• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Revans Jokowi atas Pemecatan Diri dan Anak-Menantunya: Akhir yang Diam tapi Tidak Pasrah

Ali Syarief by Ali Syarief
December 16, 2024
in Feature, Politik
0
Di Balik Pertemuan Prabowo-Jokowi di Solo: Upaya Penyelamatan atau Penangkapan Budi Arie?
Share on FacebookShare on Twitter

Pemecatan terhadap Jokowi dan anak-menantunya dari posisinya di PDIP,  adalah momen krusial yang tidak dapat dipandang sebelah mata. Meskipun Jokowi dikenal sebagai pemimpin yang sering tampil dengan sikap low profile dan acuh tak acuh terhadap berbagai isu yang melilitnya, sulit untuk mengabaikan bahwa langkah-langkah diam-diam namun penuh perhitungan akan menjadi respons alaminya terhadap situasi ini. Perselisihan antara Jokowi dan Megawati yang sudah mencapai titik diametral, kini mendekati apa yang dapat disebut sebagai point of no return. Keduanya kini seperti prajurit yang tak lagi memikirkan kompromi, tetapi hanya fokus pada kemenangan dalam sebuah “perang” politik tanpa akhir.

Dinamika Jokowi ~ Mega: Akhir dari Koalisi, Awal dari Gerilya Politik

Hubungan antara Jokowi dan Megawati yang pada awalnya berbasis pada mutualisme politik kini terpecah menjadi konflik kepentingan yang tajam. Pemecatan terhadap Jokowi atau keluarganya tidak dapat dilepaskan dari motif kekuasaan, di mana dominasi politik yang selama ini dikuasai PDI-P di bawah Megawati mulai terganggu oleh eksistensi politik Jokowi dan jaringan dinastinya.

Bagi Megawati, Jokowi mungkin telah menjadi ancaman, bukan sekadar bagi partai, tetapi juga bagi warisan politik keluarganya. Hal ini terlihat dari manuver Jokowi yang mendorong anak-anaknya, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, ke posisi strategis di politik lokal dan nasional. Langkah ini dianggap sebagai usaha membangun dinasti politik yang dapat bersaing dengan hegemoni keluarga Soekarno.

Namun, pemecatan tersebut bukan hanya soal politik, tetapi juga soal harga diri. Megawati tampaknya ingin menegaskan bahwa “tuan rumah” politik PDI-P adalah dirinya dan bukan Jokowi. Sementara itu, bagi Jokowi, pemecatan ini bukan sekadar sebuah penghinaan personal tetapi juga deklarasi perang.

Strategi Diam Jokowi: Langkah Kecil yang Mengguncang

Meskipun Jokowi kerap tampil sebagai sosok yang tidak suka berbicara keras atau menunjukkan konfrontasi secara langsung, sejarah menunjukkan bahwa ia adalah aktor politik yang cerdas dan licin. Gaya komunikasinya yang sederhana sering kali menjadi senjata untuk menyembunyikan strategi besar di balik layar. Pemecatan ini kemungkinan besar tidak akan dibalas dengan pernyataan emosional atau gerakan besar yang terang-terangan, melainkan melalui langkah-langkah strategis seperti:

  1. Membangun Koalisi Alternatif: Jokowi dapat membentuk aliansi dengan partai-partai lain di luar PDI-P, termasuk Golkar, PKB, atau bahkan NasDem. Hal ini telah terlihat dari hubungan Jokowi dengan Prabowo dan Cak Imin yang kian mesra dalam konteks koalisi pemerintah.
  2. Menggerakkan Pengaruh di Daerah: Dengan posisi anak-menantunya sebagai kepala daerah atau pemimpin partai lokal, Jokowi masih memiliki basis kekuatan di luar struktur pusat PDI-P. Ia dapat memanfaatkan pengaruh ini untuk membangun perlawanan yang lebih kuat.
  3. Memanfaatkan Jaringan Ekonomi dan Media: Jokowi memiliki kedekatan dengan berbagai pengusaha besar dan media massa yang dapat menjadi alat untuk membangun narasi baru melawan dominasi Megawati.

Konteks Point of No Return

Perselisihan ini sudah mencapai titik di mana rekonsiliasi tampaknya tidak mungkin terjadi. Baik Jokowi maupun Megawati telah menempatkan diri pada posisi yang tidak memungkinkan adanya kompromi. Bagi Megawati, Jokowi adalah ancaman bagi struktur kekuasaan PDI-P. Sebaliknya, bagi Jokowi, Megawati adalah tembok besar yang harus dihancurkan untuk menjaga keberlanjutan pengaruh politiknya.

“Perang” ini tidak hanya terjadi di balik layar, tetapi juga di tingkat akar rumput. Pendukung kedua kubu kini terlibat dalam diskusi panas yang memanaskan suhu politik. Media sosial, forum-forum diskusi, hingga narasi dalam media mainstream menjadi medan pertempuran baru yang merepresentasikan rivalitas antara kedua pihak.

Masa Depan Konflik: Apakah Jokowi Akan Menang?

Apakah Jokowi akan mampu membalas dendam atas pemecatannya dan pemecatan anak-menantunya? Jawabannya bergantung pada kemampuan Jokowi untuk memainkan perannya sebagai “underdog” yang tidak terlihat mengancam tetapi memiliki daya rusak yang besar. Jika ia berhasil membangun jaringan kekuatan politik yang solid di luar PDI-P, peluangnya untuk melakukan revans cukup besar. Namun, jika Megawati berhasil memutus akses Jokowi ke sumber daya politik dan ekonomi, maka nasib Jokowi dan dinastinya akan berada di ujung tanduk.

Yang pasti, bagi kedua belah pihak, tidak ada jalan kembali. Seperti prajurit dalam perang, baik Jokowi maupun Megawati kini hanya memiliki satu tujuan: menang. Bagi Megawati, kemenangan berarti menghancurkan semua ancaman terhadap dominasi politik keluarga Soekarno. Sementara itu, bagi Jokowi, kemenangan berarti memastikan dirinya dan anak-menantunya tetap relevan di peta politik nasional.

Ketika perang ini berlangsung, rakyat Indonesia sekali lagi menjadi penonton dari drama politik tingkat tinggi yang pada akhirnya akan menentukan arah masa depan bangsa.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jokowi dan Anak-Menantu: Dipecat oleh Partai yang Membesarkannya

Next Post

PDIP Terlambat Memecat Jokowi: Dimensi Etika dan Dampaknya

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan
Birokrasi

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026
Cross Cultural

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026
Next Post
Survei Voxpol: Dukungan Jokowi Ke Capres Tertentu Tidak Akan Berpengaruh Ke Publik

PDIP Terlambat Memecat Jokowi: Dimensi Etika dan Dampaknya

Presiden PKS : Lawan Politik Uang, PKS Is Not For Sale to Oligarchs

Di Mana Posisi PKS Saat "Jokowi Diserang" oleh PDIP di Senayan?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

MENGGUGAT ETIKA KELUARGA DALAM RUANG NEGARA

April 27, 2026
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

April 27, 2026
RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist