Oleh: Karyudi Sutajah Putra
Jakarta, Fusilatnews – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan tahun 2023.
Predikat WTP ini diraih Kemenhub secara berturut-turut sejak 2013 atau sebanyak 11 kali berturut-turut.
“Kita patut bersyukur atas capaian pada laporan pemeriksaan keuangan tahun 2023,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Tahun Anggaran 2023 di Jakarta, Kamis (25/7/2024) dalam rilis yang dikutip, Jumat (26/7/2024).
Selain memberikan opini WTP, BPK juga memberi sejumlah catatan dan rekomendasi terkait pengelolaan keuangan di Kemenhub. Atas rekomendasi tersebut, Menhub berkomitmen untuk menindaklanjutinya secara maksimal.
“Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan integritas dalam pengelolaan keuangan negara, guna penyediaan layanan infrastruktur transportasi yang dirasakan nyata oleh masyarakat,” jelas Bapak Budi.
Selanjutnya, Budi mengapresiasi seluruh insan perhubungan yang telah bekerja keras dalam menyukseskan berbagai program pembangunan. “Tetap jaga integritas dan nasionalisme dalam melaksanakan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara,” paparnya.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Nyoman Adhi Suryadnyana mengatakan, predikat WTP bukan merupakan hadiah dari BPK, melainkan wujud kerja keras Menteri Perhubungan beserta seluruh jajarannya dalam melaksanakan pengelolaan keuangan. BPK juga memberikan apresiasi atas tindak lanjut Kemenhub atas rekomendasi BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan tahun 2007-2023.
Rekomendasi yang telah selesai ditindaklanjuti sebesar 86,11%, dalam proses 13,65% dan belum ditindaklanjuti 0%. Sementara 0,24% rekomendasi tidak dapat ditindaklanjuti dengan alasan yang sah.
“Rekomendasi yang tidak dapat ditindaklanjuti hanya 0,24%, ini adalah satu dari sedikit Kementerian/Lembaga. Artinya, jika rekomendasi yang sedang dalam proses selesai ditindaklanjuti, Kemenhub merupakan yang tertinggi di seluruh Indonesia,” tutur Nyoman.
Turut hadir dalam kegiatan ini Inspektur Jenderal Kemenhub Arif Toha, Sekretaris Jenderal Kemenhub Novie Riyanto, Dirjen Perhubungan Laut Antoni Arif Priadi, Dirjen Perhubungan Darat Risyapudin Nursin, dan Dirjen Perkeretaapian Risal Wasal.




















