Susu Sapi itu nutrisi alami untuk anak sapi
Program Minum Susu Paslon 02, sepertinya menjadi bahan tertawaan Anies Baswedan. Ketika Prabowo mengatakan perlu impor 1.5 Juta ekor Sapi siap peras, berapa duit yang akan menghidupi Peternak Sapi Peras di luar negeri. Sapi-sapi itu, harus diberi pakan yang nutrisinya pun untuk bisa menstimulir produksi susu yang maksimal sulit. Pakan untuk ternak sapi, Indonesia juga masih mengandalkan import.
Sementara Anies; dengan program konsumsi ikan, akan multiple efek dan terutama menghidupi Nelayan kita, yang hidupnya termarginalkan. Ikan adalah anugrah yang tersedia melimpah ruah di laut milik Indonesia.
Air Susu Sapi itu nutrisi alami untuk anak sapi. Sunatullahnya bukan untuk manusia. Makan Ikan, khususnya ikan berlemak seperti salmon, makarel, dan sarden, merupakan sumber asam lemak omega-3. Omega-3 memiliki manfaat untuk kesehatan jantung dan otak. Ikan juga merupakan sumber protein yang baik, meskipun beberapa jenis ikan mengandung lebih banyak protein daripada yang lain. Beberapa jenis ikan, seperti salmon dan tuna, mengandung vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh.
Dalam acara desak Anies, mantan gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan solusi untuk kasus stunting bukan lewat program minum susu gratis. Disebutkan, bahwa penanganan stunting bukan ketika masa anak di sekolah dan bukan sekedar memberi makan siang ketika anak masa sekolah.
Penanganannya tidak bisa di masa sekolah. Jadi, nggak cukup dikasih makan siang, sudah terlambat. Nggak cukup,” ujar Anies 18/1/2024.
Pemenuhan nutrisi justru harus diberikan kepada ibu sejak masa kehamilan sehingga bisa dilakukan intervensi sejak 1.000 hari pertama usia anak. Dia menambahkan stunting merupakan hal yang bisa mempengaruhi kehidupan anak seumur hidup.
Anies Baswedan mengungkapkan program makan siang gratis sudah terlambat. Menurutnya, bukan soal program susu gratis saja melainkan imunisasi tuntas dan pola asuh yang tepat dapat mencegah prevalensi stunting. Maka yang lebih penting dari itu kepedulian terhadap ibu hamil juga harus diprioritaskan bahkan hal fundamental karena ibu hamil mengandung calon pemimpin bangsa Indonesia masa depan.
Program Prabowo memberi makan dan susu, bila tidak dilaksanakan, maka akan menghemat sebanyak Rp. 400 Trilyun per tahun. Sebaliknya bila dilaksanakan, APBN kita, akan kehilangan Rp 1 Trilyun lebih per hari – jika kajian manfaatnya, tidak terlalu signifkan, bila kemudian dibelanjakan untuk program-program yang lebih strategis.
Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka atau TKN Prabowo-Gibran menyatakan program makan siang dan susu gratis adalah program yang mendorong peningkatan gizi dan nutrisi serta kesejateraan ekonomi. Mereka merespon kritikan dari calon presiden Ganjar Pranowo yang menyatakan program tersebut akan membebani anggaran pemerintah nantinya.
Sementara menurut pakar dan Pengamat ekonomi Andhika Nurwin Maulana mengkritik program makan gratis yang akan dijalankan Prabowo Subianto jika terpilih menjadi presiden di 2024.
Menurut Andhika, kebutuhan infrastruktur pendukung untuk pendidikan lebih dibutuhkan para siswa dibandingkan dengan makan siang yang tidak realistis
Andhika menyampaikan hal tersebut menanggapi pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo yang membeberkan sejumlah program yang akan dijalankan Prabowo Subianto jika terpilih menjadi presiden di 2024.
“Kebutuhan infrastruktur pendukung untuk pendidikan lebih dibutuhkan oleh para siswa,” kata Andhika
Anggaran tersebut memang terlalu besar. Penggunaan dana yang sangat besar akan mengorbankan anggaran untuk program dan sektor lainnya yang lebih prioritas


























