• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

RUNTUH NYA KERAKTER KEBANGSAAN SEJAK DIAMANDEN NYA UUD 1945.

fusilat by fusilat
June 24, 2022
in Feature
0
NEGARA INI NEGARA KEBANGSAAN BUKAN NEGARA DEMOKRASI .
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Prihandoyo Kuswanto | Ketua Pusat Studi Rumah Pancasila .

WOW Character Building, Seruan Bung Karno Untuk Indonesia

Ir. Sukarno. LIFE
Proklamator.id –

Pada 17 Agustus 1962 presiden Soekarno pada pidato kepresidenan menyerukan tentang membangun karakter atau Character Building.

Bung Karno menjelaskan pembangunan karakter pada masyarakat Indonesia akan pentignya rasa nasionalisme.

Pancasila sudah menjadi dasar negara Indonesia sudah sepatutya kita menjalani nilai-nilai yang terkandung pada Pancasila.

Rakyat adil makmur dan sentosa merupakan tujuan dari Pancasila.

Tidak ada keganjilan merata untuk semua. Jika nilai – nilai pada Pancasila sudah tertanam pada masyarakat, Keadilan akan tercipta.

Keadilan tidak melihat jabatan tidak melihat uang tidak melihat saudara ataupun keluarga, keadilan hanya melihat kebenaran.

Character Building seperti yang dikatakan Bung Karno nilai – nilai Pancasila dan nasionalisme harus terus dibangun dan diwariskan pada generasi selanjutnya.

Patriot – patriot bangsa yang berjuang demi negara membebaskan diri dari penjajahan belanda tidak boleh di lupakan dan itu harus terus dilakukan karena dengan mengingat itu kita akan mengingat perjuangan para pahlawan untuk bangsa kita.

Kekayaan dan kemakmuran berbeda, kemakmuran bersifat kolektif sedangkan kekayaan bersifat individulistik. Kemakmuran merupakan prospek dari keadilan. Kemakmuran pada masyarakat Indonesia pada saat ini sangatlah tidak ada karena keadilan di Indonesia masih belum bisa ditegakkan. Masih banyaknya kasus – kasus yang diselesaikan dengan tidak adil atau tidak menguntungkan.

Sejak UUD1945 diamandemen kemudian sistem yang dijalankan adalah Presidenseil yang basis nya Individualisme ,Liberalisme Kapitalisme .

Maka tidak mungkin lagi membangun karakter kebangsaan sebab Pancasila jelas bertentangan dengan individualisme Liberalisme dan Kapitalisme .

Ketika negara Berideologi Pancasila dengan sistem MPR diganti dengan sistem Presidensil sebetulnya negara sudah murtad terhadap Pancasila .Presidenseil basis nya Individualisme maka kekuasaan di perebutkan banyak banyakan suara ,kalah menang ,Kuat kuatan .

Jelas bertentangan dengan Pancasila permusyawaratan perwakilan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan .dengan sistem MPR .

Perubahan ini sungguh luar biasa menghabisi karakter kebangsaan kita bahkan sistem Presidenseil telah mengganti visi misi yang tertuang di pembukaan UUD 1945 diganti dengan visi misi Presiden .Banyak pakar ketatanegaraan ngak ada yang menelaah bawah Preambule UUD 1945 tidak diamandemen tetapi tidak dipakai lagi .apa para cerdik pandai terutama BPIP mengerti soal bawah negara ini Sudah murtad terhadap Pancasila dan pembukaan UUD1945 ?
Bahkan apakah BPIP mengerti kalau negara ini sudah tidak berideologi Pancasila.?

Megawati dalam sebuah Vidio mengkritisi bawah tidak ada visi misi kepala daerah yang ada visi misi Presiden sampai ke desa kata nya .ini yang ngomong Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menilai, visi misi antara kepala daerah dengan presiden harusnya bisa sama. Apalagi, Indonesia adalah negara yang berbentuk kesatuan, sehingga seharusnya tidak ada kepala daerah yang memiliki visi misi berbeda.

Didalam negara berdasarkan Pancasila Visi Misi Presiden itu tidak ada yang ada adalah visi misi negara .

Sejak UUD1945 sejak jaman SBY sampai jaman Jokowi visi misi negara diganti dengan visi misi Presiden.

Banyak yang tidak sadar termasuk Megawati dengan BPIP nya .
Menganti visi misi negara dengan visi misi Presiden maka Indonesia bukan lagi negara yang di Proklamasikan 17 Agustus 1945.

Arti nya kita telah berkhianat terhadap Negara Proklamasi 17 Agustus 1945 ,berkhianat terhadap pendiri negeri ini ,berkhianat terhadap Proklamator Kemerdekaan Soekaro Hatta .berkhianat terhadap para pahlawan bangsa .sebab mengganti visi misi negara maka negara yang di Proklamasikan tidak lagi punya tujuan dan cita cita nya Masyarakat adil dan makmur .

