• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

SEANDAINYA BANTUAN SOSIAL BERAS DIHENTIKAN !

by
December 29, 2024
in Economy, Feature, Layanan Publik
0
Bulog Pastikan Tak Ada Atribut Kampanye Pemilu dan Pilpres di Bansos Beras
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Kelompok masyarakat miskin yang berada di desil 1 dan 2, barang sejenak boleh tersenyum kecut. Pasalnya, selain mulai Januari hingga Pebruari 2025 mereka akan mendapatkan bantuan beras lagi sebesar 10 kg per bulan per KK, namun mulai bulan Maret 2025, bantuan sosial beras ini bakal dihentikan pelaksansannya oleh Pemerintah.

CNN.Jakarta merilis, Pemerintah bakal membagikan bantuan pangan berupa beras pada Januari sampai Februari 2025. Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan bantuan akan diberikan kepada 16 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Masing-masing PBP (penerima bantuan pangan) akan mendapatkan 10 kg beras, fokusnya ada di desil 1 dan 2.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional mengatakan jumlah penerima bantuan pangan akan turun dari 22 juta menjadi 16 juta KPM atau sekitar 64 juta jiwa penduduk miskin. Penurunan persentase penduduk miskin pada Maret 2024 menjadi 25,22 juta. Ini menurun 0,68 juta orang terhadap Maret 2023 dan menurun 1,14 juta orang terhadap September 2022.
Penurunan 6 juta keluarga jumlah penerima, selain terjadi penurunan jumlah penduduk miskin, lantaran sudah ada program bantuan pemerintah lainnya, termasuk Makan Bergizi Gratis.

Selanjutnya demi mewujudkan program yang lebih tepat sasaran, perlu menggunakan data desil 1 dan 2 yang jumlahnya 14 juta sebagaimana data P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem). Dari itu ditambahkan pula dengan data lansia tunggal dan perempuan KK (Kepala Keluarga) miskin.

Untuk diketahui bantuan pangan beras yang akan disalurkan sebanyak 10 kilogram (Kg) per keluarga. Penyaluran akan diberikan selama sebulan sekali pada Januari dan Februari 2025. Program pengiring lainnya seperti Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras juga tetap akan dilaksanakan pemerintah di tahun depan. SPHP beras di Januari dan Februari masing-masing akan digelontorkan 150 ribu ton setiap bulannya.

Beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Pangan Bung Zulhas menyatakan bantuan pangan beras dilanjutkan untuk periode Januari-Februari 2025. Total anggaran yang disiapkan untuk program tersebut Rp 6 triliun. Zulhas mengatakan bantuan beras akan disalurkan 160.000 ton per bulan kepada 16 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kemudian akan ada beras murah atau program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masing-masing 150.000 ton di Januari-Februari 2025.

Jujur kita akui, bagi masyarakat miskin, apalagi yang tercatat selaku miskin ekstrim, bantuan beras 10 kg per bulan, betul-betul merupakan “dewa penolong” kehidupan yang sangat berarti. Keprihatinan hidup yang mereka alami, sedikit banyak tertolong dengan adanya bantuan beras gratis. Bansos beras, membuat mereka bisa bernafas lega. Nyawa mereka tetap tersambung.

Ada persoalan yang mengusik perasaan mereka. Mengapa Pemerintahan Prsbowo/Gibran hanya melaksanakan program bantian beras ini hanya berlangsung dua bulan saja ? Lalu, bagaimana dengan bulan Maret 2025 dan seterusnya ? Dari mana mereka akan memperoleh 10 kg beras, jika kondisi kehidupan kesehariannya belum banyak mengalami perubahan ?

Suara hati kaum miskin seperti ini, tentu penting untuk dijadikan percik permenungan kita bersama. Terlebih bagi Pemerintah yang sekarang ini diberi kehormatan dan tanggungjawab oleh rakyat untuk menjalankan kekuatan dan kewenangan. Kaum miskin tetap berharap agar Pemerintah mampu mencari solusi cerdas agar mereka cepat terbebaskan dari suasana hidup sengsara dan melarat.

Sebagai anak bangsa yang hidup di Tanah Merdeka, mereka memiliki hak penuh untuk dapat hidup sejahtera dan bahagia. Mereka selama 79 tahun Indonesia merdeka sudah bosan menjalani kehidupan selaku “korban pembangunan”. Mereka ingin merasakan pula bagaimana nikmatnya pembangunan, sebagaimana yang selama ini dirasakan oleh 9 Naga.

Itu sebabnya, mereka akan kecewa berat, jika bantuan sosial beras distop, dengan tidak jelas apa yang mrnjadi penggantinya. Catatan kritisnya adalah apakah Pemerintah telah menyiapkan program pengganti bansos beras ini, jika mulai Maret 2025 dihentikan ? Sebagai Presiden yang peduli akan nasib dan kehidupan orang miskin, kita percaya Pak Prabowo telah mempunyai solusi cerdasnya.

Beberapa literatur menyebut bantuan sosial (Bansos) beras merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu dengan memberikan beras subsidi. Manfaat dari segi ekonomi diantaranya, mengurangi beban biaya hidup;
meningkatkan daya beli masyarakat;
mengurangi kemiskinan dan membantu stabilisasi harga beras.

Dari sisi sosial, manfaatnya adalah :
meningkatkan kesejahteraan masyarakat; mengurangi kesenjangan sosial; membantu masyarakat rentan pangan dan meningkatkan kualitas hidup. Dari sisi kesehatan, manfaatnya adakah meningkatkan akses ke makanan bergizi; mengurangi risiko kekurangan gizi; membantu masyarakat dengan kebutuhan khusus dan
meningkatkan status gizi masyarakat.

Selain itu ada juga yang menganalisis manfaat bantuan sosial beras dari sisi psikologis seperti mengurangi stres dan kecemasan; meningkatkan kepercayaan diri; membantu masyarakat merasa lebih aman dan meningkatkan kualitas hidup keluarga. Yang terpenting, mereka memiliki rasa percaya diri untuk menjadi warga negara Indonesia.

Akhirnya penting direnungkan, apa yang bakal dirasakan oleh keluarga penerima manfaat, seandainya bantuan sosial beras mulai bulan Maret 2025 jadi distop pelaksanaannya oleh Pemerintah. Jawabannya jelas, pasti mereka akan merasakan kekecewaan yang cukup mendalam. Terlebih jika Pemerintah belum menyiapkan penggantinya yang sebanding. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hasto TSK, KPK Overlapping dan Disobedience

Next Post

Kecelakaan Jeju Air Tewaskan 177 Orang, Korea Selatan Tetapkan 7 Hari Berkabung Nasional

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Kecelakaan Jeju Air Tewaskan 177 Orang, Korea Selatan Tetapkan 7 Hari Berkabung Nasional

Kecelakaan Jeju Air Tewaskan 177 Orang, Korea Selatan Tetapkan 7 Hari Berkabung Nasional

PT Taspen Resmi Umumkan Perubahan Mekanisme Autentikasi Pensiunan PNS Mulai 2025

PT Taspen Resmi Umumkan Perubahan Mekanisme Autentikasi Pensiunan PNS Mulai 2025

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...