• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Rabbani hingga Hijaber dalam Industri Pornografi

fusilat by fusilat
January 2, 2023
in Feature
0
Rabbani hingga Hijaber dalam Industri Pornografi

Dok Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Sudrajat

Jakarta – Dua perempuan berjalan santai di sepanjang jalan di Kota Jeddah. Keduanya mengenakan gamis longgar berwarna hitam, lengkap dengan jilbab tertutup, bahkan seorang lagi melengkapinya dengan burka.
Tak lama kemudian, segerombolan pemuda datang mengelilingi keduanya. Mereka berteriak-teriak dan sesekali sengaja membenturkan diri ke arah kedua perempuan itu.

Pelecehan tersebut diunggah di kanal YouTube pada 18 Juli 2015, bertepatan dengan perayaan Idul Fitri. Sepekan kemudian, 25 Juli 2015, YouTube menampilkan fenomena serupa. Seorang perempuan di sebuah ruang publik terus digoda dua pemuda Saudi di sepanjang jalan di wilayah Taif, Makkah, Di satu momen, salah seorang pelaku bahkan nekat untuk meraba-raba si perempuan.

Tiga tahun kemudian, tepatnya pekan pertama Februari 2018, muncul tagar ##MosqueMeToo. Tagar tersebut pertama kali dilontarkan feminis Amerika-Mesir dan wartawan Mona Eltahawy untuk mendukung Sabica Khan, perempuan asal Pakistan, yang mengalami pelecehan seksual ketika melakukan tawaf, salah satu rukun haji atau umrah dengan mengelilingi Ka’bah selama tujuh kali.

Pemilik akun Anggi Angguni dari Indonesia juga mengaku pernah mengalami pelecehan seksual ketika menjalankan ibadah haji pada 2010 bersama ibu dan saudara perempuannya. Sementara itu, Mona Eltahawy, yang sudah menjalankan ibadah haji empat kali, lewat akun @monaeltahawy pada 6 Februari 2018 mengaku pernah mengalami pelecehan saat berhaji dengan keluarganya pada usia 15 tahun.

Andai tim kreatif dan manajemen perusahaan jilbab Rabbani mengikuti pemberitaan tersebut, niscaya tak akan membuat narasi iklan yang konyol menjelang tutup tahun 2022 ini. Narasi yang dianggap menyalahkan dan membodoh-bodohkan perempuan berpakaian minim ‘seolah wajar’ untuk mengalami pelecehan dari para lelaki mesum.

“Wanita yang berpakaian terbuka akan mengundang pria punya niat dan berpikiran jorok. Tidak berlaku untuk sebaliknya,” begitu salah satu kalimat iklan Rabbani.

Kekonyolan semacam itu ternyata bukan yang pertama. Rabbani sepertinya sengaja setiap tahun memicu kontroversi lewat iklan untuk mendongkrak penjualan. Pada pertengahan Agustus 2018, Rabbani pernah membuat narasi iklan seperti ini, ‘Anak Jaman Now. Rok Makin Di atas, Prestasi Makin Di Bawah. Jangan Sampe!’.

Ahai… mengukur kesalehan dan prestasi hanya dari pakaian? Sederhana sekali nalar Rabbani.

Lalu menjelang Hari Raya Idul Adha, Agustus 2019, perusahaan itu membuat ucapan selamat di gerbang tol Pasteur, Bandung. Bunyinya, “Selamat Idul Adha 1440 H. Korban itu gak wajib, yang wajib tu berhijab.”

Dalam kasus ini, Rabbani telah mereduksi dan memaksakan pemahaman hukum. Sebagian ulama memang menghukumi kurban itu sunah. Tapi sejatinya kurban itu ibadah sosial yang jauh lebih utama dibanding ibadah sunah yang sifatnya ritual. Karena itu, meskipun sama-sama dihukumi sunah, berkurban sejatinya jauh lebih utama dibanding salat duha.

