Kontributor: Biccu, Makassar
Makasar-Fusilatnews– Sekolah Luar Biasa (SLB) A YAPTI Makassar, yang berada di bawah naungan Yayasan Pembinaan Tunanetra Indonesia (YAPTI), aktif mengembangkan literasi bagi tunanetra dengan mendistribusikan buku braille ke berbagai sekolah di Sulawesi Selatan. Yayasan ini menjadi pusat pencetakan buku braille untuk wilayah Indonesia Timur dan telah mendapat dukungan dari Norwegia berupa mesin cetak braille yang telah beroperasi selama 20 tahun. Sejak saat itu, YAPTI telah mengirim ribuan buku braille ke berbagai SLB di Pulau Sulawesi, terutama di Sulawesi Selatan.
Kepala SLB A YAPTI, Subu B., S.Pd, menjelaskan bahwa SLB A YAPTI baru-baru ini mendapatkan anggaran dari Kementerian Pendidikan untuk mencetak buku braille. “Kami mencetak buku dalam format braille yang memiliki bentuk titik-titik timbul di atas kertas, yang memudahkan para tunanetra membaca,” ungkap Subu saat ditemui di YAPTI, Makassar.
Subu menambahkan bahwa distribusi buku ini dilakukan tanpa memungut biaya kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan. “Selama proses percetakan, kami melibatkan pengurus Organisasi Intra Sekolah (OSIS) untuk membantu memberi label pada buku sebelum didistribusikan. Alhamdulillah, kami juga memiliki teknisi yang handal, sehingga permasalahan teknis pada mesin dapat diatasi dengan baik,” tambahnya.
Sebanyak 500 eksemplar buku braille berhasil dicetak dan didistribusikan ke beberapa daerah di Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Wajo, Kabupaten Bone, Kabupaten Takalar, dan Kota Makassar. Program ini diharapkan mampu mendorong perkembangan literasi tunanetra di wilayah tersebut serta memberikan akses yang lebih luas terhadap pendidikan bagi penyandang disabilitas visual.
























