• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketika Negara Dikuasai Politisi

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
October 3, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
KIM Mulai Menekan Prabowo: Koalisi atau Tuntutan Kekuasaan?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Eksekutif dikuasai politisi. Legislatif dikuasai politisi. Yudikatif, khususnya Mahkamah Konstitusi (MK) dikuasai politisi. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pun dikuasai politisi. Nyaris setiap jengkal area kekuasaan negara dikuasai politisi.

Tidak itu saja. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga dikuasai politisi.

Dalam penelitiannya, 13 Agustus-25 September 2025 terhadap 59 BUMN dan 60 subholding-nya, Transparency International Indonesia (TII) menemukan sebanyak 165 dari 562 posisi komisaris di BUMN diduduki oleh politisi.

Dari 562 komisaris, sebanyak 172 berlatar belakang birokrat, 165 politisi, 133 profesional, 35 militer, 29 aparat penegak hukum (APH), 15 akademisi, 10 ormas dan 1 eks-pejabat negara.

Sebanyak 165 politisi tersebut terbagi menjadi dua, yakni 104 orang kader partai dan 61 orang relawan politik.

Banyaknya politisi bercokol di BUMN bukan fenomena kali ini saja. Sebelumnya juga seperti itu. Terutama sejak pemilihan presiden digelar secara langsung pada 2004. Para politisi yang tak tertampung di kabinet dan di DPR, ditampung di BUMN. Ada politik etis ala Belanda, atau politik balas budi.

Akibatnya, kinerja BUMN ya seperti itu-itu saja. Banyak yang merugi. Kendati merugi, tapi direksi dan komisarisnya tetap mendapatkan tantiem atau bonus. Ironis, memang.

BPK pun seperti itu. Para anggota BPK mayoritas adalah politisi. Yang memilih mereka juga politisi. Tak terpilih lagi menjadi anggota DPR, mereka lari ke BPK. DPR memilih mereka karena mereka adalah teman-teman DPR juga.

MK pun setali tiga uang. Dari sembilan hakim konstitusi, tiga di antaranya diajukan oleh DPR. Tiga lainnya diajukan pemerintah, dan tiga lainnya lagi dijaukan Mahkamah Agung (MA).

Sebab itu, status politisi sangat menjanjikan. Hari ini bersandal jepit, esok sudah bisa pakai jas dan dasi necis. Itu setelah mereka terpilih duduk di eksekutif, legislatif atau BUMN.

Bahkan seorang terpidana pun bisa menjadi komisaris BUMN. Contohnya Silfester Matutina.

Sebab itu, orang-orang kemudian berbondong-bondong masuk politik. Kalau tidak, ya menjadi relawan politik. Sebab, menjadi politisi adalah seperti darah biru di masa lalu. Politisi bak pangeran bahkan putra mahkota yang siap menjadi raja.

Padahal, mayoritas politisi itu tanpa kompetensi. Mereka yang di BUMN pun bingung apa yang harus diawasi.

Karena Presiden juga politisi, dia pun diam saja. Bahkan banyak mengangkat wakil menteri menjadi komisaris BUMN. Padahal sudah ada putusan MK yang melarang wakil menteri merangkap jabatan komisaris BUMN. Presiden bergeming.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Keracunan MGB – Hukum Perdata Memberi Ruang untuk Menuntut Ganti Rugi

Next Post

Belajar dari Yusril Ihza Mahendra: Seni Bertahan Tanpa Ongkos

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis
Birokrasi

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah
Feature

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
Next Post
Belajar dari Yusril Ihza Mahendra: Seni Bertahan Tanpa Ongkos

Belajar dari Yusril Ihza Mahendra: Seni Bertahan Tanpa Ongkos

Aceh: Negara dalam Negara, Kini di Tangan “Mualem” – Tak Butuh Jakarta

Aceh: Negara dalam Negara, Kini di Tangan “Mualem” - Tak Butuh Jakarta

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Jakarta - FuilatNews.--, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa titik di Jakarta. Sehari sebelumnya,...

Read more
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...