PARIS – Jerman siap bergabung dalam revolusi ganja global pada hari Senin, dengan adanya undang-undang yang mulai berlaku yang melegalkan penggunaan rekreasional obat tersebut.
Jerman menjadi negara besar pertama di Eropa yang melegalkan kepemilikan dan konsumsi jumlah kecil ganja oleh orang dewasa, dan salah satu dari dua negara di antara kelompok G7 negara-negara adidaya, bersama Kanada.
Berikut adalah ringkasan singkat situasi di seluruh dunia:
Uruguay yang menjadi perintis
Perintis sejati adalah negara kecil di Amerika Selatan, Uruguay, yang pada tahun 2013 menjadi negara pertama di dunia yang melegalkan produksi, distribusi, dan konsumsi ganja rekreasional.
Penduduk dapat membeli hingga 40 gram sebulan dari apotek, menanamnya sendiri, atau bergabung dengan klub ganja di mana anggota merawat tanaman bersama-sama.
Di Amerika Selatan dan Tengah, hanya Meksiko yang mengikuti jejaknya, Mahkamah Agung negara itu mendekriminalisasi penggunaan ganja rekreasional pada tahun 2021.
Eropa membuka peluang
Di Eropa, Portugal memimpin jalan sejak tahun 2001 dengan langkah radikal tentang semua obat-obatan, mendekriminalisasi konsumsi dan kepemilikan, meskipun pengguna masih dikenai denda, kecuali mereka setuju untuk diobati dari kecanduan.
Di Spanyol, pengguna ganja diizinkan menanam ganja untuk penggunaan pribadi di rumah, tetapi penjualan obat tersebut atau merokoknya di tempat umum dilarang.
Negara anggota UE pertama yang secara aktif melegalkan ganja rekreasional adalah Malta yang kecil pada tahun 2021, tetapi merokok ganja di tempat umum masih belum diizinkan.
Meskipun kepercayaan populer, hal ini juga dibatasi di Belanda, di mana penjualan dan konsumsi ganja dibatasi hanya di “coffee shop” terkenal negara itu.
Namun, pada bulan Desember, negara tersebut memulai uji coba empat tahun untuk mendekriminalisasi produksi dan pasokan obat tersebut.
Impian California
Ganja adalah bisnis bernilai miliaran dolar, dengan lebih dari setengah dari semua negara bagian AS yang melegalkan penggunaan rekreasional dan medis ganja, termasuk California dan New York.
Di bawah hukum federal, ganja masih ilegal, tetapi dalam praktiknya hukum itu tidak diberlakukan. Presiden Joe Biden telah mengampuni ribuan warga Amerika yang divonis karena memiliki ganja.
Di seberang perbatasan, Kanada pada tahun 2018 menjadi negara kedua di dunia yang memperbolehkan orang dewasa merokok dengan kekebalan.
Emas hijau Afrika
Negara kecil di Afrika selatan, Lesotho, adalah yang pertama di Afrika yang memberikan lampu hijau untuk penanaman ganja medis pada tahun 2017.
Tetapi perubahan yang nyata terjadi pada tahun 2018, ketika Afrika Selatan melegalkan ganja untuk penggunaan pribadi.
Pemerintah Afrika Selatan memiliki ambisi besar untuk sektor ganja, yang mereka perkirakan bisa menciptakan hingga 25.000 lapangan kerja.
Rethink Thailand
Thailand juga berharap bisa meraup keuntungan dari ganja ketika mereka mengeluarkan obat tersebut dari daftar narkotika yang dilarang pada Juni 2022.
Tetapi penyebaran toko ganja, terutama di Bangkok, memicu pemikiran ulang.
Pemerintah bulan lalu mengumumkan rencana untuk melarang penggunaan ganja “untuk bersenang-senang” karena khawatir itu bisa menjadi pintu gerbang menuju obat-obatan lain.
© 2024 AFP
























