• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Sawah Sakit, Pangan Bangsa Terancam

fusilat by fusilat
September 18, 2025
in Economy, Feature
0
MENJUAL SAWAH DEMI ANAK SEKOLAH
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastratmadja

Swasembada beras berkelanjutan hanya mungkin terwujud bila sawah tetap sehat. Sawah yang sehat berarti lahan yang optimal untuk pertumbuhan padi dan menghasilkan beras berkualitas. Ada beberapa indikator utama:

  • Kesuburan tanah dengan kandungan nutrisi cukup.
  • Kualitas air yang memadai dan bebas polusi.
  • Kondisi fisik tanah yang stabil, tidak terlalu padat atau gembur.
  • Biodiversitas yang kaya, ditandai hadirnya tanaman, hewan, dan mikroorganisme.
  • Produktivitas yang tinggi dan berkesinambungan.

Sawah yang sehat adalah jaminan produksi beras, ketersediaan pangan nasional, sekaligus kesejahteraan petani dan masyarakat. Bagi bangsa ini, sawah bukan sekadar lahan: ia adalah investasi kehidupan generasi mendatang.

Bom Waktu dari Pupuk Kimia

Namun, sejak revolusi hijau, sawah kita terus dibombardir pupuk kimia. Produksi memang naik, tapi kesehatan sawah memburuk. Petani enggan beralih ke pupuk organik karena dianggap lambat meningkatkan hasil.

Kondisi ini diperparah oleh kebijakan pupuk bersubsidi. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2022 menetapkan subsidi hanya untuk Urea dan NPK, dengan komoditas penerima turun dari 70 menjadi 9: padi, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai, kakao, tebu, dan kopi.

Tiga di antaranya—kedelai, bawang putih, dan tebu—justru defisit sehingga masih harus diimpor. Pemerintah beralasan subsidi pupuk kimia mutlak diperlukan untuk mendongkrak produksi. Tapi, jika pupuk organik terus diabaikan, kesehatan sawah akan kian rapuh.

Presiden Jokowi akhirnya menugaskan Menteri Pertanian agar pupuk organik juga masuk dalam skema subsidi. Sebuah pengakuan bahwa sawah yang dihantam pupuk kimia tanpa jeda hanya akan menyisakan beban berat bagi generasi penerus.

Ancaman Alih Fungsi Lahan

Selain kesehatan sawah yang kian menurun, ancaman lain adalah alih fungsi lahan. Sawah demi sawah berubah menjadi bandara, pelabuhan, rel kereta cepat, jalan tol, kawasan industri, bahkan perumahan. Banyak pula sawah berpindah dari tangan petani kecil ke “petani berdasi”.

Jika dibiarkan, ruang pertanian makin menyempit. Padahal, menjaga lahan pertanian sama artinya menjaga hidup bangsa. Alih fungsi lahan semestinya diputuskan dengan pertimbangan matang: apakah benar membawa keberkahan, atau justru melahirkan tragedi berkepanjangan?

Butuh Penjaga yang Berintegritas

Karena itu, kita memerlukan “penjaga ruang pertanian” yang berintegritas, tahan godaan, dan berpihak pada petani. Tanpa mereka, ruang pertanian akan terus terkikis oleh kepentingan jangka pendek, dan pangan nasional pun terancam.

Sawah Kita Sedang Sakit

Kini, fakta berbicara: sawah petani sedang sakit. Dulu, untuk 5–6 ton padi per hektar, cukup dengan 250 kg Urea. Sekarang, dosis sama hanya menghasilkan sekitar 3 ton. Artinya, untuk hasil yang sama, petani harus menabur 500 kg Urea per hektar.

Sawah yang makin rakus pupuk adalah sawah yang kehilangan kesehatannya. Jika gejala ini terus dibiarkan, swasembada beras hanya akan jadi ilusi, sementara bangsa ini menghadapi krisis pangan yang nyata.

Sawah adalah napas bangsa. Jika sawah sakit, masa depan kita ikut terengah-engah.

(Penulis, Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Resmi Jadi Menpora, Erick Thohir – Djamari Chaniago – Menkopolkam

Next Post

PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026
Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai
Birokrasi

Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

May 11, 2026
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Teddy is The Real President!

May 11, 2026
Next Post
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Ziarah Kartika Sari Dewi Soekarno: Mengikat Kembali Jejak 55 Tahun yang Terputus

Ziarah Kartika Sari Dewi Soekarno: Mengikat Kembali Jejak 55 Tahun yang Terputus

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Teddy is The Real President!

by Karyudi Sutajah Putra
May 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Kegelisahan Amien Rais adalah kegelisahan kita semua....

Read more
Berkat Perseretuan PDIP vs Jokowi, PDIP Cabut Laporan Terhadap RG Terkait Sangkaan Pencemaran Nama Baik Jokowi

Rocky Gerung yang Tak Lagi Menggerung

May 10, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Mendadak Ayam Sayur

May 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

May 11, 2026

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026
Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

May 11, 2026
Halalbihalal Alumni SMP Pertiwi 1973-1976: Wajah Boleh Menua, Persahabatan Tetap Menyala

Halalbihalal Alumni SMP Pertiwi 1973-1976: Wajah Boleh Menua, Persahabatan Tetap Menyala

May 11, 2026
Simalakama Teddy Wijaya

Teddy is The Real President!

May 11, 2026

Cinta atau Takut kepada Allah? – (Ketika Iman Tidak Lagi Diukur dari Seberapa Banyak Kita Tahu, Tetapi Seberapa Dalam Kita Menjaga Diri)

May 11, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

May 11, 2026

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...