• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Seragam dalam keberagaman

Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han by Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han
March 27, 2023
in Feature
0
Mencoba membaca di balik putusan PN tentang penundaan pemilu 2024

Dr. Susilawati sisi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han – Intelektual Bela Negara

Dalam konteks kehidupan bernegara, penting sebuah ideologi negara dijalankan oleh setiap anak bangsa sebagai pedoman dan petunjuk arah hidup. Indonesia memiliki ideologi Pancasila yang terdiri dari lima sila, sejatinya setiap warga negara Indonesia (WNI) tahu dan memahami dengan sangat baik setiap sila dari Pancasila yang menjadi kompas dan petunjuk arah bagi kehidupan nasional agar tidak salah arah dan berjalan sesuai relnya.

Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum, yang dijelaskan secara rinci dalam Undang – Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai konstitusi negara yang terdiri dari 16 Bab, 37 Pasal, serta aturan peralihan dan aturan tambahan.

Sebagai bangsa merdeka sejatinya bangga dan penuh rasa percaya diri yang baik dalam menjalankan kehidupan nasional di ruang sosial/demokrasi untuk mewujudkan ruang lebih tenang, tertib, damai agar dapat berkreatifitas, berkarya, produktif, inovasi dalam rangka mencapai kemakmuran dan kesejahteraan.

Selain itu, memudahkan dalam berinteraksi antar sesama anak bangsa walau berasal dari keberagaman sosial (suku, agama, etnis, budaya, usia, ekonomi, status sosial dan lain – lain) hanya tinggal mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari masalah dengan tidak melanggar aturan hukum. Maka membentuk pribadi matang dan dewasa, serta dapat menjalani kehidupan berbangsa secara baik, benar, mandiri dan bertanggung jawab.

Di era demokrasi dan digital saat ini justru membuka peluang bagi kelompok – kelompok yang tidak bertanggung jawab untuk memprovokasi masyarakat Indonesia demi kepentingan mereka. Keberagaman sosial itu dijadikan sumbu untuk menyalakan api kebencian sehingga terus menyala dan membuat gaduh ruang publik sehingga situasi menjadi ricuh, situasi ini dimanfaatkan oleh pihak – pihak tersebut untuk mengeruk keuntungan, dan pola ini terus terjadi.

Bangsa Indonesia yang terdiri dari keberagaman sosial, asli tumbuh dari bumi Indonesia sejatinya menjadi kekayaan yang dapat diberdayakan secara maksimal untuk menyokong kualitas kehidupan bernilai kemanusiaan. Jika sebaliknya maka akan menyulitkan serta lambat dalam mencapai kesejahteraan hidup bagi seluruh rakyat, di sisi lain dibutuhkan biaya besar dalam menjalani kehidupan yang demikian juga melelahkan seluruh elemen bangsa.

Bangsa Indonesia harus memiliki kesadaran tinggi, walau hidup dalam keberagaman namun harus berpegang teguh pada konsep dasar kebangsaan yang telah ditetapkan oleh para pendiri bangsa yaitu Pancasila yang dijabarkan dalam UUD 1945. Jika solid berpegang pada konsep ini, maka tidak mudah terpecah bangsa Indonesia apapun rintangan, gangguan, hambatan, ancaman dan tantangan yang dihadapi. Bangsa Indonesia tidak memiliki masalah krusial, semua sudah ada tersedia hanya tinggal memberdayakannya saja dan dalam hal ini pemerintah paling bertanggung jawab menjadi pembimbing kehidupan seluruh rakyat Indonesia dengan cara memanfaatkan seluruh sumber daya nasional dengan profesional tapi tidak dimanfaatkan oleh kelompok tertentu agar proses kehidupan nasional stabil dan berkelanjutan.

Semakin modern kehidupan akan semakin besar tantangan yang dihadapi. Dengan berpegang kuat pada idelogi negara maka dapat menjadi rem agar lebih berhati – hati dalam menjalankan amanah rakyat. Tidak terburu – buru dalam menjalankan pembangunan nasional maka stabilitas negara terjamin baik.

Indonesia butuh pemimpin filosof (kebijaksanaan) yang berarti seseorang yang sudah selesai dengan dirinya sendiri agar dapat berfokus dalam mengimplementasikan nilai – nilai Pancasila yang berasal dari nilai luhur bangsa Indonesia. Dengan demikian maka kebaikan, kebenaran dan kemuliaan hidup menjadi ciri dan cermin bangsa Indonesia yang menjadi bagian dari dunia.

Saatnya bangsa Indonesia rajin merenung, berpikir secara mendalam sebagai bangsa religi/spiritual, maka orientasi kehidupan pada ketenangan dan menyatu dengan alam karena pada akhirnya akan kembali menjadi tiada. Tiada guna saling menyakiti dan mengklaim bahwa diri atau kelompoknya lebih baik dari lainnya, karena seluruh WNI sama di mata hukum dan masing – masing berperan besar dalam memajukan Indonesia tapi bukan sebaliknya. Itulah bentuk tanggung jawab sebagai anak bangsa, walau berasal dari keberagaman namun seragam dalam menjalankan konsep kehidupan bernegara dan berbangsa. Penulis juga demikian dalam menjalani kehidupan nasional, sederhana hanya tinggal menumbuhkan kesadaran bagaimana mencintai Indonesia sesuai konsep dasar berbangsa.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Lowongan BUMN Terbaru PT Pegadaian Bulan Maret 2023

Next Post

Bahaya Sang Megalomaniak di Era Demokrasi

Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han

Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han

Related Posts

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak
Feature

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

May 17, 2026
Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa
Feature

Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

May 17, 2026
SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat
Feature

SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

May 17, 2026
Next Post
Bahaya Sang Megalomaniak di Era Demokrasi

Bahaya Sang Megalomaniak di Era Demokrasi

Pasca-Kebangkrutan Silicon Valley Bank

Pasca-Kebangkrutan Silicon Valley Bank

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Arab Saudi Beri Kuota 1 Juta Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini, Simak Ketentuannya

Hasil Hisab Tim Kemenag: Idul Adha 1447 H Diperkirakan Jatuh pada 27 Mei 2026

May 17, 2026
Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

May 17, 2026
BREAKING NEWS  Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

BREAKING NEWS Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

May 17, 2026
Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

May 17, 2026
Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

May 17, 2026
SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

May 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Arab Saudi Beri Kuota 1 Juta Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini, Simak Ketentuannya

Hasil Hisab Tim Kemenag: Idul Adha 1447 H Diperkirakan Jatuh pada 27 Mei 2026

May 17, 2026
Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

May 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist