• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Situasi Darurat Bagi Pegiat Medsos

Ali Syarief by Ali Syarief
May 18, 2026
in Birokrasi, Feature
0
Situasi Darurat Bagi Pegiat Medsos
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Di sebuah negara demokrasi, kritik seharusnya menjadi vitamin bagi kekuasaan, bukan dianggap penyakit yang harus disembuhkan. Namun ketika kritik mulai diperlakukan sebagai ancaman, maka yang muncul bukan lagi sekadar perbedaan pendapat, melainkan situasi darurat bagi mereka yang hidup dari gagasan, tulisan, dan suara.

Hari ini pegiat media sosial, jurnalis, penulis, pengamat, hingga konten kreator tidak lagi hanya berhadapan dengan tantangan membuat konten yang menarik atau membangun audiens. Mereka juga berhadapan dengan risiko yang lebih besar: tekanan ketika isi kontennya menyentuh wilayah kekuasaan.

Di masa lalu seorang jurnalis menulis di koran, lalu menunggu terbit esok hari. Kini seorang kreator cukup menekan tombol “unggah”, lalu dalam hitungan detik pendapatnya dapat dilihat jutaan orang. Teknologi membuat setiap orang dapat menjadi media. Tetapi bersamaan dengan itu, teknologi juga membuat setiap orang lebih mudah menjadi sasaran.

Ketika seorang konten kreator mengkritik kebijakan pemerintah, mengulas dugaan penyimpangan, atau mempertanyakan keputusan penguasa, yang sering muncul bukan semata bantahan terhadap isi kritiknya. Yang kadang terjadi justru serangan kepada orangnya. Ada yang dicaci, dihujat beramai-ramai, dilabeli dengan berbagai stigma, bahkan ada yang merasa mendapat tekanan di luar ruang digital.

Ironisnya, fenomena seperti ini sering menimbulkan pertanyaan di masyarakat: benarkah penguasa secara langsung menginginkan hal itu? Belum tentu. Seorang presiden atau pemimpin negara mungkin tidak pernah memberi perintah apa pun. Namun persoalannya, dalam dunia politik terdapat sesuatu yang sering lebih berbahaya dari perintah resmi, yaitu semangat berlebihan dari para pendukung, simpatisan, atau orang-orang yang merasa sedang membela kekuasaan.

Mereka bergerak seolah menjadi pagar tak terlihat.

Mereka merasa sedang menjaga wibawa pemimpin. Padahal dalam banyak kasus, yang dijaga bukan kehormatan demokrasi, melainkan rasa tidak nyaman terhadap kritik.

Akibatnya lahirlah suasana takut yang perlahan menyebar.

Bukan takut dipenjara.

Bukan takut kalah berdebat.

Melainkan takut berbicara.

Padahal demokrasi tidak mati hanya ketika media ditutup atau ketika kritik dilarang secara resmi. Demokrasi juga dapat melemah saat masyarakat mulai menyensor dirinya sendiri. Ketika seorang jurnalis berpikir dua kali sebelum menulis. Ketika seorang kreator menghapus video karena khawatir menimbulkan masalah. Ketika seorang penulis memilih diam meski melihat sesuatu yang menurutnya keliru.

Saat itu alarm darurat sebenarnya sedang berbunyi.

Yang lebih mengkhawatirkan, keadaan seperti ini menciptakan ketimpangan. Pujian menjadi aman, sementara kritik menjadi berisiko. Padahal sejarah menunjukkan bahwa sebuah bangsa tidak pernah rusak karena terlalu banyak kritik. Sebaliknya, banyak bangsa justru rusak karena terlalu banyak orang yang memilih diam.

Kekuasaan sesungguhnya tidak memerlukan para pembela yang menjadikan kritik sebagai musuh. Pemimpin yang kuat justru lahir dari keberanian mendengar suara-suara yang berbeda. Sebab kritik bukan peluru. Kritik adalah cermin.

Dan cermin tidak pernah bertugas menyenangkan wajah yang melihatnya. Tugasnya hanya satu: menunjukkan apa adanya.

Ketika para pegiat media sosial, jurnalis, dan kreator mulai merasa khawatir untuk menyampaikan pikiran, sesungguhnya yang sedang berada dalam situasi darurat bukan mereka seorang diri.

Melainkan demokrasi itu sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Enam Pertanyaan yang Menyelamatkan Perusahaan Bangkrut dan Kehidupan Manusia

Next Post

Tanah Negara dan Ego Kelembagaan ​(Koordinasi antara DJKN, Badan Bank Tanah, dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN)

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Tanah Negara dan Ego Kelembagaan ​(Koordinasi antara DJKN, Badan Bank Tanah, dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN)

May 18, 2026
Enam Pertanyaan yang Menyelamatkan Perusahaan Bangkrut dan Kehidupan Manusia
Feature

Enam Pertanyaan yang Menyelamatkan Perusahaan Bangkrut dan Kehidupan Manusia

May 18, 2026
Penjaramu adalah Pikiranmu
Feature

Penjaramu adalah Pikiranmu

May 18, 2026
Next Post

Tanah Negara dan Ego Kelembagaan ​(Koordinasi antara DJKN, Badan Bank Tanah, dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN)

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Tanah Negara dan Ego Kelembagaan ​(Koordinasi antara DJKN, Badan Bank Tanah, dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN)

May 18, 2026
Situasi Darurat Bagi Pegiat Medsos

Situasi Darurat Bagi Pegiat Medsos

May 18, 2026
Enam Pertanyaan yang Menyelamatkan Perusahaan Bangkrut dan Kehidupan Manusia

Enam Pertanyaan yang Menyelamatkan Perusahaan Bangkrut dan Kehidupan Manusia

May 18, 2026
Tujuh Bekal Sebelum Berhadapan dengan Polisi

Tujuh Bekal Sebelum Berhadapan dengan Polisi

May 18, 2026
Penjaramu adalah Pikiranmu

Penjaramu adalah Pikiranmu

May 18, 2026
Mau Viral Bisa Diatur: Fakta “Menyenggol” KDM

Mau Viral Bisa Diatur: Fakta “Menyenggol” KDM

May 18, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tanah Negara dan Ego Kelembagaan ​(Koordinasi antara DJKN, Badan Bank Tanah, dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN)

May 18, 2026
Situasi Darurat Bagi Pegiat Medsos

Situasi Darurat Bagi Pegiat Medsos

May 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist