• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

“Rungkad Entek-Entekan”: Analogi Hidup Jokowi di Ujung Kekuasaan

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
June 12, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Kapal-Kapal Itu Milik Siapa?
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Apakah nasib Jokowi kelak akan sejalan dengan lagu kesukaannya, Rungkad? Lagu yang dikenal lewat penggalan lirik “entek-entekan” ini menyiratkan kehancuran total—baik secara fisik, moral, maupun simbolik.

Dalam bahasa Sunda, rungkad bermakna kehancuran atau keterpurukan. Dipadukan dengan frasa entek-entekan—yang berarti “habis-habisan” atau “tanpa sisa”—ungkapan ini membentuk gambaran tentang seseorang atau keadaan yang benar-benar terpuruk hingga ke titik nadir.

Analogi ini terasa relevan jika dikaitkan dengan posisi Jokowi saat ini, yang telah kehilangan status sebagai orang nomor satu di negeri ini. Secara pribadi, ia bahkan merasa terganggu oleh tuduhan penggunaan ijazah palsu hingga harus melapor ke polisi, sebuah langkah yang tidak lazim bagi seorang mantan presiden. Lebih jauh, beredar rumor soal kondisi kesehatannya yang disebut “aneh”, seperti munculnya flek hitam dan gangguan kulit di wajah dan leher—penyakit yang jarang terlihat pada sosok publik sekelas dirinya.

Apakah ini pertanda bahwa Jokowi tengah menuju “rungkad entek-entekan”? Tak hanya secara individu, namun juga sebagai satu paket bersama keluarga: istri, anak-anak, hingga menantu.

Pertanyaannya, adakah korelasi hukum yang memungkinkan seluruh paket keluarga Jokowi mengalami nasib serupa?

Secara ilmiah dan hukum, potensi itu bisa dikaji dari data empirik. Meski Jokowi memiliki sisi positif sebagai manusia, tetapi kecenderungannya untuk mengingkari janji politik telah menjadi catatan serius. Tahun 2021, sekelompok aktivis bahkan menggugat Jokowi atas 66 kebohongan. Maka, tak berlebihan bila saat ini, di tahun 2025, jumlah kebohongan itu bisa mencapai lebih dari 100.

👉 Referensi gugatan terhadap Jokowi, 2021 – Detik

Kondisi makin pelik saat sejumlah kasus dugaan KKN menyeret anggota keluarganya. Ketiga anak Jokowi—Gibran, Kaesang, dan Kahiyang—serta menantunya Bobby Nasution, tercatat dalam berbagai laporan publik dan bahkan arsip KPK. Dugaan penggunaan ijazah palsu oleh Jokowi dan Gibran pun memperkeruh situasi. Awalnya Gibran digadang berpendidikan S2, lalu menjadi S1, dan akhirnya dinyatakan hanya setara D1 oleh KPU.

Tak kalah kontroversial, akun X (Twitter) bernama Fufu yang diduga kuat milik Gibran, menyebarkan konten tak bermoral. Iriana pun tak luput dari sorotan publik terkait klaim gelar SE, MM, dan status Hajjah yang diragukan keabsahannya.

Dengan semua tuduhan ini, wajar jika publik mempertanyakan: apakah keluarga besar Jokowi akan mengalami rungkad entek-entekan secara bersama-sama? Apakah semua ini akan tercatat sebagai lembaran hitam dalam sejarah politik Indonesia?

Jika kekuasaan yang diraih berasal dari “benih tak halal”, maka bukan tidak mungkin akhirnya akan runtuh dengan cara yang menyakitkan. Akumulasi kebohongan dan dugaan pelanggaran hukum dapat menjadi benih kehancuran, bukan hanya secara politis, tetapi juga secara hukum dan moral.

Maka, analogi lagu Rungkad menjadi sangat relevan: tentang tokoh yang jatuh, bukan karena nasib semata, tetapi karena bangunan kekuasaan yang didirikan di atas kebohongan dan kepalsuan.

Kepastian akan masa depan Jokowi? Wallahu a’lam. Karena kebenaran dan keadilan sejati, hanya milik Tuhan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Guncang Penegakan Hukum! PPWI Gugat Kapolri di PN Jaksel, Bongkar Dugaan Kolusi Polres Blora dengan Mafia BBM

Next Post

Surplus Beras: Antara Prestasi dan Ilusi Ketahanan Pangan

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Feature

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026
Next Post
Bapanas Berencana Impor Beras 1 Juta Ton dari Negara Mana coba?

Surplus Beras: Antara Prestasi dan Ilusi Ketahanan Pangan

Mengkultuskan Jokowi sebagai Nabi: Membakar Dupa di Atas Jerami Kering

Mengkultuskan Jokowi sebagai Nabi: Membakar Dupa di Atas Jerami Kering

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan

Rumor Reshuffle Makin Kencang, Kursi Menkeu dan Gubernur BI Dikabarkan Jadi Sasaran Perombakan Prabowo

June 15, 2026
Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...