• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Membaca Logika APBN 2026 : Beli Senjata VS Rakyat Lapar

Ali Syarief by Ali Syarief
October 3, 2025
in Birokrasi, Economy, Feature
0
Membaca Logika APBN 2026 : Beli Senjata VS Rakyat Lapar
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Ali Syarief

Mari kita buka mata: APBN 2026 adalah peta prioritas yang lebih mirip wishlist pemerintah daripada blueprint pembangunan. Negara ini tampak siap perang, sehat, dan aman—tapi ekonomi? Terlantar di pojok ruang rapat.

Pertama, Badan Gizi Nasional: Rp 268 triliun. Angka ini membuat kita bertanya, apakah ini alokasi untuk rakyat atau anggaran untuk rapat, seminar, dan baliho tentang “gizi nasional”? Efektivitasnya tak jelas. Transparansi? Lebih sulit dicari daripada unicorn di Jakarta. Rakyat bisa saja menelan vitamin, tapi mereka tak merasakan efek nyata di dompet atau kualitas hidup mereka.

Kemudian, Kementerian Pertahanan Rp 185 triliun dan POLRI Rp 145,65 triliun. Anggaran keamanan nyaris menyamai seluruh belanja infrastruktur! Jadi jelas: pemerintah lebih takut negara diserang daripada takut rakyat kelaparan, menganggur, atau tertinggal dari teknologi global. Kalau perlu, rakyat bisa aman tapi tetap miskin—itulah logika APBN 2026.

Kemen PUPR (Rp 118,5T) dan Kemenkes (Rp 114T) hanyalah hiburan. Infrastruktur dibangun setengah hati, kesehatan digerakkan separuh tenaga, sementara belanja militer dan gaji aparat menelan sebagian besar kue. Pendidikan, pertanian, dan sektor produktif lainnya? Jangan berharap banyak—mereka hanya menjadi aksesoris, cantik di laporan tahunan tapi lemah di realita.

Jadi apa pesan terselubung APBN 2026? Rakyat aman, sehat, tapi miskin. Elite siap perang dan nyaman di balik gaji besar, sementara pengusaha, petani, dan pekerja inovatif dipaksa menunggu sisa remah-remah anggaran. Investasi produktif? Ah, itu hanya omongan di konferensi pers.

APBN ini jelas menegaskan: negara lebih senang mengamankan aparatur dan menyehatkan citra pemerintah daripada benar-benar menyejahterakan rakyat. Rakyat diberi vitamin, elite diberi senjata, dan masa depan ekonomi… entah, mungkin terselip di catatan kaki anggaran yang tak pernah dibaca.

APBN 2026: aman, sehat, dan… tragis bagi rakyat.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Setelah Keracunan MBG – Ternyata Ada 1.200 Ton Beras Tidak Layak Konsumsi

Next Post

Keracunan MGB – Hukum Perdata Memberi Ruang untuk Menuntut Ganti Rugi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026
Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai
Birokrasi

Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

May 11, 2026
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Teddy is The Real President!

May 11, 2026
Next Post
Zulhas: Tak Mengerti Arti Keracunan dan Mencret

Keracunan MGB – Hukum Perdata Memberi Ruang untuk Menuntut Ganti Rugi

KIM Mulai Menekan Prabowo: Koalisi atau Tuntutan Kekuasaan?

Ketika Negara Dikuasai Politisi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Teddy is The Real President!

by Karyudi Sutajah Putra
May 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Kegelisahan Amien Rais adalah kegelisahan kita semua....

Read more
Berkat Perseretuan PDIP vs Jokowi, PDIP Cabut Laporan Terhadap RG Terkait Sangkaan Pencemaran Nama Baik Jokowi

Rocky Gerung yang Tak Lagi Menggerung

May 10, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Mendadak Ayam Sayur

May 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

May 11, 2026

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026
Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

May 11, 2026
Halalbihalal Alumni SMP Pertiwi 1973-1976: Wajah Boleh Menua, Persahabatan Tetap Menyala

Halalbihalal Alumni SMP Pertiwi 1973-1976: Wajah Boleh Menua, Persahabatan Tetap Menyala

May 11, 2026
Simalakama Teddy Wijaya

Teddy is The Real President!

May 11, 2026

Cinta atau Takut kepada Allah? – (Ketika Iman Tidak Lagi Diukur dari Seberapa Banyak Kita Tahu, Tetapi Seberapa Dalam Kita Menjaga Diri)

May 11, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

May 11, 2026

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...