• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Layanan Publik

Potensi Perbedaan Lebaran 2026: Muhammadiyah Tetapkan 20 Maret, Pemerintah Diperkirakan 21 Maret

fusilat by fusilat
March 16, 2026
in Layanan Publik, News
0
Potensi Perbedaan Lebaran 2026: Muhammadiyah Tetapkan 20 Maret, Pemerintah Diperkirakan 21 Maret
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA—FusilatNews — Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berpotensi dirayakan pada tanggal yang berbeda di Indonesia. Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, sementara pemerintah melalui Kementerian Agama diperkirakan menetapkan Sabtu, 21 Maret 2026 setelah sidang isbat yang dijadwalkan pada 19 Maret 2026.

Perbedaan tersebut muncul karena metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan Syawal tidak sama. Muhammadiyah menggunakan metode hisab dengan prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sedangkan pemerintah menggunakan kombinasi hisab dan rukyatul hilal berdasarkan kriteria MABIMS yang berlaku di negara-negara Asia Tenggara.

Menjelang akhir Ramadan, umat Islam mulai menantikan kepastian kapan Lebaran 2026 akan dirayakan. Penentuan 1 Syawal menjadi momen penting karena menandai berakhirnya ibadah puasa Ramadan sekaligus dimulainya hari raya yang dirayakan umat Islam di seluruh dunia.

Di Indonesia, pemerintah menetapkan awal Syawal melalui sidang isbat yang menggabungkan perhitungan astronomi (hisab) dan pengamatan hilal (rukyat). Hasil perhitungan posisi bulan akan dipadukan dengan laporan rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan sebelum pemerintah mengumumkan keputusan resmi.

Muhammadiyah: 1 Syawal 20 Maret 2026

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan awal Syawal melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.

Dalam maklumat tersebut dijelaskan bahwa ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 01.23.28 UTC. Pada saat matahari terbenam di hari tersebut, telah ada wilayah di Bumi yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG), yaitu tinggi bulan lebih dari 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat.

Wilayah pertama yang memenuhi parameter tersebut berada pada koordinat 64° 59′ 57,47″ LU dan 42° 03′ 3,47″ BT, dengan tinggi bulan sekitar 6° 29′ 20″ serta elongasi 8°.

Berdasarkan hasil hisab tersebut, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat Legi, 20 Maret 2026.

Analisis Astronomi: Hilal Masih Rendah

Sementara itu, analisis astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa konjungsi atau ijtimak akan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 08.23.23 WIB.

BMKG menjelaskan bahwa konjungsi merupakan peristiwa ketika bujur ekliptika bulan sama dengan bujur ekliptika matahari jika dilihat dari pusat bumi. Peristiwa ini menandai fase bulan baru secara astronomi.

Namun, posisi hilal saat Matahari terbenam pada 19 Maret di Indonesia diperkirakan masih relatif rendah. Ketinggian hilal berkisar antara 0,91 derajat di Merauke hingga 3,13 derajat di Sabang, sementara elongasi berada pada kisaran 4,54 hingga 6,1 derajat.

Dengan kondisi tersebut, peluang terlihatnya hilal dinilai masih terbatas sehingga kemungkinan awal Syawal jatuh pada 21 Maret 2026.

Prediksi BRIN: Lebaran 21 Maret

Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, juga memperkirakan Idul Fitri 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026.

Menurutnya, secara astronomi posisi hilal pada saat magrib 19 Maret di Asia Tenggara belum memenuhi kriteria MABIMS, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

“Fakta astronomi, pada saat Maghrib 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara, hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS,” ujar Thomas.

Karena itu, awal Syawal kemungkinan baru dimulai pada hari berikutnya, meskipun keputusan resmi tetap menunggu sidang isbat pemerintah.

Pemerintah Menunggu Sidang Isbat

Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat pada 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H, di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama Jakarta mulai pukul 16.00 WIB.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan bahwa sidang isbat dilakukan berdasarkan data hisab dan hasil rukyatul hilal yang diverifikasi.

Sidang tersebut melibatkan pakar astronomi dari BMKG dan BRIN, perwakilan planetarium dan observatorium, serta organisasi kemasyarakatan Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Sementara menunggu hasil sidang isbat, Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama memperkirakan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Dengan demikian, terdapat dua kemungkinan tanggal Lebaran di Indonesia, yakni 20 Maret 2026 menurut Muhammadiyah dan 21 Maret 2026 menurut perkiraan pemerintah dan analisis astronomi berbasis kriteria MABIMS. Kepastian tanggal Idul Fitri akan ditentukan melalui sidang isbat pemerintah setelah mempertimbangkan data hisab dan laporan rukyatul hilal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menghentikan Perjanjian: Pilihan Indonesia di Tengah Tekanan Perjanjian Dagang dengan Amerika

Next Post

Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Solar Tak Naik Hingga Idul Fitri Meski Harga Minyak Dunia Tembus US$100

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi
Economy

Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

March 26, 2026
Campak Mengganas Lagi: Alarm Kegagalan Imunisasi Pascapandemi
Health

Campak Mengganas Lagi: Alarm Kegagalan Imunisasi Pascapandemi

March 26, 2026
Next Post
Harga BBM Pertamax Sudah Melambung Tinggi Masih Saja Dibilang Rugi, Kok Bisa?

Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Solar Tak Naik Hingga Idul Fitri Meski Harga Minyak Dunia Tembus US$100

Rekrutmen Nasional 30.000 SPPi Dibuka Mulai Juni 2026, Lulusan Sarjana Didorong Memimpin Koperasi Desa

Rekrutmen Nasional 30.000 SPPi Dibuka Mulai Juni 2026, Lulusan Sarjana Didorong Memimpin Koperasi Desa

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

March 26, 2026
Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

March 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist