• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

SAMIRI, JIMLY, YUSRIL AKADEMISI STEMPEL POLITISI

M.Yamin Nasution by M.Yamin Nasution
January 15, 2024
in Feature, Law, Politik
0
SAMIRI, JIMLY, YUSRIL AKADEMISI STEMPEL POLITISI
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh M Yamin Nasution – Pemerhati Hukum

“Apa yang rakyat butuhkan adalah filosofis politik yang tidak didasarkan hanya pada masalah kedaulatan, rakyat harus penggal kepala Raja (Michel Foucault, 1977).

Seorang Professorship dalam sejarahnya dapat di angkat menjadi Professor sebab dua syarat, yaitu; 1). Lama mengabdi di gedung pendidikan, dan 2). Dekat dengan kekuasaan. Sejak tahun 1830 tradisi buruk ini dibuang, seorang Professorship harus benar-benar mengabdikan dirinya untuk meneliti, sehingga ditemukan formulasi yang tepat untuk memajukan suatu system bagi pemerintahan yang membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat, dan sejak itu, hal ini berlaku di seluruh dataran Eropa dan Amerika, oleh karena itu seseorang yang memiliki gelar Professor benar-benar di hormati dan dapat di uji kejujuran intelektualitasnya.

SAMIRI adalah seorang intelektuil yang hidup di era kepemimpinan Fir’aun, pemimpin bengis, gemar membangun infrastruktur namun melupakan kewajibannya untuk melindungi dan mensejahterakan rakyatnya.

SAMIRI diceritakan dalam Al-qur’an surah Thaahaa Ayat 95-97 di ceritakan sedang berdialog dengan NABI MUSA AS, dalam dialog tersebut terlihat SAMIRI menjelaskan bahwa; dia mengetahui suatu hukum yang tidak diketahui oleh khalayak, sehingga ia memanipulasi demi keuntungan dunia yang sedikit. Dan SAMIRI dijelaskan secara singkat Allah laknat sebab menyesatkan.

JIMLY, strategi kepemimpinannya saat menjabat sebagai Ketua MK, akademisi Asing menyebut kombinasi antara maksimalis dan minimalis, Jimly banyak membatalkan kebijakan hukum pemerintah namun disaat yang bersamaan Jimly banyak melakukan penundaan pelaksanaan putusan MK, atau Jimly melakukan penyesuaian politik praktis antara kebijakan pemerintah dengan putusan MK, dan ini kepemimpinan yang lemah “quasi weak review” (Simon Butt dan Tim Lindsey : The Constitution of Indonesia, 2012). Mahkamah Konstitusi yang lemah di tunjukkan dengan Ketika Jimly membuat putusan “Konstitusional Bersyarat” atau secara universal akademisi asing menyebut Putusan cari aman, nyaman dengan elit Pemerintah dan pujian dari Masyarakat awam. Dalam kasus-kasus lain, MK pada masa Jimly, Pengadilan meminta Pemerintah untuk menafsirkan UU dengan cara tertentu, dan mengeluarkan upaya hukum yang buruk, seperti; pernyataan menangguhkan, “Keputusan tersebut tidak sah untuk jangka waktu tertentu, dimana MK membiarkan Pemerintah untuk melakukan akal-akalan sehinga undang-undang yang telah dibuat tetap berjalan dengan cara berbeda (Prof.Dr. Stefanus Hendrianto. Ph.D -Gregorian University). Hal yang sama juga dilakukan oleh Jimly dkk, saat menjadi ketua siding etik MKMK, pada dasarnya Putusan ini adalah putusan yang manipulatif, pemuas dahaga kekuasaan dan obat penenang bagi rakyat yang marah. Putusan tersebut seharusnya bersifat Constitutif Vonnis, dimana Putusan tersebut harus memberikan Rekomendasi kepada Presiden untuk memberhentikan Anwar Usman apabila temukan pelanggaran etik berat, bukanlah Putusan Declaratif Vonnis dengan memberhentikan Usman, sehingga Putusan MKMK memberikan jalan tol bagi Usman untuk menggugat di PTUN.

YUSRIL Adalah seorang politisi senior, disamping seorang sarjana hukum. Capaian tercepat dan terhebatnya Adalah mendapatkan gelar Professor dalam waktu cukup luar biasa singkat, apakah hal ini seperti tradisi Inggris terdahulu, dekat dengan kekuasaan dan lama mengabdi disuatu lembaga Pendidikan, jawabannya kemanfaatan ilmu pengetahuan bagi masyarakat dalam bernegara, terlebih hutang terbesar bagi politikus adalah melahirkan hukum yang benar-benat berguna bagi Rakyat.

Pada saat Putusan MK yang memuluskan Anak Presiden menjadi Wapres yang tidak hanya menjadi perhatian dan polemik secara nasional, namun juga menjadi cemoohan bagi akademisi Asing seperti yang terlihat di Jurnal Hukum Oxford dan Harvard (I-Connect) yang menyatakan putusan ini adalah skandal terbesar Jokowi melalui Usman yang didukung oleh penjilat-penjilat Jokowi, Yusril tidak mengatakan bahwa Putusan tersebutInkonstitusional, tidak sah, dan kejahatan konstitusi.

Suatu Putusan yang sah, apabila tunduk pada aturan yang berlaku (Han Kelsen, David Hume “Purity of Law”, dan H.L.A Hart – Concept of Law), Putusan ini hanya disebut sebagai Putusan yang legal, di putus tanpa tunduk pada aturan-aturan yang ada, namun dari Lembaga negara yang Sah, dan pembangkangan atas Konstitusi adalah kejahatan (Louis Micheal Seidman, 2013 “On Constitutional Disobedience”).

Jimly dan Yusril beberapa hari lalu menanggapi, kedatangan beberapa rakyat ke Menkopolhukam dan bertemu dengan Mentri Mahfud MD, Pahlawan Konstitusi yang di catat Akademisi Asing, seorang yang keras kepala terhadap penegakan hukum keadilan.

Jimly mengatakan “takut kalah”  ini adalah ucapan seorang politisi berbaju Ahli Tatanegara.

Sedangkan Yusril mengatakan; “Inkonstitusional”.

Jimly dan Yusril melupakan arti mendasar dari konstitusi yaitu rakyat awam, UUD-NRI 1945 menjamin kebebasan berserikat dan menyampaikan pikiran. Sekolompok rakyat yang memahami tentang politik bernegara, tujuan bernegara sejak awal resah dengan Pemilu Curang, hal yang mendasari adalah adanya kejahatan konstitusi, seperti yang disebutkan oleh Seidman.

Konstitusi secara etimologi dan terminologi Adalah bagaimana Rakyat bisa memenggal kepala Raja. Sedangkan datang ke Kemenkopolhukam, bertemu dengan cara yang baik, bicara dengan cara yang baik adalah cara yang terdidik sesuai dengan petunjuk sila ke empat Pancasila “Musywarah Mencapai Mufakat dengan cara yang Hikmah dan Bijaksana”.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo Dengan Tegas Menyatakan Sebagai Penerus Visi,Misi dan Kebijakan Presiden Jokowi

Next Post

Ditengah Desakan Mundur, Menteri Sri Mulyani Posting Foto Bersama Menteri Basuki, Diskusi Bahas Anggaran IKN.

M.Yamin Nasution

M.Yamin Nasution

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Ditengah Desakan Mundur, Menteri Sri Mulyani Posting Foto Bersama Menteri Basuki, Diskusi Bahas Anggaran IKN.

Ditengah Desakan Mundur, Menteri Sri Mulyani Posting Foto Bersama Menteri Basuki, Diskusi Bahas Anggaran IKN.

Jepang : 86,6%  Mendukung UU Pengendalian Dana Politik Lebih Ketat

Jepang : 86,6%  Mendukung UU Pengendalian Dana Politik Lebih Ketat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist