• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Produk Salah Mayoritas Kita: Lahirlah Model Jokowi

Ali Syarief by Ali Syarief
January 2, 2025
in Feature, Politik
0
Pemerintah Manfaatkan Tanah Koruptor untuk Sukseskan Program 3 Juta Rumah bagi Rakyat
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah hiruk-pikuk politik dan pemerintahan Indonesia, sosok Jokowi yang pernah dielu-elukan sebagai pemimpin rakyat kini menjadi topik perdebatan yang tajam. Dari awal kemunculannya sebagai “anak rakyat biasa” hingga menduduki kursi Presiden, perjalanan Jokowi mencerminkan sebuah ironi: produk dari sistem yang salah, dengan masyarakat yang turut andil dalam melahirkannya.

Kinerja yang Mengecewakan

Ketika Jokowi memimpin, harapan rakyat begitu besar. Namun, seiring waktu, kinerjanya mengurus negara dianggap semakin jauh dari harapan. Pertumbuhan ekonomi yang stagnan, utang luar negeri yang menggunung, dan kebijakan yang terkesan tidak berpihak pada rakyat kecil menjadi beberapa catatan buruk. Dalam dua periode pemerintahannya, Indonesia justru mengalami peningkatan angka kemiskinan dan pengangguran, sementara utang negara meroket hingga mencapai angka fantastis.

Pembangunan infrastruktur yang digadang-gadang sebagai prestasi besar pun tidak lepas dari kritik. Banyak proyek yang terkesan hanya mengejar estetika tanpa memikirkan dampak jangka panjang terhadap ekonomi rakyat. Ironisnya, di saat pemerintah sibuk membangun ibu kota baru (IKN), sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial terabaikan.

Nepotisme yang Merajalela

Salah satu noda terbesar dalam era kepemimpinan Jokowi adalah praktik nepotisme yang mencolok. Dari putranya yang menjabat sebagai kepala daerah hingga keputusan strategis yang seolah-olah hanya menguntungkan lingkaran terdekatnya, Jokowi menunjukkan bahwa reformasi birokrasi yang dijanjikannya hanyalah slogan kosong. Nepotisme ini bukan hanya merusak kepercayaan publik, tetapi juga menanamkan preseden buruk bagi generasi pemimpin selanjutnya.

Korupsi dan BuzzerRp

Di mata dunia, Indonesia di era Jokowi dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat korupsi yang tinggi. Laporan dari berbagai organisasi internasional menunjukkan bahwa praktik korupsi justru semakin mengakar dalam sistem pemerintahan. Ironisnya, kritik terhadap pemerintah sering kali dibungkam oleh “buzzerRp”, kelompok pendukung bayaran yang bertugas mengalihkan perhatian publik dari isu-isu besar.

Namun, seiring berjalannya waktu, beberapa pentolan buzzer mulai sadar dan berbalik arah. Mereka yang dahulu mati-matian membela Jokowi kini justru mengkritik tajam, mengakui bahwa mereka telah menjadi bagian dari sistem yang korup.

Kenapa Masih Ada yang Membela?

Di tengah gelombang kritik, masih ada segelintir pihak yang membela Jokowi, seperti Bahlil Lahadalia dan kawan-kawan. Pembelaan mereka sering kali dilihat sebagai upaya menjaga kepentingan pribadi, karena mereka masih menikmati “manisnya gula kekuasaan.” Dalam dunia politik yang penuh dengan kepentingan, loyalitas semacam ini sering kali tidak didasari oleh nilai atau prinsip, melainkan oleh keuntungan jangka pendek.

Refleksi untuk Kita Semua

Jokowi adalah produk dari sistem yang salah, tetapi kita semua turut bertanggung jawab. Dalam euforia mencari pemimpin “merakyat”, kita abai terhadap kapasitas, integritas, dan visi jangka panjang seorang pemimpin. Model Jokowi adalah cerminan dari apa yang salah dalam demokrasi kita: keputusan yang didorong oleh pencitraan, bukan substansi.

Kini, pertanyaannya adalah: Masihkah kita ingin mengelu-elukan sosok seperti ini? Atau sudah saatnya kita belajar dari kesalahan masa lalu dan mulai membangun sistem yang lebih baik? Sebuah sistem yang tidak hanya menghasilkan pemimpin yang populer, tetapi juga kompeten dan benar-benar berpihak pada rakyat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tuduhan Pendiri OCCRP – Pemerintahan Jokowi Kleptorasi (Pencuri)

Next Post

Kumuhnya Sikap Jokowi ” Cengengesan” Menyikapi Tuduhan OCCRP

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Next Post
Ambisi Jokowi Sebagai King Maker Melalui Musra

Kumuhnya Sikap Jokowi " Cengengesan" Menyikapi Tuduhan OCCRP

Tuduhan OCCRP Menggangu Investor Asing ke Indonesia “Adili Jokowi”

Tuduhan OCCRP Menggangu Investor Asing ke Indonesia "Adili Jokowi"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...