• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Presiden Prabowo dan Peringatan Keras bagi Loyalis Jokowi: Tegas atau Hanya Retorika?

Ali Syarief by Ali Syarief
February 6, 2025
in Feature, Politik
0
Presiden Prabowo dan Peringatan Keras bagi Loyalis Jokowi: Tegas atau Hanya Retorika?
Share on FacebookShare on Twitter

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Peringatan Hari Lahir ke-102 Nahdlatul Ulama (NU) di Istora Senayan, Jakarta, menjadi sorotan tajam. Dengan nada keras dan penuh penegasan, Prabowo menyampaikan bahwa ia tidak akan ragu menindak siapa pun yang tidak patuh terhadap arah kebijakan pemerintahannya.

“Siapa yang bandel, siapa yang ndablek, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar tuntutan ini, siapa yang tidak patuh, saya akan tindak,” ujar Prabowo, yang seolah-olah sedang memberi sinyal peringatan kepada para loyalis Jokowi yang masih bercokol di dalam birokrasi pemerintahan.

Sejak dilantik sebagai presiden, Prabowo menghadapi tantangan besar: memastikan bahwa seluruh elemen pemerintahan benar-benar tunduk kepada kepemimpinannya. Namun, bayang-bayang Jokowi masih kuat dalam berbagai lini pemerintahan, mulai dari kementerian hingga aparat keamanan. Banyak pejabat yang lahir dari era Jokowi masih menduduki posisi strategis dan diyakini lebih setia kepada kepentingan mantan presiden ketimbang kepada pemerintahan baru.

Prabowo tampaknya menyadari bahwa transisi kekuasaan di Indonesia tidak hanya soal serah terima jabatan, tetapi juga soal pertarungan politik yang sesungguhnya. Pemerintahan Jokowi selama dua periode telah menanamkan jaringan kekuasaan yang luas, baik melalui penempatan pejabat loyalis di berbagai institusi maupun lewat kebijakan yang mengikat pemerintahan ke depan. Dengan kondisi ini, Prabowo menghadapi dilema: apakah ia benar-benar bisa melepaskan diri dari bayang-bayang Jokowi, ataukah ia hanya akan menjadi kelanjutan dari pemerintahan sebelumnya?

Pernyataan Prabowo dalam acara NU itu bisa dibaca sebagai ancaman langsung bagi mereka yang masih mengabdi untuk kepentingan Jokowi. Ketika ia mengatakan, “Saya sampaikan kepada seluruh aparat dan institusi, bersihkan dirimu, sebelum kau dibersihkan,” pesan itu terasa seperti ultimatum bagi mereka yang masih setia pada kepemimpinan lama.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintahan harus bekerja demi kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu. “Kalau kau tidak setia kepada rakyat Indonesia, kalau kau menghalangi kebijakan-kebijakan yang bertujuan untuk membantu rakyat Indonesia, saya akan tindak,” katanya. Ini bisa diartikan sebagai kritik tersirat terhadap kebijakan-kebijakan Jokowi yang kerap dipertanyakan efektivitasnya, terutama dalam proyek-proyek ambisius seperti Ibu Kota Nusantara (IKN) yang hingga kini masih menuai kontroversi.

Namun, pertanyaan besar tetap menggantung: apakah Prabowo benar-benar akan bertindak tegas terhadap loyalis Jokowi, ataukah ini hanya retorika politik belaka? Mengingat Prabowo sendiri merupakan bagian dari kabinet Jokowi selama lima tahun terakhir, publik tentu berhak skeptis terhadap sejauh mana ketegasan ini akan diwujudkan.

Banyak pihak menduga bahwa Prabowo tengah berusaha membangun citra sebagai pemimpin yang independen, tidak sekadar menjadi penerus Jokowi. Tetapi, tanpa langkah konkret seperti perombakan besar-besaran di kementerian dan lembaga negara, sulit untuk membuktikan bahwa Prabowo benar-benar memiliki kontrol penuh atas pemerintahannya.

Jika ancaman yang dilontarkannya hanyalah sekadar gertakan tanpa tindakan nyata, maka yang terjadi justru sebaliknya: Prabowo akan semakin dikendalikan oleh jaringan lama yang telah mapan di era Jokowi. Namun, jika ia benar-benar ingin menegakkan otoritasnya, maka loyalis Jokowi yang masih bercokol di pemerintahan harus mulai bersiap menghadapi konsekuensinya.

Pada akhirnya, pidato Prabowo di hadapan Nahdlatul Ulama ini menjadi semacam deklarasi bahwa ia ingin menegaskan kendali penuh atas pemerintahannya. Namun, apakah pernyataan itu akan diikuti dengan tindakan nyata atau hanya menjadi bagian dari retorika politik? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rencana Trump Memindahkan ( Mengusir warga Gaza) Ditolak Pemerintah Indonesia.

Next Post

Sara Duterte Dimakzulkan, Dinasti Politik Filipina di Ujung Tanduk?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ridho Allah atas Ridho Kedua Orang Tua
Feature

Ridho Allah atas Ridho Kedua Orang Tua

December 9, 2025
Nyawa Rangkap 9 Bonjowi
Aya Aya Wae

Nyawa Rangkap 9 Bonjowi

December 9, 2025
Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama
Feature

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Next Post
Sara Duterte Dimakzulkan, Dinasti Politik Filipina di Ujung Tanduk?

Sara Duterte Dimakzulkan, Dinasti Politik Filipina di Ujung Tanduk?

Menaker RI Melepas Jenazah Muchtar Azis

Menaker RI Melepas Jenazah Muchtar Azis

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Hilangnya Asketisme Elite NU
Feature

Hilangnya Asketisme Elite NU

by fusilat
December 9, 2025
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Asketisme, gaya hidup yang pantang terhadap kenikmatan duniawi demi mencapai...

Read more
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Sumatera, Ini Kata LBH Keadilan

December 8, 2025
KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

December 8, 2025
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

18
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ridho Allah atas Ridho Kedua Orang Tua

Ridho Allah atas Ridho Kedua Orang Tua

December 9, 2025
Nyawa Rangkap 9 Bonjowi

Nyawa Rangkap 9 Bonjowi

December 9, 2025
Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ridho Allah atas Ridho Kedua Orang Tua

Ridho Allah atas Ridho Kedua Orang Tua

December 9, 2025
Nyawa Rangkap 9 Bonjowi

Nyawa Rangkap 9 Bonjowi

December 9, 2025

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...