• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Raja Ampat Dirusak Negara

Ali Syarief by Ali Syarief
June 7, 2025
in Feature, Lingkungan Hidup
0
Raja Ampat Dirusak Negara
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Dari kejauhan, Raja Ampat tampak seperti serpihan surga yang jatuh ke bumi. Gugusan karst menjulang dari laut biru kehijauan, menyimpan ribuan spesies laut dan kehidupan yang tak tergantikan. Tapi kini, surga itu sedang compang-camping. Bukan oleh tangan pencuri terumbu karang atau pemburu liar, melainkan oleh kebijakan negara sendiri.

Awal Mei 2025, warga pesisir di Kepulauan Waigeo dikejutkan oleh deru mesin berat dan lalu-lalang truk pengangkut material. Sebuah proyek strategis nasional tengah membelah hutan dan bibir pantai: pembangunan pelabuhan logistik dan perluasan bandara di kawasan konservasi. Pemerintah berdalih, ini untuk mendongkrak pariwisata dan mempercepat konektivitas. Tapi yang tercecer di balik argumentasi pembangunan adalah ironi: negara hadir bukan untuk menjaga, tapi justru melukai.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam laporan bulan Mei 2025 mencatat penurunan kualitas terumbu karang di Raja Ampat sebesar 18 persen dalam dua tahun terakhir. Salah satu penyebab utamanya adalah peningkatan lalu lintas kapal besar dan sedimentasi akibat reklamasi pesisir. Kegiatan pariwisata massal dan pembangunan fasilitas pendukung yang tidak berbasis ekologi telah mempercepat degradasi lingkungan.

Lebih miris lagi, sebagian besar proyek infrastruktur ini tidak melibatkan masyarakat adat setempat. Ketua LMA (Lembaga Masyarakat Adat) Raja Ampat, Yohan Salosa, menyebutkan bahwa konsultasi publik dilakukan secara sepihak dan hanya formalitas. “Kami hanya diminta tanda tangan, padahal tanah leluhur kami diratakan,” kata Yohan kepada Media pekan lalu.


Raja Ampat bukan sekadar destinasi. Ia adalah rumah, warisan, dan saksi hidup peradaban masyarakat adat Papua. Di sinilah hukum adat masih mengatur zonasi laut, dan masyarakat hidup selaras dengan alam. Tapi semua itu terkikis oleh ambisi pembangunan yang berlandaskan logika ekonomi jangka pendek.

Negara berdalih membawa kemajuan. Tapi siapa yang diuntungkan? Investor dari Jakarta? Konsorsium asing? Atau rakyat Papua yang kini harus bersaing dengan jaringan hotel raksasa yang menggerus pantai mereka?

Pariwisata berbasis konservasi seharusnya menjadi arah, bukan pariwisata massal yang eksploitatif. Tapi pemerintah justru mengadopsi model Bali, yang terbukti menghasilkan limpahan ekonomi, namun juga polusi, kerusakan ekosistem, dan marginalisasi lokal.


Kita tak sedang melawan pembangunan. Kita melawan pembangunan yang mengabaikan etika ekologis dan hak masyarakat adat. Kalau Raja Ampat dirusak oleh negara sendiri, lalu kepada siapa kita harus percaya?

Raja Ampat bukan hanya lanskap yang indah untuk dipajang di brosur Kementerian Pariwisata. Ia adalah alarm bahwa logika negara sering kali tumpul terhadap kerentanan alam. Dan jika hari ini negara menjadi perusak terbesar, maka esok kita mungkin tak lagi punya surga untuk dibanggakan.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hamas: Pejuang Kami akan Terus Menyerang Sampai Pendudukan Israel Dikalahkan

Next Post

PEMIMPIN TAK PUNYA OTAK ATAU TAK PUNYA NURANI? : Membongkar Wajah Kekuasaan Era Jokowi: Korupsi, Represi, dan Negara Tanpa Keadilan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Ketika Jokowi dan Luhut Bersabung Soal Pembatasan BBM Bersubsidi

PEMIMPIN TAK PUNYA OTAK ATAU TAK PUNYA NURANI? : Membongkar Wajah Kekuasaan Era Jokowi: Korupsi, Represi, dan Negara Tanpa Keadilan

Membaca Pikiran Buni Yani: Distopia Pasca-Jokowi dan Tiga Tombak Pemakzulan

Membaca Pikiran Buni Yani: Distopia Pasca-Jokowi dan Tiga Tombak Pemakzulan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist