• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Setelah Keracunan MBG – Ternyata Ada 1.200 Ton Beras Tidak Layak Konsumsi

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
October 3, 2025
in Aya Aya Wae, Feature
0
Bulog Ke Depan : MEWUJUDKAN INTEGRASI KEBIJAKAN PANGAN NASIONAL
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastratmadja

Setelah publik heboh dengan kasus keracunan MBG, kini rakyat kembali diingatkan pada ironi pangan nasional. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menegaskan beras Perum Bulog yang dibagikan tetap “bagus”. Namun, sidak Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), ke Gudang Bulog Tabahawa, Maluku Utara, menemukan 1.200 ton beras tidak layak konsumsi.

Arief menyebut stok Bulog terdiri dari beras lama dan baru. Ia menegaskan, distribusi beras ke masyarakat harus berkualitas. Tapi masyarakat sudah lama mengenal beras Bulog sebagai beras “kelas dua”: pegawai negeri pun lebih senang menukar jatah Bulog dengan uang dan membeli beras lain di pasar atau ritel modern.

Beberapa penyebab citra buruk beras Bulog:

  1. Sejarah Beras Miskin: Bulog identik dengan Raskin dan Rastra, dianggap hanya untuk kalangan miskin.
  2. Kualitas Diragukan: Ada laporan beras berkutu, berwarna abu-abu, atau patah-patah.
  3. Penyimpanan Buruk: Gudang lembab dan sirkulasi udara kurang, menurunkan kualitas beras.

Bulog berusaha memperbaiki citra melalui inovasi produk, pemeriksaan rutin, pengendalian suhu dan kelembaban, serta prinsip “first in, first out” agar stok lama didistribusikan terlebih dahulu.

Program Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) pun digencarkan pemerintah untuk menjaga harga dan ketersediaan beras:

  • Tujuan: Stabilitas harga, pasokan beras nasional, perlindungan daya beli masyarakat.
  • Sumber: Cadangan Beras Pemerintah Bulog dari petani lokal dan impor bila perlu.
  • Distribusi: Pasar tradisional, ritel modern, warung Bulog, e-commerce, koperasi desa/kelurahan.
  • Harga: HET zona 1 (Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, Sulawesi) Agustus 2025: Rp10.900/kg.
  • Kualitas dan Kemasan: Medium, patahan maksimal 15%, kemasan 5 kg dengan label resmi Bulog.
  • Pengawasan: Maksimal 10 kg per orang, prioritas rumah tangga.

Ironisnya, sidak Komisi IV DPR menemukan beras SPHP berwarna abu-abu dan tidak layak konsumsi, kemungkinan karena:

  1. Penyimpanan Terlalu Lama: Disimpan sejak Mei 2024.
  2. Kualitas Awal Rendah: Beras rentan berubah warna dan tekstur.
  3. Gudang Kurang Terjaga: Paparan kelembaban, suhu tinggi, atau hama.
  4. Proses Pengolahan Salah: Menurunkan kelayakan konsumsi.

Tindakan Bulog: pengecekan dan konfirmasi oleh Dirut Ahmad Rizal Rhamdani, serta pengolahan ulang agar beras layak konsumsi.

Langkah pencegahan:

  • Pengelolaan gudang lebih baik.
  • Pengawasan kualitas ketat.
  • Distribusi stok lama agar kualitas tetap terjaga.

Ironi terus berlanjut: setelah keracunan MBG, rakyat kini harus waspada dengan beras Bulog. Semoga tindakan ini cukup untuk menjamin pangan rakyat layak konsumsi, bukan sekadar janji di atas kertas.

(Penulis, Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Koordinasi Pangan yang Terlepas: Saatnya Bulog Diberi Peran Sejati

Next Post

Membaca Logika APBN 2026 : Beli Senjata VS Rakyat Lapar

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Membaca Logika APBN 2026 : Beli Senjata VS Rakyat Lapar

Membaca Logika APBN 2026 : Beli Senjata VS Rakyat Lapar

Zulhas: Tak Mengerti Arti Keracunan dan Mencret

Keracunan MGB – Hukum Perdata Memberi Ruang untuk Menuntut Ganti Rugi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...