justru karena ide ini telah berusia hampir dua dekade, publik berhak mempertanyakan: mengapa implementasinya hari ini tampak tidak matang dan kehilangan arah?

Pertama, persoalan paling mendasar adalah ketidakjelasan target. Jika MBG sejak awal dimaksudkan untuk mengatasi stunting, maka semestinya program ini dirancang secara spesifik dan terarah kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan. Fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya. Program ini diterapkan secara luas tanpa diferensiasi yang jelas. Di kota-kota besar, anak-anak dari keluarga mampu ikut menikmati program ini, padahal mereka bukan kelompok rentan. Akibatnya, MBG berubah menjadi program populis yang menyebar luas, tetapi kehilangan ketajaman sasaran.

Kedua, aspek pembiayaan memperlihatkan ketidaksinkronan antara ambisi dan realitas. Dengan alokasi sekitar Rp15.000 per porsi, sulit membayangkan terpenuhinya standar gizi seimbang. Kebutuhan protein hewani, sayur, buah, dan kualitas bahan pangan yang layak tidak mungkin dipenuhi dengan angka tersebut. Jika dipaksakan, maka yang terjadi adalah kompromi kualitas—makanan sekadar mengenyangkan, bukan menyehatkan. Ini bertentangan langsung dengan tujuan awal program.

Ketiga, jika MBG benar-benar ditujukan untuk menanggulangi stunting, maka pendekatan massal seperti ini justru tidak efektif. Jumlah anak yang mengalami stunting diperkirakan sekitar 10 juta. Mereka membutuhkan intervensi yang terarah, berkelanjutan, dan berbasis pendekatan multidimensi—mulai dari perbaikan gizi, sanitasi, hingga edukasi pola asuh. Program yang menyasar semua anak tanpa prioritas hanya akan menciptakan pemborosan anggaran tanpa dampak signifikan.

Keempat, pengakuan adanya kelemahan dalam pelaksanaan—seperti kasus keracunan makanan hingga temuan belatung—tidak bisa dianggap sebagai hal yang “wajar”. Dalam kebijakan publik, terutama yang menyangkut kesehatan anak, standar keamanan dan kualitas adalah mutlak. Menormalisasi kegagalan operasional justru menunjukkan lemahnya perencanaan dan pengawasan.

Pada akhirnya, MBG mencerminkan jurang antara niat baik dan kemampuan eksekusi. Ia lahir dari kekhawatiran yang sah sejak 2006, tetapi dijalankan dengan desain kebijakan yang tidak presisi dan kesiapan sistem yang minim. Program ini terlalu luas untuk efektif, terlalu murah untuk berkualitas, dan terlalu longgar untuk diawasi secara optimal.

Jika pemerintah serius ingin menjawab ancaman stunting yang menjadi dasar lahirnya ide ini, maka pendekatannya harus diubah. Fokuskan pada kelompok rentan, tingkatkan kualitas intervensi gizi, dan bangun sistem distribusi serta pengawasan yang ketat. Tanpa itu, MBG hanya akan menjadi simbol ambisi besar—dengan hasil yang jauh dari harapan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

Next Post

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

fusilat

fusilat

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat
Birokrasi

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist