Demonstrasi diperkirakan akan terus berlanjut selama beberapa pekan mendatang seiring dengan berlangsungnya upacara wisuda dan pejabat kampus menambah pengamanan polisi.
New York – TRT World – Hampir 2.500 orang telah ditangkap dalam demonstrasi pro-Palestina di kampus-kampus dan universitas-universitas di seluruh Amerika, menurut media.
Dalam laporan yang dirilis pada hari Ahad oleh CNN, jumlah penangkapan yang dilakukan sejak 18 April telah melampaui 2.200 orang, sementara jumlah yang dirilis dalam laporan serupa oleh Fox News menunjukkan total penangkapan lebih dari 2.400 orang.
Demonstrasi diperkirakan akan terus berlanjut selama beberapa pekan mendatang seiring dengan berlangsungnya upacara wisuda, dan pejabat kampus menambah pengamanan polisi, atau dalam beberapa kasus, membatalkan upacara wisuda sama sekali.
Di negara bagian California, polisi di Los Angeles membersihkan kamp protes di Universitas Southern California (USC) pada hari Ahad, namun tidak ada penangkapan yang dilakukan.
Selain itu, USC telah membatalkan upacara wisuda utamanya karena masalah keamanan.
Juga pada hari Ahad, pendukung Pro-Palestina bentrok dengan pengunjuk rasa tandingan di Universitas DePaul Chicago di negara bagian Illinois.
Polisi tidak melakukan penangkapan apa pun, namun ada laporan beberapa orang terluka saat situasi tersebut terjadi.
‘Pertemuan yang melanggar hukum’
Di negara bagian Virginia, 25 pengunjuk rasa ditangkap pada demonstrasi pro-Palestina di Universitas Virginia di Charlottesville pada hari Sabtu.
Polisi membersihkan tenda perkemahan yang didirikan oleh mahasiswa setelah menyatakan pertemuan yang melanggar hukum di dekat pusat kampus.
Juga pada hari Sabtu, di negara bagian Michigan, polisi membubarkan sekelompok pengunjuk rasa pro-Palestina di gedung utama Universitas Michigan di Ann Arbor yang sempat mengganggu upacara tersebut, namun tidak ada penangkapan yang dilakukan.
Pada tanggal 30 April terjadi jumlah penangkapan terbesar dalam satu hari, dengan lebih dari 400 penangkapan dilakukan di kampus-kampus.
Mayoritas penangkapan tersebut (282) terjadi di Universitas Columbia di negara bagian New York, yang dianggap sebagai universitas terkemuka yang memulai demonstrasi pro-Palestina di kampus.
Jumlah penangkapan terbesar kedua terjadi pada tanggal 2 Mei, dengan lebih dari 250 pengunjuk rasa ditangkap secara nasional.
Sebagian besar penangkapan tersebut (210) dilakukan di Universitas California, Los Angeles (UCLA), di mana protes berubah menjadi kekerasan dan banyak orang terluka, sehingga memaksa universitas tersebut membatalkan perkuliahan selama sepekan.
Sumber TRT World


