Sementara itu, mewajibkan hijab sebetulnya terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama atau khilafiyah. Ahli tafsir Prof Quraish Shihab adalah salah satu ulama yang berpendapat hijab itu tidak wajib. Istri Gus Dur, Ibu Sinta Nuriah, dan para putrinya juga cuma mengenakan kerudung, bukan jilbab. Begitu juga dengan Ibu Omi Komariah, isteri cendekiawan Nurcholis Madjid.

Hingga pertengahan 1980-an, pemakaian jilbab oleh kaum perempuan di Indonesia harus dilakukan dengan penuh perjuangan. Butuh tekat dan nyali tersendiri untuk menghadapi risiko nyinyir dari orang-orang sekeliling. Juga perlakuan diskriminatif dari atasan di lembaga-lembaga resmi pemerintahan maupun swasta.

Beberapa teman perempuan yang berjilbab semasa SMA pasti punya nilai jelek untuk mata pelajaran olahraga karena tak mengikuti olahraga renang. Bahkan di SMA 1 Bogor, beberapa siswa yang berjilbab dikeluarkan dari sekolah. Mereka dianggap sebagai pemberontak karena tak mematuhi aturan berseragam.

Hal itu mulai berubah ketika Menristek BJ Habibie membentuk dan memimpin Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia pada akhir 1990. Lalu Presiden Soeharto sebagai penguasa Orde Baru menunaikan haji pada 1991. Pengenaan jilbab di sekolah dan instansi-instansi pemerintah pun mulai longgar. Pada fase ini, berhijab seperti sunah. Mereka yang mengenakannya diapresiasi, tapi yang tidak pun tidak dihujat.

Bertahun kemudian, hijab menjadi tren dan mode dalam dunia busana di Tanah Air. Industri pakaian pun menyambut dan mengeksploitasnya dengan gegap gempita. Begitu juga dengan sebagian ustaz, baik yang garis keras maupun (mungkin) baru hijrah, mengkampanyekan dalil-dalil tentang keutamaan mengenakan jilbab.

“Sehelai rambut yang terlihat laki-laki, balasannya di neraka 70 ribu tahun”, “Kasihan ayahnya masuk neraka karena putrinya tidak berhijab”, atau “Dosa jariah pasang foto tanpa hijab di internet.”

Dampaknya, muncul fenomena ‘jilboob’ atau ada ibu-ibu yang ke warung mengenakan jilbab tapi bajunya jenis daster sebetis. Kerap juga terjadi fenomena lepas pasang jilbab. Ini karena sebagian dari mereka tak terlalu paham soal batasan aurat. Mungkin cuma tahu bahwa rambut wajib ditutupi, tapi kemenonjolan dada dibiarkan.

Lebih gila lagi, bila kita mengutak-atik sejumlah situs porno, ada ratusan bahkan mungkin ribuan film porno yang pemerannya mengenakan jilbab. Entah itu film yang sengaja diproduksi oleh industri pornografi, maupun video-video viral amatiran.

Semoga untuk yang terakhir ini, tim kreatif dan manajemen Rabbani memang tidak pernah melihatnya. Tapi apakah dengan paparan saya ini Rabbani akan memproduksi iklan-iklan yang lebih cerdas? Atau tetap melanjutkan dengan kontroversi yang lain demi meningkatkan penjualan?

Dikutip detik.com Sabtu 32 Desember 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kenapa 1 Januari Dianggap Awal Tahun Baru?

Next Post

Pajak Baru Mulai Berlaku 1 Januari 2023 – Gaji Rp 5 Juta Kena Potong Pajak 5 Persen

fusilat

fusilat

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post
Pajak Baru Mulai Berlaku 1 Januari 2023 – Gaji Rp 5 Juta Kena Potong Pajak 5 Persen

Pajak Baru Mulai Berlaku 1 Januari 2023 - Gaji Rp 5 Juta Kena Potong Pajak 5 Persen

BKN Sebut PNS Bakal Diberhentikan Bila Tak Ikut Pelatihan Dasar atau Tak Lolos “Passing Grade”

Kesempatan Menjadi CPNS dan PPPK 2023 Dan Info Gaji & Tunjangannya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist