• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

BREAKING NEWS Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

fusilat by fusilat
May 17, 2026
in Economy, News
0
BREAKING NEWS  Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Nilai tukar rupiah kembali memasuki zona tekanan serius. Pada perdagangan pekan ini, mata uang Garuda sempat menembus level Rp17.600 per dolar AS, level psikologis yang menimbulkan kekhawatiran pelaku pasar, investor, dan masyarakat luas. Pelemahan ini bukan hanya dipicu oleh faktor global, tetapi mulai memunculkan diskusi tentang ketahanan fiskal domestik dan arah kebijakan ekonomi pemerintahan saat ini.

Berdasarkan sejumlah analisis pasar, pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kombinasi penguatan dolar AS global, kenaikan harga minyak dunia, meningkatnya ketegangan geopolitik Timur Tengah, serta arus modal yang cenderung mencari aset aman (safe haven). Bank Indonesia diperkirakan dapat merespons dengan kebijakan moneter yang lebih ketat, termasuk kemungkinan kenaikan suku bunga acuan untuk menahan laju pelemahan rupiah.

Di tengah situasi tersebut, muncul pertanyaan klasik: apakah dolar masih menjadi pilihan investasi yang tepat?

Pengamat pasar menilai jawaban atas pertanyaan itu tidak sesederhana membeli dolar saat rupiah melemah. Mereka mengingatkan bahwa membeli dolar ketika kurs sudah berada pada level sangat tinggi justru memiliki risiko besar. Jika intervensi Bank Indonesia berhasil atau sentimen global membaik, dolar dapat terkoreksi dan investor yang membeli di puncak berpotensi mengalami kerugian.

Namun bagi investor yang memiliki kebutuhan jangka panjang seperti biaya pendidikan luar negeri, perjalanan internasional, atau diversifikasi aset, dolar masih dipandang sebagai instrumen lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi.

Yang menarik, di saat rupiah melemah, perhatian publik juga tertuju pada sorotan tajam media internasional terhadap kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto.

Majalah ekonomi internasional The Economist dalam laporan yang kini ramai diperbincangkan menyebut Indonesia sedang berada pada “jalur berisiko”. Majalah tersebut mengkritisi sejumlah program belanja besar pemerintah yang dinilai dapat memberi tekanan pada kondisi fiskal dan ekonomi nasional. (

Laporan itu secara khusus menyoroti program makan bergizi nasional bernilai sekitar Rp335 triliun atau hampir 6% dari anggaran negara, serta sejumlah proyek populis lainnya yang dinilai berpotensi mempersempit ruang fiskal pemerintah ketika tekanan ekonomi meningkat. The Economist juga menilai sentralisasi kekuasaan dan pengeluaran negara yang besar dapat meningkatkan kerentanan ekonomi Indonesia.

Meski demikian, penting dicatat bahwa kritik The Economist merupakan pandangan editorial dan bukan kesimpulan pasti bahwa Indonesia sedang menuju krisis ekonomi. Pemerintah sendiri sebelumnya menegaskan tetap menjaga disiplin defisit anggaran dan menyatakan tidak akan membelanjakan negara melampaui kemampuan fiskal.

Di tengah gejolak tersebut, pernyataan Presiden Prabowo yang menanggapi pelemahan rupiah dengan menyebut masyarakat desa “tidak memakai dolar” juga memantik diskusi luas di publik dan pasar. Sebagian menilai pernyataan tersebut berupaya menenangkan masyarakat, namun sebagian lainnya melihat pasar membutuhkan sinyal kebijakan ekonomi yang lebih kuat.

Bagi investor, situasi saat ini menjadi pengingat bahwa pergerakan dolar tidak hanya ditentukan oleh faktor global, tetapi juga dipengaruhi oleh kepercayaan terhadap arah ekonomi domestik. Saat rupiah menembus Rp17.600, pertanyaannya mungkin bukan lagi “apakah membeli dolar”, tetapi “seberapa kuat fondasi ekonomi Indonesia menghadapi tekanan berikutnya?”

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

Next Post

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

fusilat

fusilat

Related Posts

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun
Economy

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

May 17, 2026
Apa Kata Roy Suryo Soal Ijazah Jokowi Asli?
Feature

Ijazah, Roy Cs, dan Ruang Sidang yang Tak Boleh Menyisakan Tanda Tanya

May 17, 2026
Rempah: Aroma Kejayaan yang Menanti untuk Kembali
Economy

Pelaku Industri Diminta Perkuat Ketahanan Hadapi Lonjakan Biaya Produksi

May 17, 2026
Next Post
Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

May 17, 2026
BREAKING NEWS  Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

BREAKING NEWS Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

May 17, 2026
Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

May 17, 2026
Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

May 17, 2026
SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

May 17, 2026
Politik Medsos, “Gemoy,” dan Jebakan Rot Brain

Prabowo & Keledai

May 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

May 17, 2026
BREAKING NEWS  Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

BREAKING NEWS Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

May 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist