• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

RESIKO BULOG BELI GABAH TANPA RAFAKSI!

by
March 11, 2025
in Economy, Feature
0
Wamentan Larang Harga Gabah Kering Panen Dibeli Dibawah HPP
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Rafaksi gabah adalah istilah yang merujuk pada proses pengeringan gabah untuk mengurangi kadar airnya agar lebih stabil dan tahan lama. Proses ini biasanya dilakukan dengan menjemur gabah di bawah sinar matahari atau menggunakan mesin pengering. Tujuan dari rafaksi gabah meliputi:

  1. Mengurangi kadar air gabah: Gabah yang basah rentan terhadap kerusakan dan pembusukan, sehingga perlu dikeringkan untuk menjaga kualitasnya.
  2. Meningkatkan stabilitas gabah: Gabah kering lebih stabil dan tahan lama dalam penyimpanan.
  3. Meningkatkan kualitas gabah: Pengurangan kadar air dan penghilangan kotoran dapat meningkatkan mutu gabah.

Dampak Pencabutan Rafaksi Gabah

Pencabutan rafaksi gabah memiliki sejumlah keuntungan, baik dari sisi ekonomi, kualitas, lingkungan, maupun sosial.

Keuntungan Ekonomi

  1. Petani dapat menjual gabah dengan harga lebih tinggi karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk proses pengeringan.
  2. Mengurangi biaya produksi karena tidak perlu menggunakan mesin pengering atau metode pengeringan lainnya.

Keuntungan Kualitas

  1. Gabah dapat dijual dalam kondisi lebih segar dan berkualitas.
  2. Mengurangi risiko kerusakan gabah akibat proses pengeringan yang tidak tepat.

Keuntungan Lingkungan

  1. Mengurangi penggunaan energi untuk pengeringan.
  2. Menekan emisi gas rumah kaca dari proses pengeringan.

Keuntungan Sosial

  1. Meningkatkan kesejahteraan petani dengan meningkatkan pendapatan dan mengurangi biaya produksi.
  2. Mengurangi beban kerja petani, memberi mereka lebih banyak waktu untuk aktivitas lain.

Teknis Pelaksanaan Rafaksi Gabah

Rafaksi gabah dapat dilakukan melalui beberapa metode:

  • Pengeringan alami: Menjemur gabah di bawah sinar matahari.
  • Penggunaan mesin pengering: Mengeringkan gabah dengan mesin yang mengatur suhu dan kelembaban.
  • Teknologi pengeringan alternatif: Menggunakan energi surya atau biomassa.

Dalam konteks Gerakan Serap Gabah Petani (GSGP), rafaksi gabah sangat penting untuk menjaga kualitas dan daya tahan gabah dalam penyimpanan serta distribusi. Namun, saat panen berlangsung di musim hujan, petani kesulitan mengeringkan gabah, sehingga yang dihasilkan adalah “gabah basah.”

Pencabutan Rafaksi dalam Penyerapan Gabah

Pemerintah kini mencabut ketentuan rafaksi dalam pembelian gabah oleh Perum Bulog, memungkinkan petani menjual gabah mereka dengan “satu harga,” yaitu Rp6.500,- per kg. Kebijakan ini bertujuan memberi kepastian harga bagi petani tanpa khawatir harga anjlok saat panen.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Badan Pangan Nasional No. 14/2025 yang mencabut lampiran Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional No. 2/2025 tentang HPP dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras. Dengan aturan ini, Perum Bulog wajib membeli gabah petani pada harga Rp6.500,- per kg tanpa memperhitungkan kadar air dan kadar hampa.

Sebelumnya, penyerapan gabah oleh Bulog mengacu pada HPP dengan rafaksi sebagai berikut:

Harga Gabah Kering Panen (GKP) Sebelum Pencabutan Rafaksi

Di tingkat petani:

  1. GKP kualitas 1 (kadar air maks 25%, kadar hampa 11-15%): Rafaksi Rp300, HPP Rp6.200/kg.
  2. GKP kualitas 2 (kadar air 26-30%, kadar hampa maks 10%): Rafaksi Rp425, HPP Rp6.075/kg.
  3. GKP kualitas 3 (kadar air 26-30%, kadar hampa 11-15%): Rafaksi Rp750, HPP Rp5.750/kg.

Di tingkat penggilingan:

  1. GKP kualitas 1 (kadar air maks 25%, kadar hampa 10-15%): Rafaksi Rp300, HPP Rp6.400/kg.
  2. GKP kualitas 2 (kadar air 26-30%, kadar hampa maks 10%): Rafaksi Rp425, HPP Rp6.275/kg.
  3. GKP kualitas 3 (kadar air 26-30%, kadar hampa 11-15%): Rafaksi Rp750, HPP Rp5.950/kg.

Dampak Negatif Pencabutan Rafaksi

Kendati memberikan keuntungan bagi petani, pencabutan rafaksi juga memiliki konsekuensi serius, terutama bagi Bulog.

  1. Penurunan Kualitas Gabah
    Tanpa rafaksi, petani cenderung menjual gabah dengan kadar air dan kadar hampa tinggi, karena tetap dibeli dengan harga yang sama.
  2. Kesulitan Penyimpanan dan Pengelolaan Stok
    Perum Bulog dihadapkan pada tantangan dalam menyimpan gabah yang kualitasnya rendah. Dengan target penyerapan mencapai 3 juta ton setara beras, risiko kerusakan meningkat jika pengelolaan tidak tepat.
  3. Potensi Beras Berkualitas Rendah
    Gabah dengan kadar air tinggi lebih sulit dikeringkan dan dapat menyebabkan beras berubah warna menjadi kekuningan atau bahkan beras yang dipenuhi kutu, sering disebut “beras batik.”

Kebijakan ini memang menguntungkan petani dalam jangka pendek, tetapi tanpa pengelolaan yang baik, dapat berdampak negatif terhadap ketahanan pangan nasional. Semoga kebijakan ini tetap mempertimbangkan aspek kualitas agar stok beras nasional tetap terjaga dengan baik.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gibran dan Beban Kepemimpinan: Tidak Mampu Mengimbangi Prabowo

Next Post

Sekjen Gerindra: Presiden Sedang Bersih – bersih, Termasuk Korupsi di Pertamina dan Sub Holdingnya

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
TKN Prabowo Tuding Anies Eksploitasi Kematiam Harun Al Rasyid

Sekjen Gerindra: Presiden Sedang Bersih - bersih, Termasuk Korupsi di Pertamina dan Sub Holdingnya

PPWI dan Firsts Union Association Tandatangani PKS dengan LPK GAESI

PPWI dan Firsts Union Association Tandatangani PKS dengan LPK GAESI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...