• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Polisi Jahanam: Andai Tega Memenjarakan Ilmuwan Tak Bersalah

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
May 23, 2025
in Crime, Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Ilmuwan adalah sosok terhormat—bahkan lebih layak dimuliakan ketimbang para wakil rakyat yang disobedient, yang memilih diam ketika aparat penegak hukum bermental jahanam berupaya membungkam suara kebenaran. Para ilmuwan dengan bekal pengetahuannya justru berkontribusi untuk membuka tabir kejahatan yang dilakukan oleh satu atau lebih pejabat negara. Di tengah masyarakat yang mendambakan keadilan, mereka adalah lilin di tengah gelap.

Sebaliknya, “Polisi Jahanam” adalah wajah muram dari lembaga penegak hukum. Mereka adalah oknum Polri yang mengkhianati sumpahnya kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta menginjak-injak nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Tribrata Polri. Mari kita simak kembali isi sumpah tersebut:

  1. Berbakti kepada nusa dan bangsa dengan penuh ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
    Artinya, polisi wajib setia kepada bangsa, menjalankan tugas dengan tanggung jawab, dan menyandarkan tindakannya pada rasa takut akan Tuhan.
  2. Menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan dalam menegakkan hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
    Penegakan hukum harus adil, tidak pandang bulu, menjunjung moralitas, serta menempatkan kejujuran sebagai pilar utama.
  3. Menjaga kehormatan negara, martabat Polri, serta mendahulukan kepentingan masyarakat, bukan pribadi atau golongan.
    Maka, tugas polisi bukan melindungi elite penguasa atau kroninya, tetapi menjadi abdi utama bagi rakyat dan bangsa.

Ironisnya, polisi jahanam justru menjauh dari prinsip Rastra Sewakottama—abdi utama bagi nusa dan bangsa. Mereka memelintir kewenangan, memperalat hukum, dan menyulap lembaga menjadi alat represi kekuasaan. Mereka bukan lagi penegak keadilan, melainkan penghianat amanah publik.

Perilaku Hukum: Studi Kasus

Dalam perspektif The Behavior of Law, perilaku penyidik Polri yang menolak atau mengabaikan kontribusi ilmuwan bersertifikat—yang menawarkan keahliannya secara cuma-cuma untuk menegakkan hukum—merupakan anomali berbahaya dalam sistem hukum. Terutama jika konteksnya adalah pengaduan publik atas dugaan penggunaan ijazah palsu oleh tokoh yang posisinya berdampak pada kepentingan bangsa dan konstitusi.

Alih-alih menghargai kontribusi tersebut, oknum polisi semacam itu justru bersikap kontraproduktif: mereka menggiring ilmuwan ke balik jeruji dengan tuduhan yang dipaksakan. Tindakan seperti ini adalah bentuk nyata obstruction of justice, penghalangan terhadap tegaknya keadilan.

Konklusi

Dalam kerangka Behavior of Law, perilaku aparat yang menolak kontribusi ilmiah demi kepentingan hukum dan malah menjadikan ilmuwan sebagai target kriminalisasi layak dikategorikan sebagai Polisi Jahanam—atau bad cop dalam istilah global. Mereka bukan hanya mempermalukan institusi, tetapi juga mencederai kepercayaan rakyat terhadap keadilan.

Negara yang membiarkan ilmuwannya dipenjarakan karena keberaniannya membela kebenaran, sejatinya sedang menggali liang kubur bagi akal sehat dan masa depan hukumnya sendiri.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jokowidodo :”Ijazah Memang Asli Kok” – Polling 11.5% Percaya

Next Post

Hakim Kenakan Arloji Rp 1 M Ditegur Keras Ketua MA

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak
Feature

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

May 17, 2026
Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa
Feature

Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

May 17, 2026
SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat
Feature

SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

May 17, 2026
Next Post
Hakim Kenakan Arloji Rp 1 M Ditegur Keras Ketua MA

Hakim Kenakan Arloji Rp 1 M Ditegur Keras Ketua MA

Setiap Jam 13 Warga Tewas karena TBC: Indonesia Jadi Target Uji Klinis Vaccine TBC?

Setiap Jam 13 Warga Tewas karena TBC: Indonesia Jadi Target Uji Klinis Vaccine TBC?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Arab Saudi Beri Kuota 1 Juta Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini, Simak Ketentuannya

Hasil Hisab Tim Kemenag: Idul Adha 1447 H Diperkirakan Jatuh pada 27 Mei 2026

May 17, 2026
Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

May 17, 2026
BREAKING NEWS  Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

BREAKING NEWS Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

May 17, 2026
Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

May 17, 2026
Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

May 17, 2026
SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

May 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Arab Saudi Beri Kuota 1 Juta Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini, Simak Ketentuannya

Hasil Hisab Tim Kemenag: Idul Adha 1447 H Diperkirakan Jatuh pada 27 Mei 2026

May 17, 2026
Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

May 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...