Visi Misi Negara Indonesia yang tertuang pada pembukaan UUD 1945 adalah Visi : Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Misi Negara Indonesia ;
Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Visi Misi ini selama Indonesia masih berdiri tidak boleh berubah apa lagi diganti .

Jaman Orde Lama Bung Karno tidak perna mempunyai visi misi
Bung Karno Punya program tetapi tidak mempunyai visi misi .
Misal nya untuk membangun karakter kebangsaan .

Gagasan Bung Karno tentang Trisakti memiliki tiga rumusan, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, berkepribadian dalam kebudayaan.Ini bukan mengganti Visi Misi Negara justru hal ini menterjemahkan dari visi negara.

Begitu juga jaman orde baru dengan konsep Trilogi Pembangunan adalah sebuah konsep yang dasar nya GBHN konsep pembangunan ini juga bukan visi misi sebab dasar nya Pancasila dan UUD1945.

Pelaksanaan pembangunan Orde Baru bertumpu kepada program yang dikenal dengan sebutan Trilogi Pembangunan.

Trilogi Pembangunan merupakan salah satu isi program kerja yang dibentuk oleh Kabinet Pembangunan III, yang bekerja pada periode 1978-1983.

Kabinet Pembangunan III menyelenggarakan Pelita III, yang menekankan pada Trilogi Pembangunan dengan tujuan terciptanya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila serta UUD 1945.

Jelas bahwa orde Soekarno dan orde Soeharto tidak perna mengganti Visi Misi dan tetap berpegang pada visi misi negara yang tertuang didalam pembukaan UUD 1945.

Kekacauan terjadi dalam ketata negaraan Indonesia sejak diamandemen nya UUD 1945.adalah betul Pembukaan UUD 1945 tidak diamandemen bahkan Yakob Tobing tokoh pengamandemen dengan nada melecehkan mengatakan Pembukaan UUD 1945 baik baik saja .

Sejak UUD1945 diamandemen negara sudah murtad terhadap Pancasila dan bukan lagi Negara yang di Proklamasikan 17 Agustus 1945. Apakah Prof .Dr Megawati Soekarno Putri dengan BPIP nya mengerti terhadap penyelewengan ini .

Apa kita tidak sadar bahwa
Character Building,sudah dirobohkan diganti dengan individualisme ,liberalisme kapitalisme ?

Masih ingat apa kata bung Karno tentang kepribadian nasional. Kemerdekaan dan kepribadiannasional adalah laksana dua anak kembar yang melengket satu sama lain, yang tak dapat dipisahkan tanpa membawa bencana kepada masing-masing….

Sekali lagi, semua kita, terutama sekali semua pemimpin-pemimpin, harus menyadari sangkut-paut antara Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945:

kemerdekaan untuk bersatu, kemerdekaan untuk berdaulat,

kemerdekaan untuk adil dan makmur,

kemerdekaan untuk memajukan kesejahteraan umum,

kemerdekaan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,

kemerdekaan untuk ketertiban dunia, kemerdekaan perdamaian abadi,

kemerdekaan untuk keadilan sosial, kemerdekaan yang berkedaulatan rakyat, kemerdekaan yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa,

kemerdekaan yang berkemanusiaan yang adil dan beradab,

kemerdekaan yang berdasarkan persatuan Indonesia;

kemerdekaan yang berdasar kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan,

kemerdekaan yang mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Semua ini tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar1945, anak kandung atau saudara kembar daripada Proklamasi 17Agustus 1945.

Kita harus memahami apa yang terkandung di dalam Preambule UUD 1945, adalah Jiwa, falsafah, dasar, cita-cita, arah, pedoman, untuk mendirikan dan menjalankan Negara Indonesia.
Jadi sangat jelas bahwa terjadi penyelewengan dalam menjalankan negeri ini
Pembukaan UUD1945 tidak dijalankan dengan bukti nyata visi misi negara diganti dengan visi misi presiden maka setiap ganti presiden visi misi negara akan berubah .
Apakah seperti ini negara yang kita inginkan ?
Tidak ada jalan lain untuk menyelamatkan negara bangsa Indonesia kembali ada UUD 1945 Pancasila .

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bedah Buku Mukjizat Doa & Dzikir I Ustadz Dr. Aam Amirudin M.Si

Next Post

PDIP Tegaskan Dana Parpol Rp27 M Tak Dipakai Buat Kampanye

fusilat

fusilat

Related Posts

Economy

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI
Birokrasi

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026
Birokrasi

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026
Next Post
Projo Ikut Acara Koalisi Indonesia Bersatu, Ini Jawaban PDIP

PDIP Tegaskan Dana Parpol Rp27 M Tak Dipakai Buat Kampanye

Ngotot, Masih Upayakan 3 Periode, Relawan Jokowi Gelar Halal Bihalal

Ngotot, Masih Upayakan 3 Periode, Relawan Jokowi Gelar Halal Bihalal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

JUMHUR HIDAYAT: AKTIVIS DI TENGAH PUSARAN PERTUMBUHAN DAN KEBERLANJUTAN

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist