• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Publik Terkecoh: Ternyata Prabowo Masih Jadi Boneka Jokowi

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
February 16, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Arah Pidato Prabowo Itu, Sesungguhnya Untuk Siapa?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – “Dan saya katakan di sini, kita berhasil karena kita didukung oleh Presiden ke-7. Hidup Jokowi!” kata Presiden Prabowo Subianto, yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, dalam puncak acara peringatan ke-17 tahun partainya di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025).

Dan ternyata, Prabowo masih menjadi bonekanya Jokowi. Padahal publik sempat mengira Prabowo mulai lepas dari “cengkeraman” kuku Jokowi. Ternyata tidak. Publik terkecoh.

Entah apa yang terjadi di antara Prabowo dan Jokowi, sehingga terjadi saling jilat, atau mungkin saja saling kunci. Di antara keduanya terjadi saling puja dan puji.

Mungkin Jokowi pegang kartu truf Prabowo. Prabowo pun mungkin pegang kartu truf Jokowi. Di antara keduanya pegang aib atau rahasia masing-masing yang jika diungkap mungkin bisa saling menjatuhkan.

Padahal publik sempat dapat angin segar ketika Prabowo berani mengambil kebijakan yang berbeda dengan Jokowi.

Terkait Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, misalnya, Prabowo sempat hendak memblokir anggarannya tahun ini.

Begitu pun Proyek Strategis Nasional (PSN), bekas Komandan Jenderal Kopassus itu sempat hendak melakukan evaluasi menyeluruh. Termasuk Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 yang sekarang masih menjadi kontroversi.

Perintah langsung Prabowo untuk membongkar pagar bambu ilegal sepanjang 30,16 kilometer di laut Kabupaten Tangerang, Banten, tak jauh dari lokasi PIK 2 pun disinyalir bertentangan dengan kebijakan Jokowi yang terwakili oleh sikap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang sempat melarang pembongkaran pagar laut ilegal itu.

Prabowo juga mewarisi utang luar negeri Indonesia yang ditinggalkan Jokowi. Pada tahun pertama pemerintahannya, Prabowo mewarisi utang jatuh tempo Rp800,33 triliun yang harus dibayar pada 2025 ini. Bunga utang tahun ini saja mencapai Rp552,9 triliun.

Dengan begitu, tumpukan utang era Jokowi tembus Rp1.353 triliun dan harus dilunasi pada tahun pertama pemerintahan Prabowo.

Kini, publik telah “kecele” (terkecoh). Pernyataan yang disampaikan Prabowo kemarin itu hanya menegaskan ucapan sebelumnya di mana bekas Menteri Pertahanan itu menengarai ada pihak-pihak yang hendak memisahkan dirinya dengan Jokowi.

Mengapa Prabowo begitu tunduk kepada Jokowi?

Mungkin karena utang budi. Diketahui, terpilihnya Prabowo yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi di Pemilihan Presiden 2024 tak bisa dilepaskan dari “keringat dingin” Jokowi.

Tapi, bukankah karakteristik politik di Indonesia tak kenal balas budi? Politik di Indonesia berkarakter balas dendam laiknya Ken Arok dengan keris Mpu Gandring-nya.

Jadi, mungkin ya karena terjadi saling kunci tadi, sehingga Prabowo tunduk pada Jokowi. Jokowi pun tunduk pada Prabowo. Jokowi pegang kartu truf Prabowo, Prabowo pegang kartu truf Jokowi.

Padahal, Jokowi kini bukan siapa-siapa lagi. Wong Solo itu bukan ketua umum partai politik. Jokowi hanya “lame duck” (bebek lumpuh). Jadi, kalau bukan karena tersandera, mana mungkin Prabowo mau menjilat Jokowi?

Ketika presidennya suka menjilat, maka para menterinya pun suka melakukan hal yang sama. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, misalnya. Keduanya sering menyuruh rakyat untuk berterima kasih kepada Prabowo. Tak ada hari tanpa puja-puji kepada Prabowo. Dan juga Jokowi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

IKN: Mimpi di Atas Angin, Beban di Pundak Rakyat – Sejarah Telah Mehakimi Jokowi Sebagai “Pendusta”

Next Post

PARADOKS BERAS

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?
Feature

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam
Crime

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026
Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah
Economy

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
Next Post
500 Ton Beras Bulog “Hilang”, DPR Desak Proses Hukum

PARADOKS BERAS

Semua Takut dengan Nama Mulyono!

Semua Takut dengan Nama Mulyono!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi
News

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

by Karyudi Sutajah Putra
January 24, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews -  - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto Sipin menyampaikan inisiasi pendanaan untuk Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) atau...

Read more
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026
Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026
Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

January 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...