• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Republik Dalam Cengkeraman Hukum Besi Oligarki

Oleh : Sadarudin El Bakrie. Jurnalis. Pengamat Ekonomi Politik. Alumni Universitas Negeri Jember

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
October 10, 2023
in Feature
0
Menggugat Proyek Strategis Nasional di Pulau Rempang
Share on FacebookShare on Twitter

Kini penguasa tak lagi bebas menggunakan organ resmi negara untuk memberangus kelompok kelompok kritis, karena dibatasi oleh UUD 1945 dan aturan perundangan lainnya, sebagai gantinya, seluruh sumber daya politik yang mendukung penguasa dikerahkan. Masih kurang? Penguasa secara klandestin membentuk gerombolan buzzer yang siap melakukan pekerjaan kotor penguasa, seperti mengancam, menebar kebencian, memfitnah bahkan melakukan intimidasi dan kekerasan seperti yang dilakukan terhadap HRS beserta para ulama lainnya.

The iron law of oligarchy is a political theory first developed by the German-born Italian sociologist Robert Michels in his 1911 book Political Parties. It asserts that rule by an elite, or oligarchy, is inevitable as an “iron law” within any democratic organization as part of the “tactical and technical necessities” of the organization.

Michels’ theory states that all socialist organizations, regardless of how democratic they are when started, eventually develop into oligarchies. Michels observed that since no sufficiently large and complex organization can function purely as a direct democracy, power within an organization will always get delegated to individuals within that group, elected or otherwise. As he put it in Political Parties, “It is organization which gives dominion of the elected over the electors. […] Who says organization, says oligarchy.

Using anecdotes from political parties and trade unions struggling to operate democratically to build his argument in 1911, Michels addressed the application of this law to representative democracy.He went on to state that “Historical evolution mocks all the prophylactic measures that have been adopted for the prevention of oligarchy.”

According to Michels, all organizations eventually come to be run by a leadership class who often function as paid administrators, executives, spokespersons or political strategists for the organization. Far from being servants of the masses, Michels argues this leadership class, rather than the organization’s membership, will inevitably grow to dominate the organization’s power structures. By controlling who has access to information, those in power can centralize their power successfully, often with little accountability, due to the apathy, indifference and non-participation most rank-and-file members have in relation to their organization’s decision-making processes Michels argues that democratic attempts to hold leadership positions accountable are prone to fail, since with power comes the ability to reward loyalty, the ability to control information about the organization, and the ability to control what procedures the organization follows when making decisions. All of these mechanisms can be used to strongly influence the outcome of any decisions made ‘democratically’ by members.

Michels stated that the official goal of representative democracy of eliminating elite rule was impossible, that representative democracy is a façade legitimizing the rule of a particular elite, and that elite rule, which he refers to as oligarchy, is inevitable.[Later Michels migrated to Italy and joined Benito Mussolini’s Fascist Party, as he believed this was the next legitimate step of modern societies. The thesis became popular once more in post-war America with the publication of Union Democracy: The Internal Politics of the International Typographical Union (1956).

Hukum besi oligarki adalah situasi dimana penguasa bersama sekelompok pelaku bisnis bekerja sama untuk menetapkan berbagai kebijakan ekonomi, politik dan budaya dengan mengabaikan kepentingan rakyat dan aspirasi rakyat yang sebenarnya.

Kelompok oligarki inilah yang menyusun dan merumuskan draft RUU dan kebijakan negara lainnya yamg ditetapkan oleh presiden. Kelompok oligarki ini selalu berupaya memperpanjamg dan melestarikan penguasa bonekanya untuk memonopoli kekuasaan ekonomi dan politik dengan berlindung dibalik semangat konsensus nasional tentang nilai nilai ideologi Pancasila yang sudah dikerdilkan terlebih dulu oleh sebuah lembaga khusus yang dibuat untuk mengkerdilkan nilai nilai Pancasila  (Baca Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ) dan membenturkan dengan ajaran Islam.

Dengan dalih konsensus nasional yang didukung oleh dasar hukum yang memihak kelompok oligarki, penguasa bersama kelompok oligarki ini menghamcurkan kekuatan oposisi yang mempertanyakan legitimasinya, termasuk juga mempertanyakan kebijakan yang merugikan rakyat, dengan barbagai macam tuduhan, ejekan bahkan fitnah yang dilakukan oleh bigoternya baik didalam parlemen maupun di luar parlemen yaitu gerombolan buzzer dan politikus maling pendukung fanatik penguasa.

Terperosoknya negara dalam jurang kubangam oligarki ini disebabkan oleh pola perilaku kelompok kelompok politikus dan kaum intelektual pendukung fanatik penguasa yang mendukung segalah bentuk kebijakan penguasa dengan 1001 argumentasi tak masuk akal dan tidak ilmiah. Tujuannya untuk mendapatkan legitimasi atas kebijakan tak memihak rakyat kecil,

Kini penguasa tak lagi bebas menggunakan organ resmi negara untuk memberangus kelompok kelompok kritis, karena dibatasi oleh UUD 1945 dan aturan perundangan lainnya sebagai gantinya, seluruh sumber daya politik yang mendukung penguasa dikerahkan. Masih kurang? Penguasa secara klandestin membentuk gerombolan buzzer yang siap melakukan pekerjaan kotor penguasa, seperti mengancam, menebar kebencian, memfitnah bahkan melakukan intimidasi dan kekerasan seperti yang dilakukan terhadap HRS beserta para ulama lainnya.

Ratusan buzer bayaran dikerahkan untuk menteror dan menciptakan opini buruk tokoh tokoh oposisi termasuk para ulama yang berseberangan dengan penguasa. Para buzer bayaran ini melaksanakan pekerjaan kotor yang menjijikkan atas pesanan penguasa seperti mencaci maki, memfitnah, intimidasi, ancaman sampai tindakan kekerasan terhadap tokoh tokoh oposisi yang selalu mempertanyakan legitimasi penguasa..

Sampai saat ini belengguh kekuasaan kelompok oligarki masih mencengkeram kuat republik ini melalui berbagai modus perselingkuhan segelintir pengusaha culas dengan elite politik penentu kebijakan negara dan penegak hukum dalam menguras sumberdaya alam dan sumberdaya ekonomi negara lainnya, dengan berlindung dibalik argumentasi program pembangunan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi

Kasus Pembangunan Strategis Nasional Eco City di Pulau Rempang yang terbukti dalam upayahmya untuk mensukseskan proyek itu menurut Komnas Ham sebagai Pelanggaran Hak Azasi Manusia dan Menurut Ombudsman sebagai Mal Administrasi yang dilakukan oleh BP Batam dan kementerian terkait

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Apa Inti Konflik Israel-Palestina? Panduan Sederhana

Next Post

Syahrul Yasin Limpo Besok Diperiksa KPK

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Economy

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026
Economy

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026
Feature

JUMHUR HIDAYAT: AKTIVIS DI TENGAH PUSARAN PERTUMBUHAN DAN KEBERLANJUTAN

May 1, 2026
Next Post
Tanggapan Nasdem Terkait Penetapan Mentan Syahrul Yasin Limpo Menjadi Tersangka Dugaan Korupsi

Syahrul Yasin Limpo Besok Diperiksa KPK

Muhaimin Iskandar Uber Alles

Muhaimin Iskandar Uber Alles

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

JUMHUR HIDAYAT: AKTIVIS DI TENGAH PUSARAN PERTUMBUHAN DAN KEBERLANJUTAN

May 1, 2026
Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

May 1, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist